Harga Korek Api Naik 100 Kali Lipat di Jalur Gaza, Jadi Barang Paling Langka, Kenapa Bisa Begitu?

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:27 WIB
Harga Korek Api Naik 100 Kali Lipat di Jalur Gaza, Jadi Barang Paling Langka, Kenapa Bisa Begitu?
Kelangkaan dan lonjakan harga korek api melumpuhkan aktivitas memasak harian pengungsi Palestina di Gaza. (Al Jazeera)
baca 10 detik
  • Kelangkaan dan mahal harga korek api melumpuhkan aktivitas memasak harian pengungsi Palestina di Gaza.

  • Blokade bantuan memaksa warga menggilir penggunaan korek api dan memanfaatkan jasa perbaikan barang bekas.

  • Pembatasan pasokan gas elpiji menjadikan pemantik api alat vital untuk menyalakan kayu bakar.

Di lokasi pengungsian Sekolah Al-Karmel, Gaza Barat, Shadi Abu Shamlah menggambarkan betapa langkanya alat pemantik api tersebut. Dari ratusan jiwa yang mengungsi di sekolah itu, hanya ada sekitar empat korek api yang beroperasi.

Akibatnya, satu-satunya korek api harus digilir dari satu tenda ke tenda lainnya secara bergantian. Tanpa alat ini, warga terpaksa tidur dalam keadaan lapar karena tidak bisa memasak makanan malam.

“Korek api hari ini adalah tulang punggung kehidupan. Jika Anda memiliki korek api di tenda, Anda aman. Jika tidak punya, Anda terjebak."

“Hal paling sederhana pun butuh api. Anda ingin secangkir teh, ingin memasak, ingin membuat susu untuk anak… Anda butuh api.

Tingginya permintaan perbaikan melahirkan profesi baru bagi sebagian warga yang kehilangan pekerjaan utama. Tamer Al-Shawish, mantan sopir berusia 24 tahun, kini membuka lapak reparasi korek api di dekat lokasi pengungsian.

“Perang telah memaksa kami melakoni pekerjaan yang tidak pernah kami ketahui sebelumnya. Saya mulai memperbaiki korek api agar bisa memenuhi kebutuhan keluarga."

“Sebelum perang, tidak ada orang yang perlu memperbaiki korek api. Harganya murah dan selalu ada. Ketika gasnya habis, kami akan membuangnya dan membeli yang baru."

“Masyarakat datang membenahi korek api karena harganya lebih murah daripada membeli baru, terutama di tengah tingginya harga dan kelangkaan barang pokok."

Krisis korek api merupakan dampak turunan dari blokade total dan konflik bersenjata yang berlangsung di Jalur Gaza sejak Oktober 2023. Pembatasan ketat terhadap pasokan bahan bakar dan gas elpiji membuat warga bergantung sepenuhnya pada kayu bakar sebagai sumber energi utama.

baca juga

Sistem distribusi barang dagang yang terputus menciptakan lonjakan inflasi pada barang-barang manufaktur sederhana. Akibatnya, barang kebutuhan harian kecil berubah menjadi komoditas langka yang menentukan keberlangsungan hidup masyarakat di area pengungsian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Intelijen Israel Shock! Stok Rudal Balistik Iran Kembali Melimpah, Padahal Baru Perang Lawan AS

Intelijen Israel Shock! Stok Rudal Balistik Iran Kembali Melimpah, Padahal Baru Perang Lawan AS

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:32 WIB

Dosa Baru Israel, Wanita Palestina Pengidap Kanker Payudara Bertaruh Nyawa Gara-gara Ini

Dosa Baru Israel, Wanita Palestina Pengidap Kanker Payudara Bertaruh Nyawa Gara-gara Ini

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:06 WIB

8 Negara Kecam Israel Tolak Peta Jalan Perdamaian Gaza

8 Negara Kecam Israel Tolak Peta Jalan Perdamaian Gaza

Video | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Terkini

Harga Korek Api Naik 100 Kali Lipat di Jalur Gaza, Jadi Barang Paling Langka, Kenapa Bisa Begitu?

Harga Korek Api Naik 100 Kali Lipat di Jalur Gaza, Jadi Barang Paling Langka, Kenapa Bisa Begitu?

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:27 WIB

Bukan Jadi Ratu, WNI Korban Pengantin Pesanan di China Malah Wajib Layani 10 Orang di Satu Rumah

Bukan Jadi Ratu, WNI Korban Pengantin Pesanan di China Malah Wajib Layani 10 Orang di Satu Rumah

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Tunggu Aku Sukses Nanti dan Kerja Keras yang Berubah Jadi Pembuktian Diri

Tunggu Aku Sukses Nanti dan Kerja Keras yang Berubah Jadi Pembuktian Diri

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Wacana Amnesti Koruptor BUMN Sesat Berbahaya, Berpotensi Bikin Korupsi Makin Subur

Wacana Amnesti Koruptor BUMN Sesat Berbahaya, Berpotensi Bikin Korupsi Makin Subur

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:18 WIB

Galaxy Z Fold8 Bawa Layar Lipat 4:3, Samsung Fokus Ubah Cara Menikmati Konten

Galaxy Z Fold8 Bawa Layar Lipat 4:3, Samsung Fokus Ubah Cara Menikmati Konten

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:17 WIB

5 Rekomendasi Motor Matic Terbaik yang Paling Nyaman dan Irit untuk Perjalanan Jauh Luar Kota

5 Rekomendasi Motor Matic Terbaik yang Paling Nyaman dan Irit untuk Perjalanan Jauh Luar Kota

Otomotif | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:15 WIB

7 Rekomendasi Bedak Mengandung Salicylic Acid dan Centella untuk Kulit Berjerawat

7 Rekomendasi Bedak Mengandung Salicylic Acid dan Centella untuk Kulit Berjerawat

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Ketika AI Jadi Tempat Curhat, Apa yang Dicari Manusia dari Chatbot?

Ketika AI Jadi Tempat Curhat, Apa yang Dicari Manusia dari Chatbot?

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Festival Momaya 2026 Tandai Berakhirnya Pengabdian KKN-PPM UGM di Kecamatan Biluhu

Festival Momaya 2026 Tandai Berakhirnya Pengabdian KKN-PPM UGM di Kecamatan Biluhu

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:14 WIB

Yakin Menang? Tim Hukum Febrie Sebut Jawaban Polri dan Kejagung Perkuat Permohonan Praperadilan

Yakin Menang? Tim Hukum Febrie Sebut Jawaban Polri dan Kejagung Perkuat Permohonan Praperadilan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:13 WIB

×