Kronologi Penonaktifan Dosen ISI Yogyakarta Terkait Dugaan Kasus Kekerasan Seksual

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 22 September 2026 | 19:10 WIB
Kronologi Penonaktifan Dosen ISI Yogyakarta Terkait Dugaan Kasus Kekerasan Seksual
ilustrasi kekerasan seksual. [ema rohimah / suarajogja.id]
baca 10 detik
  • ISI Yogyakarta menonaktifkan seorang dosen yang terlibat kasus dugaan kekerasan seksual pada 21 September 2026.
  • Satgas PPKPT melakukan investigasi intensif sejak laporan mahasiswa diterima hingga finalisasi bukti pada 10 September 2026.
  • Pihak kampus berkomitmen melindungi korban, menjamin keselamatan pendidikan, serta menolak segala bentuk kekerasan seksual.

Suara.com - Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta secara resmi menonaktifkan seorang dosen dari seluruh tugas dan aktivitas akademik.

Langkah tegas ini diambil usai Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) tuntas melakukan pemeriksaan atas kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan dosen tersebut.

Ketua Humas ISI Yogyakarta, Daru Tunggul Aji menuturkan bahwa keputusan penonaktifan tersebut ditetapkan pada Senin, 21 September 2026.

Tindakan institusional ini menjadi tindak lanjut langsung atas kesimpulan dan rekomendasi penanganan yang disusun oleh Satgas PPKPT setelah melalui serangkaian proses verifikasi internal.

"Setiap laporan yang masuk, kami tindaklanjuti secara serius. Dalam kasus ini, Satgas bekerja intensif sejak laporan diterima, melakukan pemeriksaan terhadap korban, saksi-saksi, dan terlapor, hingga kemudian menyusun kesimpulan serta rekomendasi untuk disampaikan kepada pimpinan," kata Daru dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/9/2026).

Disampaikan Daru, rentetan penanganan perkara ini bermula pada 18 Agustus 2026, ketika sejumlah mahasiswa yang menjadi korban mendatangi Satgas PPKPT dengan didampingi oleh dosen untuk mengadukan peristiwa yang mereka alami.

Laporan tersebut kemudian diperkuat secara tertulis dua hari berselang, yakni pada 20 Agustus 2026, yang menjadi dasar formal bagi Satgas untuk menggelar investigasi.

Proses pemeriksaan berlangsung secara intensif dengan memanggil korban, memeriksa sejumlah saksi, hingga meminta keterangan langsung dari dosen terlapor.

Seluruh rangkaian pembuktian dan klarifikasi tersebut resmi dimfinalisasi oleh Satgas PPKPT pada 10 September 2026 sebelum disodorkan kepada jajaran pimpinan kampus.

baca juga

Daru menuturkan bahwa kelengkapan bukti dan kronologi menjadi kunci mendasar agar penanganan kasus kekerasan di kampus dapat berjalan secara terukur dan cepat.

"Begitu laporan resmi di terima Satgas, proses berjalan. Semakin lengkap kronologi, bukti pendukung, dan informasi mengenai saksi yang disampaikan, semakin cepat Satgas dapat melakukan verifikasi dan pemeriksaan secara tepat. Karena itu, kami mendorong siapa pun yang mengalami atau mengetahui adanya kekerasan untuk tidak takut melapor," tuturnya.

Pihak kampus menegaskan komitmennya untuk tidak menoleransi segala bentuk kekerasan seksual serta penyalahgunaan relasi kuasa di arena pendidikan.

Kampus menjamin keselamatan, pendampingan, pemulihan, hingga keberlanjutan pendidikan korban menjadi prioritas utama yang tidak dapat ditawar.

Selain itu, ISI Yogyakarta menekankan komitmen perlindungan ketat agar tidak ada aksi intimidasi, ancaman, maupun tindakan pembalasan dalam bentuk apa pun terhadap korban, pelapor, maupun saksi.

Kampus turut mengimbau publik dan sivitas akademika untuk tidak menyebarluaskan identitas atau data pribadi korban demi menjaga keamanan psikologis mereka.

Guna menjaga ketegasan arah kebijakan kampus, manajemen menyatakan bahwa nama baik atau reputasi lembaga tidak akan pernah dijadikan alasan untuk menutup-nutupi atau menghalangi penanganan kasus kekerasan seksual.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di ISI Yogyakarta Dinonaktifkan

Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di ISI Yogyakarta Dinonaktifkan

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:56 WIB

Atribut Ojol Disalahgunakan untuk Kejahatan, Komunitas di Bekasi Minta Polisi Tindak Tegas!

Atribut Ojol Disalahgunakan untuk Kejahatan, Komunitas di Bekasi Minta Polisi Tindak Tegas!

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:51 WIB

Profil Sehat Tentrem, Perusahaan Rokok Milik Mas Bechi Pelaku Kekerasan Seksual

Profil Sehat Tentrem, Perusahaan Rokok Milik Mas Bechi Pelaku Kekerasan Seksual

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 12:24 WIB

Tuai Kecaman Usai Disebut Ditutup-tutupi, Ini Alasan Ditjenpas Lepas Mas Bechi Lebih Awal

Tuai Kecaman Usai Disebut Ditutup-tutupi, Ini Alasan Ditjenpas Lepas Mas Bechi Lebih Awal

News | Senin, 21 September 2026 | 20:07 WIB

Dihukum 7 Tahun, Terpidana Kasus Kekerasan Seksual Mas Bechi Ternyata Dapat Pembebasan Bersyarat

Dihukum 7 Tahun, Terpidana Kasus Kekerasan Seksual Mas Bechi Ternyata Dapat Pembebasan Bersyarat

News | Senin, 21 September 2026 | 16:47 WIB

Pelaku Pelecehan di Palmerah Sudah Beraksi Berulang Kali! Korban Banyak Anak di Bawah Umur

Pelaku Pelecehan di Palmerah Sudah Beraksi Berulang Kali! Korban Banyak Anak di Bawah Umur

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:21 WIB

Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bertrand Peto

Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bertrand Peto

News | Jum'at, 18 September 2026 | 18:28 WIB

Terkini

Desil 10 tapi Gaji Rp3,5 Juta, Apakah Tetap Dapat BSU Kemnaker Rp900.000? Ini Penjelasannya

Desil 10 tapi Gaji Rp3,5 Juta, Apakah Tetap Dapat BSU Kemnaker Rp900.000? Ini Penjelasannya

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 12:19 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Wamen HAM Desak Pengusutan Transparan

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Wamen HAM Desak Pengusutan Transparan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS

Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Apakah Kulit Berminyak Tetap Membutuhkan Moisturizer? Simak Faktanya

Apakah Kulit Berminyak Tetap Membutuhkan Moisturizer? Simak Faktanya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Kasus Penyadapan Listyo, ICW Soroti Celah Hukum 16 Tahun yang 'Dibiarkan' Ugal-ugalan

Kasus Penyadapan Listyo, ICW Soroti Celah Hukum 16 Tahun yang 'Dibiarkan' Ugal-ugalan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:14 WIB

Birokrasi di Zona Nyaman: Mengapa Program Tak Efisien Terus Dipertahankan?

Birokrasi di Zona Nyaman: Mengapa Program Tak Efisien Terus Dipertahankan?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:00 WIB

Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat

Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat

Kaltim | Sabtu, 07 November 2026 | 11:55 WIB

Targetkan Stok Minyak 60 Hari! Bahlil Diingatkan Jangan Cuma Bangun 'Tangki' Tanpa Isi

Targetkan Stok Minyak 60 Hari! Bahlil Diingatkan Jangan Cuma Bangun 'Tangki' Tanpa Isi

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:47 WIB

Irene Umar Kenang Kesuksesan Lobi-lobi M4 Mobile Legends Biar Digelar ke Indonesia

Irene Umar Kenang Kesuksesan Lobi-lobi M4 Mobile Legends Biar Digelar ke Indonesia

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 11:37 WIB

Dapur Jadi Kunci Bisnis Kuliner, Begini Pentingnya Menjaga Kualitas Bahan Makanan

Dapur Jadi Kunci Bisnis Kuliner, Begini Pentingnya Menjaga Kualitas Bahan Makanan

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 11:31 WIB

×