Siswa Thailand Bunuh Kakek Nenek di Rumah, Setelah Itu Bantai 7 Orang di Sekolahnya

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:26 WIB
Siswa Thailand Bunuh Kakek Nenek di Rumah, Setelah Itu Bantai 7 Orang di Sekolahnya
Siswa di Thailand menembak kakek neneknya lalu membantai enam orang di sekolah sebelum bunuh diri. (Skynews)
baca 10 detik
  • Siswa di Thailand membunuh kakek neneknya sebelum menembak rombongan guru dan murid di sekolah.

  • Sedikitnya tujuh orang tewas dan 22 orang luka-luka dalam aksi penembakan 26 amunisi tersebut.

  • Pelaku tewas di tempat kejadian perkara setelah mengakhiri hidupnya sendiri dengan senjata api.

Suara.com - Aksi penembakan brutal seorang siswa mengguncang Provinsi Nonthaburi Thailand setelah ia menembak mati kakek dan neneknya di rumah sebelum membantai penghuni sekolahnya. Insiden berdarah di utara Bangkok ini mengakhiri sedikitnya 7 nyawa, termasuk pelaku yang membunuh dirinya sendiri di lokasi kejadian.

Tragedi ini mengungkap celah keamanan mematikan terkait akses senjata api keluarga oleh anak di bawah umur. Polisi mengonfirmasi pelaku memberondongkan 26 butir peluru menggunakan pistol yang diduga kuat milik kerabatnya sendiri.

Kepungan kepanikan melanda sekolah populer berpenghuni 3.100 siswa tersebut ketika rentetan tembakan mulai terdengar sekitar pukul 10.00 waktu setempat. Langkah penyelamatan darurat langsung diambil para pengajar untuk meminimalkan jumlah korban jiwa di dalam ruang kelas.

Penembakan massal di Sekolah Debsirin Nonthaburi (Skynews)
Penembakan massal di Sekolah Debsirin Nonthaburi (Skynews)

"Guru-guru mengevakuasi para siswa ke dalam ruang kelas, mengunci pintu, mematikan lampu, dan meminta mereka berbaring di lantai sambil menunggu pihak berwenang," laporan Stasiun penyiaran publik PBS.

Meskipun penanganan cepat telah dilakukan, serangan mendadak ini tetap memakan banyak korban jiwa dan luka berat.

Kepolisian mengonfirmasi total korban tewas mencapai tujuh orang yang terdiri dari pelaku, 3 guru, dan 3 murid. Namun, Wakil Menteri Dalam Negeri memberikan data berbeda dengan menyebut lima guru tewas dalam pembantaian tersebut.

Selain korban jiwa, setidaknya 22 orang lainnya mengalami luka-luka akibat tembakan peluru nyasar maupun serangan langsung. Menteri Kesehatan bersama Wakil Menteri Dalam Negeri mengonfirmasi sembilan di antara korban luka kini berada dalam kondisi kritis.

Sempat beredar simpang siur mengenai keberadaan pelaku usai aksi penembakan massal tersebut mereda. Laporan terbaru dari Reuters dan PBS memastikan bahwa remaja yang menjadi pelaku utama tersebut telah tewas akibat bunuh diri.

Investigasi awal kepolisian mengidentifikasi pelaku sebagai siswa aktif yang terdaftar di sekolah bereputasi tinggi tersebut. Lembaga pendidikan yang dihuni 147 tenaga pengajar ini dikenal luas sebagai salah satu sekolah unggulan di wilayah setempat.

baca juga

Motif pasti di balik pembantaian domestik hingga aksi brutal di sekolah ini masih dalam penyelidikan intensif kepolisian.

Peristiwa ini menambah daftar panjang insiden penembakan massal yang melibatkan fasilitas pendidikan dan senjata api di Thailand. Kepemilikan senjata api di negara tersebut tergolong tinggi dibandingkan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara.

Akses terhadap senjata api milik keluarga kerap menjadi faktor pemicu utama dalam berbagai kasus penembakan yang melibatkan remaja. Kasus di Nonthaburi ini menjadi perhatian nasional karena melibatkan pembunuhan anggota keluarga sebelum penyerangan massal di sekolah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penembakan Brutal Sekolah Nonthaburi Thailand, 7 Orang Tewas

Penembakan Brutal Sekolah Nonthaburi Thailand, 7 Orang Tewas

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:13 WIB

Polisi Segera Periksa Indra Wargadalem, Dalami Temuan 995 Senjata hingga Narkoba di Sekolah

Polisi Segera Periksa Indra Wargadalem, Dalami Temuan 995 Senjata hingga Narkoba di Sekolah

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:09 WIB

Remaja Membabi Buta Tembak Puluhan Murid di Sekolah Thailand, 2 Tewas dan 20 Orang Terluka

Remaja Membabi Buta Tembak Puluhan Murid di Sekolah Thailand, 2 Tewas dan 20 Orang Terluka

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:01 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×