Kemendagri Ajak Pemda Optimalkan Program MBG untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:42 WIB
Kemendagri Ajak Pemda Optimalkan Program MBG untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dan Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono dalam Rapat Koordinasi Khusus untuk mengoptimalkan peran pemerintah daerah dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis di Ruang Sidang Utama, Gedung A Lantai 3, Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara Nomor 7, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2026). (Dok. Kemendagri)

Suara.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengajak pemerintah daerah mengoptimalkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mempercepat penurunan stunting, mengurangi kemiskinan, termasuk kemiskinan ekstrem, serta meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Ajakan itu disampaikan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Khusus antara Kemendagri, Badan Gizi Nasional (BGN), dan seluruh pemerintah daerah yang digelar secara hybrid di Ruang Sidang Utama, Gedung A Lantai 3, Kantor Pusat Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara Nomor 7, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2026).

Tito mengatakan kepala daerah memiliki sejumlah indikator kinerja yang harus dicapai, mulai dari penurunan stunting, pengentasan kemiskinan, hingga peningkatan IPM.

Menurut Tito, Program MBG dapat membantu pemerintah daerah mencapai tiga target itu tanpa membebani anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) karena program didukung anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Teguh Setyabudi dan Sekretaris Utama Badan Gizi Nasional Lili Khamiliyah menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang Data Kependudukan untuk mendukung tata kelola Program Makan Bergizi Gratis di Ruang Sidang Utama, Gedung A Lantai 3, Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara Nomor 7, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2026). (Dok. Kemendagri)
Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Teguh Setyabudi dan Sekretaris Utama Badan Gizi Nasional Lili Khamiliyah menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang Data Kependudukan untuk mendukung tata kelola Program Makan Bergizi Gratis di Ruang Sidang Utama, Gedung A Lantai 3, Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara Nomor 7, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2026). (Dok. Kemendagri)

"Nah ini dengan adanya Program MBG, tiga-tiganya ini terbantu, kepala daerah akan sangat terbantu. Ada program makan bergizi yang gratis tanpa APBD, didukung APBN," kata Tito.

Pelibatan pemerintah daerah dalam Program MBG telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis.

Karena itu, Kemendagri mendorong pemerintah daerah memanfaatkan program ini untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di wilayah masing-masing.

Selain meningkatkan kualitas gizi masyarakat, Program MBG juga diyakini mampu menggerakkan perekonomian daerah.

Tito menjelaskan program ini akan memperkuat rantai pasok di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perikanan, hingga peternakan.

baca juga

Program ini juga dinilai dapat membantu menjaga stabilitas harga pangan melalui penyerapan komoditas di daerah.

"Nah, jadi memang banyak sekali manfaatnya rekan-rekan pemerintah daerah. Kita harus dukung," ujar Tito.

Sebagai bagian dari penguatan tata kelola Program MBG, Kemendagri dan BGN menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang Data Kependudukan.

Perjanjian itu ditandatangani Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Teguh Setyabudi bersama Sekretaris Utama BGN Lili Khamiliyah. Penandatanganan disaksikan langsung oleh Mendagri Muhammad Tito Karnavian dan Kepala BGN Sudaryono.

Tito mengatakan kerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil akan membantu pemerintah memvalidasi data penerima manfaat Program MBG secara lebih akurat.

Dengan dukungan data kependudukan, pemerintah tidak hanya dapat mengetahui jumlah penerima manfaat, tetapi juga memastikan identitas setiap penerima manfaat.

"Dengan adanya kerja sama Dukcapil, kami sangat harapkan nanti ini akan memberikan kontribusi juga kepada program MBG BGN. Tidak hanya kuantitatif, jumlah anak atau ibu yang menjadi penerima manfaat, tapi langsung bisa secara kualitatif, yaitu siapa penerimanya. Itu bisa ketahuan," kata Tito.

Rapat koordinasi juga dihadiri Kepala BGN Sudaryono, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari, Wakil Kepala BGN Trenggono, serta jajaran pemerintah daerah dari seluruh Indonesia yang mengikuti kegiatan secara virtual.***

Kontributor: Mohammad Rhadzaki Ramadhan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Protokol Kemendagri Perkuat Sinergi Lintas Kelembagaan untuk Tingkatkan Profesionalisme

Protokol Kemendagri Perkuat Sinergi Lintas Kelembagaan untuk Tingkatkan Profesionalisme

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:49 WIB

Kemendagri Perkuat Sinkronisasi BPHTB dan Pertanahan untuk Percepat Layanan Publik

Kemendagri Perkuat Sinkronisasi BPHTB dan Pertanahan untuk Percepat Layanan Publik

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:08 WIB

Lantik Pejabat di Lingkungan Kemendagri, Mendagri Minta ASN Tingkatkan Kinerja

Lantik Pejabat di Lingkungan Kemendagri, Mendagri Minta ASN Tingkatkan Kinerja

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Kemendagri Dukung Penguatan Pembiayaan Perumahan untuk Percepatan Program 3 Juta Rumah di Jawa Timur

Kemendagri Dukung Penguatan Pembiayaan Perumahan untuk Percepatan Program 3 Juta Rumah di Jawa Timur

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Bangun Soliditas Pranata Humas, Kemendagri Perkuat Konsolidasi dan Kompetensi

Bangun Soliditas Pranata Humas, Kemendagri Perkuat Konsolidasi dan Kompetensi

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:22 WIB

Dorong Transformasi Satpol PP, Sekjen Kemendagri Tegaskan Pentingnya Pendekatan Humanis

Dorong Transformasi Satpol PP, Sekjen Kemendagri Tegaskan Pentingnya Pendekatan Humanis

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:18 WIB

Terkini

Promosi Miras Pakai Ayat Alquran Dinilai Penistaan Agama, FKBI Dorong Publik Boikot Produknya

Promosi Miras Pakai Ayat Alquran Dinilai Penistaan Agama, FKBI Dorong Publik Boikot Produknya

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:41 WIB

Selamatkan Lahan Pertanian di Sulawesi Selatan, Gubernur: Tim Sudah Lakukan Pompanisasi

Selamatkan Lahan Pertanian di Sulawesi Selatan, Gubernur: Tim Sudah Lakukan Pompanisasi

Sulsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:40 WIB

4 Cara Digital Detox untuk Mengurangi Ketergantungan pada Gadget

4 Cara Digital Detox untuk Mengurangi Ketergantungan pada Gadget

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Luncurkan Motor Listrik Nasional, Presiden Prabowo Ancam Batasi Penggunaan Motor Bensin

Luncurkan Motor Listrik Nasional, Presiden Prabowo Ancam Batasi Penggunaan Motor Bensin

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Bertambah, Total 4 Orang Jadi Tersangka Kasus Hafalan Alquran Berhadiah Miras

Bertambah, Total 4 Orang Jadi Tersangka Kasus Hafalan Alquran Berhadiah Miras

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Indonesia Tak Mau Cuma Jadi Pengguna AI, Wamen Nezar Ungkap Strategi Kuasai 5 Lapisan Teknologi AI

Indonesia Tak Mau Cuma Jadi Pengguna AI, Wamen Nezar Ungkap Strategi Kuasai 5 Lapisan Teknologi AI

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:19 WIB

DPR Setuju Prabowo Evaluasi Buku Sekolah, Tapi Beri Syarat: Harus Gratis dan Tanpa Bisnis

DPR Setuju Prabowo Evaluasi Buku Sekolah, Tapi Beri Syarat: Harus Gratis dan Tanpa Bisnis

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:15 WIB

Kanker Payudara dan Serviks Bisa Diam-Diam Berkembang, Jangan Tunggu Sampai Muncul Gejala!

Kanker Payudara dan Serviks Bisa Diam-Diam Berkembang, Jangan Tunggu Sampai Muncul Gejala!

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:15 WIB

Status dan Latar Belakang Tak Boleh Halangi Hak Korban Kekerasan Mendapat Keadilan

Status dan Latar Belakang Tak Boleh Halangi Hak Korban Kekerasan Mendapat Keadilan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:15 WIB

3 BB Cream Lokal Murah tapi Bagus Mulai Rp30 Ribuan, Cek Pilihannya

3 BB Cream Lokal Murah tapi Bagus Mulai Rp30 Ribuan, Cek Pilihannya

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:15 WIB

×