Antara Cinta dan Realita: Mengapa Menjauh dari Indonesia Jadi Pilihan untuk Bertahan Hidup?

Dwi Bowo Raharjo, Dea Hardiningsih Irianto

Senin, 17 Agustus 2026 | 06:50 WIB
Antara Cinta dan Realita: Mengapa Menjauh dari Indonesia Jadi Pilihan untuk Bertahan Hidup?
Istilah ‘Kabur Aja Dulu’ sempat menjadi perbincangan di media sosial merujuk pada kekecewaan terhadap kondisi negara yang berusia 81 tahun ini. (Suara.com/AI)
baca 10 detik
  • Debora asal Ambon memilih studi di Belanda pada 2025 untuk memahami kemunduran demokrasi Indonesia.
  • Roy yang bekerja di New Zealand sejak lama berencana pindah kewarganegaraan untuk kemudahan akses kerja.
  • Nadhila resmi menjadi warga negara Kanada pada 2018 demi memperoleh kehidupan serta peluang kerja yang lebih baik.

“Saya khawatir ketika sebuah generasi terlalu lama dipaksa untuk sekadar bertahan hidup, mereka akhirnya tidak lagi memiliki ruang untuk membayangkan masa depan,” sebut Debora.

“Padahal, menurut saya, negara seharusnya tidak hanya memastikan rakyatnya bertahan hidup, tetapi juga menciptakan kondisi agar mereka bisa hidup dengan layak, bermimpi, dan memiliki kesempatan untuk menentukan masa depannya sendiri,” sambung dia.

Untuk itu, dia berharap Indonesia bisa menjadi negara di mana warganya tidak harus meninggalkan negaranya untuk merasa hidup dan berkembang.

Tempat Wisata di Selandia Baru
Tempat Wisata di Selandia Baru

Cerita dari New Zealand

Cerita berbeda disampaikan oleh Roy yang saat ini bekerja dan menetap di New Zealand. Dia bahkan berencana untuk mengganti kewarganegaraannya menjadi warga negara Selandia Baru.

Roy menuurkan, bahwa pengajuan pindah kewarganegaraannya baru bisa memenuhi syarat tahun depan. Sebab, dia harus tinggal di Selandia Baru selama lima tahun.

Lebih lanjut, dia menjelaskan alasannya untuk mengganti kewarganegaraan.

Roy menyebut bahwa menjadi warga negara Selandia Baru lebih memudahkannya untuk mencari pekerjaan di negara lain, yaitu Australia dibanding dengan statusnya sebagai warga negara Indonesia (WNI).

“Saya mau cari kerja di Aussie. Kalau punya kewarganegaraan NZ bisa lebih gampang. Nggak perlu sponsor dan lain-lain,” ucap Roy saat dihubungi.

baca juga

Selandia Baru sebenarnya bukan satu-satunya pilihan bagi Roy. Saat itu, dia bahkan sudah mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) dari institusi penelitian di Jerman.

Namun, Roy menceritakan bahwa universitas di Selandia Baru lebih cepat dalam memberikan kepastian terhadap beasiswa untuk menempuh pendidikan PhD yang dia ajukan.

Roy mengaku sempat mencari pekerjaan di Indonesia setelah menyelesaikan jenjang pendidikan master, tetapi dia tidak menemukan pekerjaan yang sesuai dengan ekspektasinya.

Untuk itu, dia memilih untuk melanjutkan pendidikan PhD di Selandia Baru.

“Karena untuk orang yang financially challenged kayak saya, jalur pendidikan yang paling feasible,” ujar Roy.

Saat itu, Roy hampir berusia 30 tahun tetapi kesulitan mendapatkan pekerjaan yang baik di Indonesia.

Selain itu, tawaran pendapatan yang dia dapatkan hanya sebatas upah minimum. Hal itu menjadi landasan bagi Roy untuk mencari peruntungan di negara lain.

Meski sudah beberapa tahun tinggal di Selandia Baru dan berencana untuk bekerja di Australia, Roy mengaku masih ingin menjadikan Indonesia sebagai pelabuhan terakhir untuk menghabiskan masa pensiun.

“Kalau bisa mau pensiun di Indo. Karena di sini biar dikasih pensiun sama pemerintah nggak banyak juga, kalau masih harus nyewa rumah, nggak cukup,” kata Roy.

Pada kesempatan yang lain, Nadhila yang memilih menjadi warga negara Kanada juga membagikan ceritanya kepada Suara.com.

Dia pindah dari Indonesia dan menetap di Ottawa, Kanada sejak 2016 lalu.

Warga memotret instalasi raksasa berbentuk bola resmi Piala Dunia 2026 yang menghiasi gedung Science World di Vancouver, Kanada, Kamis (25/6/2026). [ANTARA FOTO/Arif Prada/app/foc]
Warga memotret instalasi raksasa berbentuk bola resmi Piala Dunia 2026 yang menghiasi gedung Science World di Vancouver, Kanada, Kamis (25/6/2026). [ANTARA FOTO/Arif Prada/app/foc]

Kemudian, dia resmi mengganti kewarganegaraannya pada 2018. Nadhila yang memang lahir di Kanada sebenarnya ingin memiliki kewarganegaraan ganda, tetapi hal itu tidak bisa diakui oleh Indonesia.

Selain itu, Nadhila juga mempertimbangkan paspor Kanada yang lebih kuat dibanding Indonesia.

“Jujur karena Indonesia nggak mengakui dual-citizenship makanya aku harus melepas status WNI. Kalau bisa, masih aku pegang kewarganegaraan Indonesia. Dan aku milih jadi WNA karena paspor Kanada lebih kuat,” ungkap Nadhila.

Adapun alasan Nadhila untuk tinggal di Kanada ialah agar mendapatkan kehidupan yang lebih baik, termasuk soal kesehatan, lingkungan, hingga peluang kerja yang lebih baik. Meski begitu, Nadhila mengaku masih mencintai Indonesia.

“Dengan terus menghormati dan merayakan kebudayaan Indonesia dan mengikuti perkembangan berita Indonesia,” kata Nadhila.

Dengan mengikuti perkembangan kabar di Indonesia ini, Nadhila mengaku memiliki kekecewaan terhadap banyaknya tindak pidana korupsi yang terjadi. Dia menyebut bahwa saat ini, perilaku koruptif makin terang-terangan dan menyulitkan rakyat.

Untuk itu, dia berharap agar Indonesia bisa memiliki pemimpin yang bisa membawa perbaikan.

“Semoga akan ada orang pintar dan baik yang maju untuk memimpin negara,” tandas Nadhila.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:52 WIB

Cara Top up Pulsa di BRImo Agar Dapat Cashback Spesial 17 Agustus

Cara Top up Pulsa di BRImo Agar Dapat Cashback Spesial 17 Agustus

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Diskon Khusus 17 Agustus di Kopi Kenangan, Nasabah BRI Merapat!

Diskon Khusus 17 Agustus di Kopi Kenangan, Nasabah BRI Merapat!

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:03 WIB

Daftar e-Wallet yang Dapat Promo Top-up BRImo Spesial 17 Agustus

Daftar e-Wallet yang Dapat Promo Top-up BRImo Spesial 17 Agustus

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Top-Up E-Wallet dan Pulsa di BRImo Langsung Dapat Cashback! Buruan, Kuota Terbatas

Top-Up E-Wallet dan Pulsa di BRImo Langsung Dapat Cashback! Buruan, Kuota Terbatas

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Terkini

Antara Cinta dan Realita: Mengapa Menjauh dari Indonesia Jadi Pilihan untuk Bertahan Hidup?

Antara Cinta dan Realita: Mengapa Menjauh dari Indonesia Jadi Pilihan untuk Bertahan Hidup?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:50 WIB

Profil Julita Rista Lestari, Pemimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Profil Julita Rista Lestari, Pemimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:40 WIB

Review Juvenile Justice: Ketika Usia Menjadi Tameng bagi Pelaku Kejahatan

Review Juvenile Justice: Ketika Usia Menjadi Tameng bagi Pelaku Kejahatan

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:38 WIB

Rezeki Lancar, 3 Zodiak Ini Diprediksi Finansialnya Makin Hoki pada 17 hingga 23 Agustus 2026

Rezeki Lancar, 3 Zodiak Ini Diprediksi Finansialnya Makin Hoki pada 17 hingga 23 Agustus 2026

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:35 WIB

35 Link Twibbon HUT ke-81 RI Terbaru dan Gratis, Tinggal Pasang Foto untuk 17 Agustus

35 Link Twibbon HUT ke-81 RI Terbaru dan Gratis, Tinggal Pasang Foto untuk 17 Agustus

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Sensasi Balap Honda Vario Evo 160 Warnai Kemeriahan AHDC Purwokerto

Sensasi Balap Honda Vario Evo 160 Warnai Kemeriahan AHDC Purwokerto

Otomotif | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:23 WIB

Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT

Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT

Sulsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:19 WIB

Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'

Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri

Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Bukan Sekadar Hiasan, Momen Warga Garut Bentangkan Bendera Merah Putih 700 Meter

Bukan Sekadar Hiasan, Momen Warga Garut Bentangkan Bendera Merah Putih 700 Meter

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:00 WIB

×