Mojtaba Khamenei Muncul di Tengah Isu Sakit Keras

Pebriansyah Ariefana

Senin, 10 Agustus 2026 | 10:58 WIB
Mojtaba Khamenei Muncul di Tengah Isu Sakit Keras
Mojtaba Khamenei (Jerusalem post)
baca 10 detik
  • Presiden Iran Masoud Pezeshkian menggelar pertemuan tertutup dengan Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei.

  • Pertemuan tingkat tinggi tersebut membahas strategi pemulihan ekonomi dan langkah taktis militer Iran.

  • Milisi Basij mengklaim memiliki bukti rekaman keberadaan Mojtaba untuk menepis isu kesehatan.

Suara.com - Presiden Iran Masoud Pezeshkian secara mendadak mengadakan pertemuan khusus dengan Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei menjelang pelaksanaan tahun ketiga masa pemerintahannya.

Langkah politik ini menjadi sorotan luas karena ruang gerak sang Pemimpin Tertinggi tertutup sangat rapat dari pandangan publik sejak dilantik Maret lalu.

Pezeshkian sendiri memberikan sinyal simpang siur mengenai akses komunikasinya dengan pemegang kekuasaan tertinggi di Iran tersebut.

Masoud Pezeshkian (Iranian Presidency/dpa)
Masoud Pezeshkian (Iranian Presidency/dpa)

Pernyataan publik sang presiden berubah drastis dari yang semula mengaku hubungannya semakin erat pada pertengahan Juli, menjadi sangat sulit ditemui pada awal Agustus.

Dikutip dari Reuters, Senin (10/8/2026), dinamika komunikasi ini memicu tanda tanya besar di kalangan pengamat internasional mengenai siapa yang sebenarnya memegang kendali penuh atas pemerintahan Teheran saat ini.

Apalagi, transparansi kepemimpinan Iran berada pada titik terendah pasca-insiden militer besar yang mengguncang negara tersebut beberapa bulan lalu.

Media pemerintah Iran mengklaim agenda tatap muka pada akhir Juli tersebut membedah langkah taktis di bidang militer dan penyelamatan ekonomi.

Pemerintah memfokuskan pembahasan pada pengamanan pasokan energi, tata kelola cadangan devisa, hingga keberlanjutan hubungan dagang dengan negara mitra.

Satu-satunya momen tatap muka lain yang dipublikasikan secara resmi ke publik hanya terjadi pada Mei lalu.

baca juga

Kala itu, kedua tokoh penting ini berdiskusi intensif selama beberapa jam pasca-transisi kekuasaan.

Rumor mengenai kondisi fisik sang Pemimpin Tertinggi kian merebak akibat riwayat medisnya yang memprihatinkan.

Mojtaba dilaporkan menderita cedera sangat berat dalam serangan udara Amerika Serikat pada 28 Februari yang merenggut nyawa ayahnya, Ali Khamenei.

Hingga kini, Mojtaba mempertahankan gaya hidup tertutup dan hampir tidak pernah menampakkan diri di hadapan masyarakat umum.

Ketidakhadirannya secara fisik memperkuat kecurigaan publik global mengenai efektivitas kepemimpinannya di tengah krisis.

Menanggapi gelombang spekulasi tersebut, milisi Basij mulai melancarkan strategi pembelaan untuk meredam isu liar di masyarakat.

Wakil Organisasi Basij, Qasem Qoraishi, mengklaim pihak keamanan mengantongi rekaman video yang membuktikan keberadaan Mojtaba di tengah warga.

Qoraishi menegaskan bahwa publikasi bukti visual tersebut siap diluncurkan untuk mematahkan tuduhan dari musuh-musuh politik Iran.

"Sekali lagi mempermalukan musuh dan pihak-pihak yang mencela rakyat Iran," ujar Qoraishi menepis keraguan publik atas kondisi fisik pimpinannya.

Upaya diplomasi publik ini menjadi gambaran betapa kerasnya rezim Iran menjaga stabilitas domestik di tengah tekanan internasional.

Pemerintah berusaha keras meyakinkan warga bahwa roda pemerintahan dan pertahanan tetap berjalan solid di bawah kendali Mojtaba.

Eskalasi politik di Teheran tidak dapat dilepaskan dari rentetan peristiwa berdarah pada akhir Februari lalu.

Serangan militer Amerika Serikat secara mendadak mengubah peta kekuatan politik Iran setelah menewaskan Pemimpin Tertinggi terdahulu, Ali Khamenei.

Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai penerus kekuasaan ayahnya berlangsung di bawah bayang-bayang ketidakpastian dan ancaman keamanan tinggi.

Kondisi fisik yang terluka parah serta ancaman intelijen asing memaksa Mojtaba menjalankan roda pemerintahan dari balik layar tanpa pernah terlihat langsung oleh publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Menhan Mark Esper: Tawaran Damai Iran Konyol, Merasa Lagi di Atas Angin

Eks Menhan Mark Esper: Tawaran Damai Iran Konyol, Merasa Lagi di Atas Angin

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:28 WIB

Selat Hormuz Siap Dibuka Jika AS Mau Bayar Kompensasi ke Iran, Berapa Nominalnya?

Selat Hormuz Siap Dibuka Jika AS Mau Bayar Kompensasi ke Iran, Berapa Nominalnya?

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:28 WIB

Senin Pagi Harga Minyak Dunia Melonjak karena Ketidakpastian Selat Hormuz

Senin Pagi Harga Minyak Dunia Melonjak karena Ketidakpastian Selat Hormuz

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:50 WIB

Terkini

Suahasil Akui Defisit APBN 2026 Bisa Melebar ke 2,85% PDB, Ini Biang Keroknya

Suahasil Akui Defisit APBN 2026 Bisa Melebar ke 2,85% PDB, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 16:07 WIB

Review Avengers: Endgame Encore, Bocoran 4 Adegan Baru yang Menggoda Fans

Review Avengers: Endgame Encore, Bocoran 4 Adegan Baru yang Menggoda Fans

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 16:05 WIB

PPPK Paruh Waktu dan Honorer Pemprov Riau Terlindungi Jaminan Sosial

PPPK Paruh Waktu dan Honorer Pemprov Riau Terlindungi Jaminan Sosial

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 16:04 WIB

Jawa Tengah Sabet Penghargaan TPID Provinsi Berkinerja Terbaik 2026, Inilah Strateginya

Jawa Tengah Sabet Penghargaan TPID Provinsi Berkinerja Terbaik 2026, Inilah Strateginya

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 16:03 WIB

Ada Kluster Mewah di Penjara, Lapas Kelas IIA Cibinong untuk Napi Kasus Apa Saja?

Ada Kluster Mewah di Penjara, Lapas Kelas IIA Cibinong untuk Napi Kasus Apa Saja?

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:00 WIB

Jika Boring, Jangan Lupa Touring: Menikmati Lautan Awan di Puncak Malangsari

Jika Boring, Jangan Lupa Touring: Menikmati Lautan Awan di Puncak Malangsari

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 16:00 WIB

Pria di Medan Tewas Ditikam Gegara Rebutan Remot TV Warkop

Pria di Medan Tewas Ditikam Gegara Rebutan Remot TV Warkop

Sumut | Kamis, 24 September 2026 | 15:59 WIB

Kode Booking Hotel Mewah Pakai Diskon Spesial BRI

Kode Booking Hotel Mewah Pakai Diskon Spesial BRI

Bri | Kamis, 24 September 2026 | 15:57 WIB

Tim Hukum Hery Susanto Ungkap Fakta Persidangan soal Uang Rp 1,5 M

Tim Hukum Hery Susanto Ungkap Fakta Persidangan soal Uang Rp 1,5 M

Sumut | Kamis, 24 September 2026 | 15:54 WIB

Demo Buruh Cuma 40 Menit, Andi Gani: Kami Sanggup Tembus HI, Tapi Pilih Tertib daripada Dipidana!

Demo Buruh Cuma 40 Menit, Andi Gani: Kami Sanggup Tembus HI, Tapi Pilih Tertib daripada Dipidana!

News | Kamis, 24 September 2026 | 15:54 WIB

×