-
Gempa bumi 7,4 SR menewaskan 111 orang dan merusak fasilitas hospital anak di Kolombia.
-
Pemerintah menetapkan bencana nasional serta mengerahkan militer untuk mengevakuasi korban tertimbun puing.
-
Amerika Serikat mengucurkan dana bantuan darurat sebesar 15,5 juta dolar AS untuk penanganan pascabencana.
Suara.com - Gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,4 magnitudo yang mengguncang wilayah barat Kolombia menewaskan sedikitnya 111 orang dan melukai puluhan warga lainnya. Pemerintah pusat langsung menetapkan status bencana nasional serta mengerahkan personel militer ke lokasi terdampak paling parah.
Tim penyelamat kini fokus membongkar puing-puing bangunan untuk mengevakuasi korban yang tertimbun. Kehancuran parah melanda fasilitas kesehatan di Kota Cali, di mana area perawatan bayi dan anak runtuh seketika.
Pemerintah Amerika Serikat bergerak cepat dengan mengucurkan bantuan darurat senilai 15,5 juta dolar AS untuk penanganan pascabencana. Dana tersebut dialokasikan khusus untuk penyediaan tempat bernaung, bahan pangan, serta penilaian kerusakan di lapangan.

Pusat gempa terdeteksi berada di kawasan San José del Palmar, sebuah wilayah terpencil sekitar 240 kilometer di sebelah barat Bogotá. Getaran kuat merambat hingga ibu kota, memicu sirine bahaya dan kepanikan warga yang berhamburan ke jalan raya.
Presiden Abelardo de la Espriella mengonfirmasi langsung tingginya angka kematian akibat guncangan tektonik ini.
Bagaimana Kondisi Evakuasi Korban Bencana Gempa Kolombia?
"Kami bersatu dalam doa bersama rakyat Colombia dan siap mendukung Presiden Abelardo de la Espriella beserta pemerintahannya saat mereka menilai kebutuhan di lapangan," kata Departemen Luar Negeri AS.
Pernyataan resmi tersebut disampaikan oleh otoritas diplomatik Amerika Serikat melalui akun media sosial X pada Senin waktu setempat. Dukungan internasional ini diharapkan dapat mempercepat proses penanganan darurat bagi puluhan korban luka-luka.
Guncangan ini menjadi bencana seismik paling mematikan yang mencatatkan kekuatan terbesar di wilayah tersebut dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Karakteristik pusat gempa yang berada di kawasan tertinggal memperlambat pendataan awal dan distribusi bantuan awal.
Upaya pencarian korban di bawah reruntuhan gedung hospital Cali masih terus dilakukan secara intensif oleh aparat gabungan. Pemerintah setempat memprioritaskan penyisiran di area anak-anak yang hancur total saat gempa terjadi.
Latar belakang peristiwa ini berakar pada posisi geografis Kolombia yang berada di jalur rawan aktivitas tektonik aktif Pasifik. Wilayah barat negara ini kerap mengalami guncangan berkala, namun magnitudo 7,4 kali ini menjadi yang terkuat dalam dekade terakhir dan memicu krisis kemanusiaan skala besar.