79 Pemda Tak Bisa Bayar Gaji ASN, Pramono Pastikan Jakarta Aman

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 11:45 WIB
79 Pemda Tak Bisa Bayar Gaji ASN, Pramono Pastikan Jakarta Aman
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Pramono memastikan ibu kota tidak terdampak krisis fiskal daerah pada Jumat, 7 Agustus 2026.
  • Sebanyak 79 pemerintah daerah di Indonesia terancam tidak mampu membayar gaji ASN akibat pengalihan pembiayaan PPPK.
  • Pemerintah pusat menyiapkan dana bantuan penyeimbang fiskal senilai Rp20,5 triliun untuk menyelamatkan daerah terdampak krisis.

Suara.com - Di tengah gelombang krisis fiskal yang melanda puluhan pemerintah daerah di Indonesia, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan ibu kota tidak terkena dampak serupa.

Pernyataan itu disampaikan Pramono di Balai Kota, Jumat (7/8/2026), menanggapi temuan Komisi II DPR RI bersama Kementerian Dalam Negeri soal 79 pemerintah daerah yang terancam tidak mampu membayar gaji dan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN maupun PPPK.

Pramono menegaskan, seluruh kewajiban Pemprov DKI Jakarta terhadap pegawainya sejauh ini masih berjalan sebagaimana mestinya.

"Apakah Jakarta terdampak atau nggak, alhamdulillah Jakarta hal yang berkaitan dengan kewajiban pemerintah terhadap ASN-nya, alhamdulillah semuanya terpenuhi dengan baik," kata Pramono.

Berdasarkan hasil asesmen dan pemetaan fiskal Komisi II DPR RI bersama Kemendagri, ke-79 daerah tersebut mengalami krisis akibat ketergantungan tinggi pada dana transfer pusat yang mencapai hampir 90 persen dari postur APBD mereka.

Beban keuangan daerah semakin berat setelah pembiayaan gaji PPPK yang sebelumnya disokong APBN kini dialihkan sepenuhnya ke APBD masing-masing daerah.

Sejumlah daerah bahkan dilaporkan hanya sanggup membayar TPP pegawainya dalam hitungan bulan saja sejak awal tahun ini, dengan Maluku Utara menjadi salah satu wilayah yang terpaksa memotong TPP mulai dari staf hingga pejabat eselon.

Merespons kondisi tersebut, pemerintah pusat melalui Kemendagri dan Kementerian Keuangan menyiapkan sejumlah langkah penyelamatan, mulai dari audit efisiensi anggaran hingga percepatan penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH).

Kemendagri memetakan kebutuhan anggaran khusus untuk menyelamatkan 79 pemda tersebut berkisar Rp3,5 triliun hingga Rp3,7 triliun, sementara skema penguatan kapasitas fiskal secara menyeluruh diperkirakan menyentuh angka Rp14 triliun.

baca juga

Kementerian Keuangan pun menyiapkan alokasi bantuan penyeimbang fiskal yang lebih luas senilai Rp20,5 triliun bagi ratusan daerah, termasuk 79 pemda prioritas, demi menjamin kepastian penggajian ASN dan PPPK.

Di tengah situasi tersebut, pernyataan Pramono menjadi kabar baik bagi ratusan ribu ASN dan PPPK di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang tidak perlu mencemaskan nasib gaji dan TPP mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jauh dari Kampung, Warga Menteng Jaya Ragu Pindahkan Liga Aspal ke RPTRA Borobudur

Jauh dari Kampung, Warga Menteng Jaya Ragu Pindahkan Liga Aspal ke RPTRA Borobudur

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:53 WIB

Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa

Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×