Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian

Vania Rossa

Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:28 WIB
Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian
Staf Plan Indonesia memberikan layanan dukungan psikososial dan distribusi alat permainan edukatif untuk anak anak terdampak gempa Flores. (Dok. Plan Indonesia)
baca 10 detik
  • Plan Indonesia menyalurkan 250 paket bantuan darurat ke lima kabupaten terdampak gempa Flores NTT pada Sabtu 15 Agustus 2026.
  • Sebanyak 16 anggota tim tanggap darurat dikerahkan untuk melakukan kaji cepat kebutuhan kelompok rentan di lokasi pengungsian.
  • Bencana gempa bumi tersebut mengakibatkan 51 orang meninggal dunia serta lebih dari 5.900 warga harus mengungsi.

Suara.com - Plan Indonesia bergerak cepat membantu penyintas gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026).

Selain melakukan kaji cepat kebutuhan atau Rapid Needs Assessment (RNA), Plan Indonesia telah menyalurkan lebih dari 250 paket bantuan darurat ke lima titik pengungsian yang tersebar di Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, dan Sikka.

Bantuan tersebut terdiri atas paket kebersihan keluarga, perlengkapan kebersihan menstruasi bagi remaja perempuan dan perempuan, perlengkapan hunian sementara, alat permainan edukatif (APE), air minum kemasan, serta makanan ringan.

Bantuan awal ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar penyintas sekaligus memastikan kebutuhan khusus anak-anak dan perempuan tetap diperhatikan selama berada di pengungsian.

“Dalam situasi darurat, kebutuhan dasar seperti air minum, kebersihan, tempat untuk beristirahat, dan makanan memang menjadi prioritas. Namun, kita juga perlu memastikan anak-anak tetap memiliki ruang untuk bermain dan merasa aman, sementara remaja perempuan dan perempuan tetap dapat memenuhi kebutuhan kebersihan menstruasi mereka dengan layak dan bermartabat,” kata Direktur Eksekutif Plan Indonesia Dini Widiastuti.

Staf Plan Indonesia memberikan layanan dukungan psikososial dan distribusi alat permainan edukatif untuk anak anak terdampak gempa Flores. (Dok. Plan Indonesia)
Staf Plan Indonesia memberikan layanan dukungan psikososial dan distribusi alat permainan edukatif untuk anak anak terdampak gempa Flores. (Dok. Plan Indonesia)

Kerahkan Tim Tanggap Darurat

Untuk memperkuat respons awal, Plan Indonesia mengerahkan 16 anggota tim tanggap darurat bencana untuk melakukan kaji cepat kebutuhan di lima kabupaten terdampak.

Kaji cepat dilakukan untuk mengetahui kebutuhan paling mendesak di lapangan, dengan memberikan perhatian khusus kepada anak-anak, terutama anak dan remaja perempuan, perempuan, penyandang disabilitas, serta kelompok rentan lainnya.

“Setiap wilayah terdampak memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, tim kami turun langsung untuk memahami kebutuhan masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan. Hasil kaji cepat ini akan menjadi dasar bagi kami untuk menentukan dukungan lanjutan yang paling relevan dan tepat sasaran,” ujar Dini.

baca juga

Menurut Dini, kondisi anak-anak, khususnya anak perempuan, perlu menjadi perhatian dalam setiap pengambilan keputusan selama masa tanggap darurat.

Bencana tidak hanya berdampak pada rumah dan infrastruktur. Anak-anak juga berpotensi kehilangan rasa aman, terputus dari aktivitas sekolah, kehilangan rutinitas, hingga mengalami tekanan psikologis.

Sementara anak perempuan menghadapi risiko tambahan, seperti keterbatasan akses terhadap sanitasi dan kebutuhan menstruasi, hilangnya ruang aman, serta risiko kekerasan.

Karena itu, Plan Indonesia menilai kebutuhan, suara, dan hak anak perlu diperhatikan sejak masa tanggap darurat hingga proses pemulihan.

Ribuan Warga Masih Mengungsi

Berdasarkan data BNPB per 16 Agustus 2026 pukul 13.00 WIB, gempa yang berpusat di Laut Flores tersebut telah memicu 341 kali gempa susulan.

BNPB mencatat 51 orang meninggal dunia dan 101 orang mengalami luka-luka. Lebih dari 5.900 orang masih berada di lokasi pengungsian, terutama di Kabupaten Sikka, Manggarai, dan Nagekeo.

Kerusakan juga dilaporkan terjadi pada sedikitnya 914 rumah, 93 fasilitas pendidikan, dan 36 fasilitas kesehatan.

Plan Indonesia mengajak masyarakat turut mendukung pemulihan anak-anak dan keluarga terdampak melalui laman donasi https://bit.ly/respongempa-ntt.

Dukungan masyarakat diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak penyintas sekaligus memastikan kebutuhan spesifik anak-anak dan anak perempuan tetap menjadi bagian dari respons kemanusiaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNPB Minta Warga Segera Laporkan Kerusakan Rumah Usai Gempa NTT

BNPB Minta Warga Segera Laporkan Kerusakan Rumah Usai Gempa NTT

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Gempa Dahsyat NTT, BMKG: Baru Terjadi Lagi Setelah 30 Tahun Silam

Gempa Dahsyat NTT, BMKG: Baru Terjadi Lagi Setelah 30 Tahun Silam

Video | Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Meski Bangunan Retak Pasca Gempa, Layanan Penerbangan Tetap Berjalan di NTT

Meski Bangunan Retak Pasca Gempa, Layanan Penerbangan Tetap Berjalan di NTT

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Terkini

Konspirasi Gagalkan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026? Sederet Kasus Wasit Nasrullo Kabirov

Konspirasi Gagalkan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026? Sederet Kasus Wasit Nasrullo Kabirov

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:03 WIB

Dicopot Purbaya 3 Bulan Lalu, Ini Kata-kata Luky Alfirman Usai Kembali ke Kemenkeu

Dicopot Purbaya 3 Bulan Lalu, Ini Kata-kata Luky Alfirman Usai Kembali ke Kemenkeu

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Gen Z dan Rasa Bersalah saat Rehat Sejenak: Jebakan Budaya Produktivitas?

Gen Z dan Rasa Bersalah saat Rehat Sejenak: Jebakan Budaya Produktivitas?

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:00 WIB

KISI Bidik Rp2 Triliun dari Obligasi hingga Akhir 2026

KISI Bidik Rp2 Triliun dari Obligasi hingga Akhir 2026

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:55 WIB

22 Tahun DPD RI, Sultan Najamudin Tegaskan Kerja Lembaga Harus Berdampak Bagi Daerah

22 Tahun DPD RI, Sultan Najamudin Tegaskan Kerja Lembaga Harus Berdampak Bagi Daerah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Bangladesh Nasrullo Kabirov: Skandal Qatar 2024

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Bangladesh Nasrullo Kabirov: Skandal Qatar 2024

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:52 WIB

IPW Sebut Pelaku Kekerasan Demo 27 Agustus Bukan Polisi: Ada Pihak yang Ingin Jatuhkan Polri

IPW Sebut Pelaku Kekerasan Demo 27 Agustus Bukan Polisi: Ada Pihak yang Ingin Jatuhkan Polri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:52 WIB

Perketat Verifikasi Permohonan, Ditjen AHU Pastikan Layanan Administrasi Hukum Sesuai Undang-undang

Perketat Verifikasi Permohonan, Ditjen AHU Pastikan Layanan Administrasi Hukum Sesuai Undang-undang

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Sarah Menzel Anak Siapa? Ini Sosok Calon Besan Anang Hermansyah

Sarah Menzel Anak Siapa? Ini Sosok Calon Besan Anang Hermansyah

Entertainment | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri

Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri

Banten | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:44 WIB

×