Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Bangun Santoso

Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
Petugas imigrasi memberikan pelayanan keimigrasian kepada warga negara asing (WNA) di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Badung, Bali, Jumat (13/3/2026). Imigrasi Bali telah memberikan layanan Izin Tinggal Keadaan Terpaksa (ITKT) kepada 319 WNA di Kantor Imigrasi Ngurah Rai dan mengeluarkan kebijakan tarif sebesar Rp0 (nol rupiah) overstay atau keterlambatan izin tinggal bagi 88 warga negara asing yang terdampak pembatalan penerbangan akibat penutupan ruang udara di sejumlah negara kawasan Timur Tengah karena konflik AS-Israel dan Iran. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/YU
baca 10 detik
  • Direktur Visa dan Dokumen Perjalanan Eko Budianto menjelaskan dua kemungkinan masuknya warga negara Israel ke Indonesia.
  • Penerbitan visa khusus untuk warga Israel memerlukan verifikasi ketat dari berbagai lembaga negara terkait.
  • Warga Israel kedapatan masuk ke Indonesia menggunakan paspor kewarganegaraan ganda dari negara ketiga seperti Portugal.

Suara.com - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi memberikan tanggapan terkait aktivitas warga negara Israel di Bali yang ramai diperbincangkan di media sosial oleh aktivis pembela Palestina, dan pemengaruh dari luar negeri.

Direktur Visa dan Dokumen Perjalanan Ditjen Imigrasi Eko Budianto mengatakan, ada dua kemungkinan warga negara Israel bisa masuk ke Indonesia.

Pertama, dia menegaskan bahwa penerbitan visa untuk negara tertentu seperti Israel harus melalui mekanisme yang ketat melibatkan kementerian dan lembaga terkait lainnya, sehingga bukan jadi kewenangan imigrasi semata.

"Jadi kita punya (mekanisme),apa yang kita sebut sebagai negara-negara valid visa. Itu adalah negara yang kalau diterbitkan (visa) itu harus berdasarkan verifikasi kementerian dan lembaga lain," kata Eko di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Dia menjelaskan, penerbitan visa untuk Israel harus melalui pelibatan, pembahasan, dan persetujuan dari Kementerian Luar Negeri, Badan Intelijen Negara (BIN), Kepolisian, Kejaksaan, Badan Intelijen Strategis (BAIS) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Jadi verifikasi yang tidak kemudian dari imigrasi, persetujuan tidak dari imigrasi," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.

Selain melalui mekanisme visa, Eko mengungkap bahwa kemungkinan masuknya warga negara Israel ke Indonesia menggunakan paspor kewarganegaraan ganda yang dimilikinya.

Menurut dia, negara-negara di Eropa mengakui kewarganegaraan ganda (multiple citizenship). Berbeda dengan Indonesia yang menganut prinsip kewarganegaraan tunggal atau single citizenship.

"Banyak negara-negara Eropa, negara-negara yang sekarang sudah lebih modern, mereka lebih mengenal dual atau multi-citizenship. Jadi mereka punya hak, warga negara itu punya 2-3 kewarganegaraan," ungkapnya.

baca juga

Menurut dia, status kewarganegaraan ganda yang dimiliki warga negara Israel sudah menjadi isu di luar negeri.

"Warga negara-warga negara Israel rata-rata, kadang-kadang mereka itu punya kewarganegaraan lain. Contohnya kemarin Portugal, kemudian Jerman. Mereka masuk menggunakan paspor ke dokumen perjalanan Portugal maupun Jerman. Ada juga kemarin kalau tak salah itu Yunani," ujarnya.

Sementara itu, kata dia, dalam sistem keimigrasian Indonesia dalam melakukan verifikasi visa atau menerima visa harus berdasarkan nationality (kewarganegaraan).

"Sama ketika kita masuk ke negara lain, yang diverifikasi atau dicek itu adalah kewarganegaraannya. Bukan tempat kelahirannya. Karena bisa jadi kita lahir di Amerika ternyata kita warga negara Indonesia," ujarnya.

Eko memastikan berdasarkan hasil verifikasi visa yang dilakukan, sangat sedikit Israel bisa masuk ke Indonesia.

Namun, berdasarkan temuan di lapangan, hasil verifikasi data dalam Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM), sejumlah warga Israel masuk ke Indonesia menggunakan paspor negara ketiga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027

Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:15 WIB

Imigrasi Catat PNBP Rp6,54 Triliun Hingga Agustus 2026, Naik 6,68 Persen

Imigrasi Catat PNBP Rp6,54 Triliun Hingga Agustus 2026, Naik 6,68 Persen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Resiliensi Pesisir Tejakula: Restorasi Ekologi Bawah Laut Desa Les

Resiliensi Pesisir Tejakula: Restorasi Ekologi Bawah Laut Desa Les

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Membaca Patiwangi: Merenungi Suara Perempuan Bali Lewat Goresan Puisi Oka Rusmini

Membaca Patiwangi: Merenungi Suara Perempuan Bali Lewat Goresan Puisi Oka Rusmini

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:58 WIB

Sadis! Israel Tahan 1.700 Jenazah Warga Palestina untuk Alat Posisi Tawar

Sadis! Israel Tahan 1.700 Jenazah Warga Palestina untuk Alat Posisi Tawar

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:16 WIB

Denyut Tradisi Bali dalam Bait-Bait 'Saiban' Karya Oka Rusmini

Denyut Tradisi Bali dalam Bait-Bait 'Saiban' Karya Oka Rusmini

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Ternyata Ini di Balik Benjamin Netanyahu Tolak 15 Poin Perdamaian Gaza dari Donald Trump

Ternyata Ini di Balik Benjamin Netanyahu Tolak 15 Poin Perdamaian Gaza dari Donald Trump

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:47 WIB

Terkini

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

×