- Polda Metro Jaya menyelidiki ratusan senjata angin di sekolah swasta Jakarta Selatan pada Senin, 10 Agustus 2026.
- Keberadaan ratusan senjata angin tersebut berasal dari kerja sama yayasan sekolah dengan PT Lokta untuk kegiatan olahraga menembak.
- Polisi bersama Puslabfor menyita berbagai jenis amunisi serta masih memeriksa legalitas, kepemilikan, dan jumlah keseluruhan barang bukti.
Suara.com - Pihak kepolisian mengungkapkan hasil penyelidikan terbaru dalam kasus temuan ratusan senjata di salah satu sekolah swasta di kawasan Jakarta Selatan.
Polda Metro Jaya mengungkapkan adanya ratusan senjata angin itu diduga berawal dari kerja sama antara pihak yayasan dan PT. Lokta.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan Puslabfor Bareskrim Polri telah melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap sejumlah saksi dan pemeriksaan tiga ruangan di sekolah pada Senin, (10/8/2026) kemarin.
Berdasarkan keterangan para saksi, Budi menjelaskan adanya ratusan senjata angin bermula dari kerja sama pihak yayasan dan perusahaan untuk keperluan olahraga menembak air rifle.
"Terkait kerja sama olahraga menembak air rifle," kata Budi melalui keterangan tertulis pada Selasa (11/8/2026).
Untuk itu, kepolisian masih akan melakukan pemeriksaan lanjutan mengenai legalitas penyimpanan, bukti kepemilikan dan kegunaan ratusan senjata angin tersebut. Polisi juga masih menghitung total keseluruhan temuan barang bukti itu.
"Dari pengecekan tambahan tersebut ditemukan 1 buah airsoft gun, 117 butir peluru berbagai kaliber dengan rincian 21 butir kaliber. 32 S&W, 19 butir kaliber. 380 Auto, 34 butir kaliber .38 Special, 18 butir kaliber. 22 WMR, dan 25 butir kaliber 9x19 mm Luger. Selain itu ditemukan 166 selongsong kaliber. 22, 5 magazine kaliber 9 mm, 2 recoil spring, 2 botol green gas, 2 tabung gas CO2, 2 wadah peluru mimis, serta sejumlah spare part dan aksesoris," tambahnya.
Saat ini pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Wasendak Polda Metro Jaya mengenai proses penitipan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Reporter: Alif Bintang