- Polda Metro Jaya menyelidiki video viral dugaan penistaan agama saat tantangan stan di festival musik Ancol, Jakarta Utara.
- Polisi menjadwalkan klarifikasi terhadap penyelenggara acara dan pemandu acara guna mendalami rangkaian kejadian pada Minggu malam tersebut.
- Pihak penyelenggara menyampaikan permintaan maaf resmi dan menegaskan kegiatan tersebut terjadi di luar persetujuan mereka.
Menanggapi video yang beredar, pihak penyelenggara The Sounds Project telah menyampaikan permintaan maaf melalui akun resminya.
Penyelenggara menyatakan kegiatan yang terekam dalam video tersebut berlangsung di luar arahan maupun persetujuan pihak penyelenggara.
“Kami tidak pernah dan tidak akan pernah menoleransi bentuk penistaan agama atau tindakan yang menyinggung SARA oleh pihak mana pun yang beraktivitas di area acara kami, termasuk sponsor dan mitra kerja sama,” tulis pihak penyelenggara.
Penyelenggara juga menyatakan sikap tersebut sebagai bentuk penegasan bahwa setiap pihak yang terlibat dalam kegiatan di area acara harus menghormati nilai-nilai keberagaman dan tidak melakukan tindakan yang dapat menyinggung unsur suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
Sementara itu, kepolisian masih mendalami peristiwa tersebut. Hasil klarifikasi terhadap pihak EO, MC, dan pemilik stan nantinya akan menjadi bagian dari bahan penyelidikan sebelum polisi menentukan ada atau tidaknya unsur pidana dalam kejadian tersebut.