Kabareskrim Tak Hadir, Komisi III DPR Tunda Rapat Pembahasan Konflik Agraria

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:09 WIB
Kabareskrim Tak Hadir, Komisi III DPR Tunda Rapat Pembahasan Konflik Agraria
Ilustrasi rapat di Komisi III DPR RI. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Komisi III DPR RI menunda rapat konflik agraria di Komplek Parlemen Jakarta pada Kamis, 20 Agustus 2026.
  • Penundaan terjadi karena Kabareskrim Mabes Polri beserta perwakilannya mangkir dari jadwal undangan resmi tersebut.
  • Pimpinan dan anggota dewan sepakat menjadwalkan ulang rapat agar solusi konflik agraria objektif tercapai.

Suara.com - Komisi III DPR RI terpaksa menunda rapat dengar pendapat (RDP) dan rapat dengar pendapat umum (RDPU) yang dijadwalkan membahas masalah pidana terkait konflik agraria struktural, Kamis (20/8/2026).

Penundaan dilakukan setelah Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol Syahar Diantono, tidak hadir dalam pertemuan yang digelar di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta tersebut.

Sedianya, Komisi III mengundang Konsorsium Pembaharuan Agraria (KPA) dan Bareskrim Polri untuk mendalami persoalan agraria. Meski pihak KPA telah hadir tepat waktu sesuai jadwal pada pukul 10.00 WIB, pihak Bareskrim Mabes Polri sama sekali tidak mengirimkan perwakilan.

Rapat sempat diskors selama 15 menit, namun setelah dibuka kembali, pihak kepolisian tetap tidak tampak hadir.

Situasi ini memicu interupsi dari sejumlah anggota dewan. Anggota Komisi III DPR Fraksi Golkar, Soedeson Tandra, secara tegas meminta pimpinan rapat untuk melakukan penundaan.

"Kasus-kasus yang berkaitan dengan reformasi agraria itu sangat penting, menyentuh langsung kepada rakyat dan masyarakat. Oleh karena itu pimpinan, karena Kabareskrim Polri pada hari ini tidak hadir, maka kami mohon agar rapat ini ditunda saja. Dan kami mohon agar Kabareskrim diundang untuk hadir di dalam rapat-rapat seperti ini karena penting," ujar Tandra.

Senada dengan Tandra, anggota Komisi III DPR RI Martin Tumbelaka juga mendesak agar Kabareskrim hadir langsung agar solusi atas konflik agraria bisa segera ditemukan.

"Kami meminta untuk rapat ini kita jadwalkan ulang dan kita meminta untuk Kabareskrim hadir dalam rapat berikut, supaya semua terbuka dan solusi-solusinya kita bisa dapat dalam rapat itu," ucap Martin.

Di sisi lain, sempat muncul usulan berbeda dari anggota Komisi III Fraksi Partai Demokrat, Benny K. Harman. Ia menyarankan agar aspirasi dari KPA didengarkan terlebih dahulu tanpa menunggu kehadiran Polri.

baca juga

"Masa kita undang Kapolrinya bersama dengan Konsorsium? Nggak ada sejarahnya begitu. Kita harus hargai, hormati lembaga negara kita. Tapi kalau ini RDPU, silakan dengar mereka. Ya, setelah ini selesai, apa aspirasi yang mau disampaikan silakan disampaikan. Setelah itu nanti, kita undang Kapolrinya dalam hal ini Kabareskrim untuk didiskusikan apa yang disampaikan," usul Benny.

Namun, Soedeson Tandra menyanggah usulan tersebut. Ia menekankan pentingnya prinsip audi et alteram partem atau mendengar dari kedua belah pihak secara langsung demi objektivitas lembaga pengawas.

"Nah, jadi kalau saya bahan-bahan sebenarnya kita udah dapat. Dan kenapa Kabareskrim itu kita minta undang hadir, karena ini meluas ke seluruh Indonesia. Dan kita ini harusnya sebagai lembaga pengawas, kalau nanti kita ini mendengar dari salah satu pihak kan nggak benar ini. Audi et alteram partem, mendengar dari kedua belah pihak secara langsung agar kebijakan-kebijakan itu dapat kita lakukan," jelas Tandra.

"Kita tidak ingin menghakimi siapa pun Pak Benny, kita ingin agar hukum itu diletakkan pada posisi yang betul. Masyarakat kecil yang mengalami persekusi dan sebagainya harus kita lindungi, itu tugas kita. Oleh karena itu sekali lagi, kami tetap meminta agar Kabareskrim hadir di sini. Ini lembaga DPR yang terhormat, wajib dihormati. Dan kami meminta agar hadir Pak Kabareskrimnya," sambungnya.

Dukungan untuk menunda rapat juga datang dari anggota Komisi III Fraksi Gerindra, Bimantoro Wiyono. Ia menilai kehadiran Kabareskrim sangat krusial untuk pengambilan keputusan.

"Kami mengusulkan tetap di awal, kami meminta untuk ditunda agar Kabareskrim benar-benar bisa tahu apa permasalahannya dan bisa memberikan solusi. Kalau misal kita hanya mendengar dari satu pihak saja dari KPA, itu tidak akan ada solusi nanti di akhir. Tapi kami memohon, meminta dihadirkan Kabareskrim, dijadwalkan ulang sehingga nanti semuanya bisa ada solusi untuk masalah yang kita hadapi ini," tutur Bimantoro.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR Dede Indra Permana Soediro menjelaskan bahwa undangan resmi sebenarnya telah dikirimkan, namun Kabareskrim berhalangan hadir dan tidak mengirimkan delegasi jajarannya.

Rapat akhirnya resmi ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.

"Dan tentunya kita sudah berkesimpulan dari teman-teman anggota Komisi III, karena perwakilan belum ada, kita tunda dulu rapat ini sampai waktu yang belum ditentukan sekarang," pungkas Dede.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketika Energi Hijau Mengusik Ruang Hidup Warga

Ketika Energi Hijau Mengusik Ruang Hidup Warga

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:58 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan

Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Duka Masyarakat Adat di DPR: Tanah Warisan Leluhur Hilang, Anak Buta Huruf karena HGU

Duka Masyarakat Adat di DPR: Tanah Warisan Leluhur Hilang, Anak Buta Huruf karena HGU

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:48 WIB

Tangani Klaim Cek Bocek, Pemkab Sumbawa Tunjukkan Cara Bijak Menyelesaikan Konflik Agraria

Tangani Klaim Cek Bocek, Pemkab Sumbawa Tunjukkan Cara Bijak Menyelesaikan Konflik Agraria

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 09:10 WIB

Tembus 3.264 Aduan: Jabar, Sumut, dan Kalteng Jadi Provinsi Paling Rawan Konflik Agraria

Tembus 3.264 Aduan: Jabar, Sumut, dan Kalteng Jadi Provinsi Paling Rawan Konflik Agraria

News | Senin, 09 Maret 2026 | 15:25 WIB

Konflik Agraria Padang Halaban: Realita Hak Anak Ikut Tergusur Bersama Rumah Warga

Konflik Agraria Padang Halaban: Realita Hak Anak Ikut Tergusur Bersama Rumah Warga

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 16:59 WIB

Terkini

Lupakan Masa Lalu! XngHan&Xoul Semangat Gapai Masa Depan di Lagu High Beam

Lupakan Masa Lalu! XngHan&Xoul Semangat Gapai Masa Depan di Lagu High Beam

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Ajukan Rencana Produksi 2027, PTBA Minta Izin Gunakan Perusahaan Afiliasi sebagai Kontraktor

Ajukan Rencana Produksi 2027, PTBA Minta Izin Gunakan Perusahaan Afiliasi sebagai Kontraktor

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:49 WIB

China Mulai Kurangi Insentif Mobil Listrik, Harga EV Terancam Naik

China Mulai Kurangi Insentif Mobil Listrik, Harga EV Terancam Naik

Otomotif | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Yusril Belum Terima Laporan Pesta Sabu di Rutan Depok, Siapkan Penertiban Lapas

Yusril Belum Terima Laporan Pesta Sabu di Rutan Depok, Siapkan Penertiban Lapas

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Perawatan Armada Rampung! 7 Rangkaian KRL SF12 Kembali Beroperasi di Lintas Bogor Mulai Besok

Perawatan Armada Rampung! 7 Rangkaian KRL SF12 Kembali Beroperasi di Lintas Bogor Mulai Besok

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Pakar UGM Usul Badan Independen Kelola Aset Hasil Tindak Pidana

Pakar UGM Usul Badan Independen Kelola Aset Hasil Tindak Pidana

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:34 WIB

Pakar Unair Sebut Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Jadi Alat Intimidasi

Pakar Unair Sebut Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Jadi Alat Intimidasi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Catatan Kritis HUT ke-81 TNI: Pemekaran 204 Satuan Baru Dinilai Melenceng dari Arah Reformasi

Catatan Kritis HUT ke-81 TNI: Pemekaran 204 Satuan Baru Dinilai Melenceng dari Arah Reformasi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Koordinator BEM UI Dianiaya OTK di Tebet Usai Konsolidasi Bersama UGM dan ITB

Koordinator BEM UI Dianiaya OTK di Tebet Usai Konsolidasi Bersama UGM dan ITB

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:22 WIB

Herdman Pakai Formasi 3-4-3 vs Thailand, Statistik Timnas Indonesia: 13 Kemenangan, 43 Gol

Herdman Pakai Formasi 3-4-3 vs Thailand, Statistik Timnas Indonesia: 13 Kemenangan, 43 Gol

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21 WIB

×