Ekshumasi Sutrimo Dipimpin dr Hastry dan dr Yudianto, Jasad Diperiksa hingga Bagian Dalam

Muhamad Yasir

Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:05 WIB
Ekshumasi Sutrimo Dipimpin dr Hastry dan dr Yudianto, Jasad Diperiksa hingga Bagian Dalam
Kolase foto Ketua Persatuan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI) Brigjen Pol dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.FM DFM dan Prof. Dr. dr. Ahmad Yudianto SpFM(K) SH, M.Kes yang akan memimpin ekshumasi makam Sutrimo di Banyumas, Jawa Tengah. [Suara.com/istimewa]
baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya melakukan ekshumasi jasad Sutrimo di Banyumas pada Rabu, 12 Agustus 2026.
  • Proses pembongkaran makam dipimpin oleh dokter forensik Sumy Hastry Purwanti dan Ahmad Yudianto.
  • Pemeriksaan forensik ini bertujuan mengungkap penyebab kematian korban yang diduga kasus pembunuhan berencana.

Suara.com - Ekshumasi jasad Sutrimo di Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2026), akan dipimpin dua dokter forensik, Brigjen Pol dr. Sumy Hastry Purwanti dan Prof. Dr. dr. Ahmad Yudianto. Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian Sutrimo yang kini diselidiki sebagai dugaan pembunuhan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan ekshumasi dijadwalkan dimulai pukul 10.00 WIB. Proses tersebut melibatkan Polda Jawa Tengah dan Polresta Banyumas.

"Sesuai jadwal ekshumasi akan dilakukan rabu 12 agustus 2026 pukul 10 pagi. Kegiatan ini didukung dan kerja sama dengan Polda Jateng dan Polresta Banyumas," kata Budi saat dikonfirmasi.

Ekshumasi akan dipimpin Ketua Persatuan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI) Brigjen Pol dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.FM DFM dan Prof. Dr. dr. Ahmad Yudianto SpFM(K) SH, M.Kes.

Budi menjelaskan pemeriksaan terhadap jasad Sutrimo dilakukan melalui beberapa tahapan. Proses dimulai dengan ekshumasi, dilanjutkan pemeriksaan luar dan pemeriksaan dalam.

Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat memberikan petunjuk forensik mengenai penyebab kematian Sutrimo sekaligus membantu penyidik menguji dugaan tindak pidana yang tengah ditangani.

Rumah Sutrimo di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas. (Suara.com)
Rumah Sutrimo di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas. (Suara.com)

Keluarga Tak Hadir

Sementara keluarga Sutrimo tidak akan menyaksikan langsung proses ekshumasi. Kuasa hukum keluarga, Aan Rohaeni, mengatakan dirinya akan hadir mewakili keluarga.

"Yang akan hadir saya selaku kuasanya," kata Aan kepada Suara.com, Rabu (12/8/2026).

baca juga

Keluarga memilih tidak hadir karena tidak sanggup melihat kembali kondisi jenazah Sutrimo ketika makam dibongkar.

Ekshumasi dilakukan setelah Polda Metro Jaya meningkatkan penanganan kasus kematian Sutrimo dari tahap penyelidikan ke penyidikan. Polisi kini mendalami dugaan pembunuhan atau pembunuhan berencana.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan perkara ditangani Ditreskrimum Polda Metro Jaya setelah menerima pelimpahan laporan dari Bareskrim Polri dan Polresta Banyumas.

Polisi sebelumnya telah memeriksa 24 saksi, mengumpulkan barang bukti, melibatkan Pusat Laboratorium Forensik Polri, serta menelusuri rekaman CCTV untuk mengurai rangkaian peristiwa sebelum Sutrimo meninggal.

"Mudah-mudahan nanti dari hasil ekshumasi kita bisa menemukan dan kita bisa menyimpulkan apa yang menjadi penyebab dari kematian yang bersangkutan," ujar Iman.

Kematian Sutrimo Penuh Kejanggalan

Sutrimo (42) merupakan Karumga eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Ia ditemukan tidak sadarkan diri di halaman Mordent Aesthetic Clinic, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026). Ia kemudian dibawa ke RS Muhammadiyah Taman Puring dan dinyatakan meninggal dunia.

Sejumlah saksi menyebut korban ditemukan dalam kondisi mulut berbusa. Jenazah kemudian dibawa ke kampung halamannya di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Banyumas.

Kematian Sutrimo sempat disebut keluarga berkaitan dengan angin duduk. Namun, proses pemulangan jenazah kemudian menyisakan sejumlah pertanyaan.

Jenazah yang diperkirakan tiba sore hari baru sampai di desa sekitar pukul 22.00 WIB dan dimakamkan tengah malam. Rombongan pengantar hanya menyerahkan sejumlah dokumen, KTP, dan santunan kepada keluarga.

Barang pribadi Sutrimo, termasuk telepon genggam, disebut tidak ikut diserahkan. Dua orang pengantar yang mengenakan jaket hijau juga disebut hanya memperkenalkan diri sebagai "keamanan Jakarta".

Di tengah proses penyidikan, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) turut bergerak memberikan pendampingan kepada keluarga setelah mereka meminta perlindungan.

Kini, hasil pemeriksaan dua dokter forensik dalam ekshumasi menjadi salah satu petunjuk penting bagi penyidik untuk memastikan penyebab kematian Sutrimo dan mengungkap dugaan pembunuhan yang tengah diselidiki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekshumasi Sutrimo Digelar Tanpa Keluarga, Kuasa Hukum: Mereka Tak Kuat Lihat Jasad

Ekshumasi Sutrimo Digelar Tanpa Keluarga, Kuasa Hukum: Mereka Tak Kuat Lihat Jasad

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:38 WIB

Titik Balik Kasus Kematian Sutrimo: Mengapa Keluarga Akhirnya Memilih Lapor Polisi?

Titik Balik Kasus Kematian Sutrimo: Mengapa Keluarga Akhirnya Memilih Lapor Polisi?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Kasus Naik ke Penyidikan, Benarkah Sutrimo Karumga Febrie Jadi Korban Pembunuhan Berencana?

Kasus Naik ke Penyidikan, Benarkah Sutrimo Karumga Febrie Jadi Korban Pembunuhan Berencana?

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:16 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×