Suara.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berupaya membangun soliditas dan meningkatkan kompetensi Pejabat Fungsional Pranata Humas, terutama dalam menyusun strategi komunikasi yang lebih terpadu dan efektif, mulai dari lingkup internal hingga pemerintah daerah (Pemda).
Upaya itu ditempuh salah satunya melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Strategi Komunikasi bagi Pejabat Fungsional Pranata Humas di Lingkungan Kemendagri Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 29 hingga 31 Juli 2026 di Hotel Grand Mercure Jakarta.
Dalam sambutan penutupan, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Benni Irwan menegaskan bahwa konsolidasi merupakan salah satu fondasi dalam memperkuat pelaksanaan tugas kehumasan di lingkungan Kemendagri.
"Kenapa kita ingin melaksanakan konsolidasi? Karena ini menjadi satu hal yang sangat mendasar bagi kita semua dalam pelaksanaan tugas-tugas kita. Sekuat apa pun kita memahami substansi, akan sulit melaksanakannya kalau kita bekerja sendiri. Dengan saling mengenal dan membangun kebersamaan, setiap persoalan akan lebih mudah diselesaikan," ujar Benni, Kamis (30/7/2026) malam.
Peran Pranata Humas tidak lagi sebatas menyampaikan informasi mengenai kegiatan pemerintah. Lebih dari itu, Pranata Humas menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi publik yang terkoordinasi, memastikan setiap kebijakan pemerintah dipahami masyarakat, hingga menjaga keselarasan narasi antara pemerintah pusat dan Pemda.
Benni menjelaskan, tantangan komunikasi pemerintah ke depan semakin kompleks. Karena itu, Kemendagri perlu memiliki jejaring Pranata Humas yang solid dan mampu memperkuat strategi komunikasi publik. Kesamaan persepsi dan koordinasi yang baik dinilai menjadi modal penting agar narasi tunggal pemerintah dapat diimplementasikan secara efektif hingga tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.
Sebagai tindak lanjut, Kemendagri akan memperluas berbagai program penguatan kapasitas. Hal ini di antaranya melalui workshop audit komunikasi, manajemen krisis, serta penyusunan panduan strategi komunikasi. Selain itu, Kemendagri juga mendorong pembentukan Ikatan Pranata Humas di lingkungan Kemendagri sebagai wadah konsolidasi profesi sekaligus memperkuat kolaborasi dengan Pranata Humas di kementerian, lembaga, maupun Pemda.
"Kita ingin ada tim yang kuat untuk bisa turun ke Pemda. Saat ini, yang kuat itu ukurannya sertifikasi. Kalau teman-teman mau jadi pelatih, harus ikut sertifikasi melatih dan punya sertificate of competence dalam melatih," tegas Benni.
Lebih lanjut, Benni menekankan bahwa peningkatan kapasitas akan dilakukan secara lebih sistematis dan terukur yang berorientasi pada kebutuhan lapangan. Ia menilai strategi komunikasi merupakan salah satu kompetensi yang sangat mendasar bagi pranata humas, sehingga perlu didukung oleh kemampuan menyusun strategi komunikasi, mengelola isu, memahami karakter audiens, serta menyampaikan informasi publik secara tepat dan efektif.
Melalui penguatan konsolidasi dan peningkatan kompetensi tersebut, Benni berharap terbentuk ekosistem Pranata Humas Kemendagri yang semakin solid, profesional, dan adaptif dalam mendukung komunikasi publik Kemendagri, sekaligus memperkuat sinergi komunikasi pemerintah hingga ke daerah. ***