Sementara itu, Misfan mengaku sempat membayangkan forum tersebut akan menjadi tantangan yang sangat berat karena mempertemukan peserta dari berbagai negara ASEAN.
"Awalnya saya pikir pasti berat karena ini tingkat ASEAN dan pesertanya pasti jago-jago. Tapi ya dijalankan saja. Jangan merasa terlalu berat, percaya diri sama kemampuan sendiri," ujar Misfan.
Di luar kegiatan akademik, Misfan juga aktif mengikuti berbagai kompetisi dan organisasi, mulai dari Olimpiade Sains Nasional bidang Matematika, debat Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, Paskibra, pencak silat, hingga taekwondo.
"Saya memang masih banyak eksplorasi. Ikut OSN, debat Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, Paskibra, silat, sampai taekwondo. Kalau pelajaran saya paling suka IPA karena ingin masuk teknik penerbangan atau aerospace engineering," katanya.
Tahta berharap pencapaian ini menjadi awal lahirnya lebih banyak prestasi dari siswa-siswa Sekolah Rakyat di tingkat nasional maupun internasional.
"Harapannya nanti anak-anak Sekolah Rakyat yang lain juga bisa mengikuti kegiatan seperti ini, baik di bidang Bahasa Inggris maupun bidang lainnya, sampai tingkat nasional bahkan internasional," ujarnya.***