- Satgas Damai Cartenz mengerahkan personel ke Distrik Jila, Mimika, Papua Tengah, untuk menyelidiki dugaan penyanderaan.
- Sembilan warga sipil perempuan berusia 13 hingga 18 tahun dilaporkan menjadi korban.
- Polisi bersama aparat gabungan masih melakukan pendalaman penyelidikan guna memastikan kondisi korban dan pelaku.
Suara.com - Satgas Damai Cartenz-2026 mengerahkan personel ke Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, untuk menyelidiki dugaan penyanderaan terhadap sembilan warga sipil oleh kelompok bersenjata.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Faizal Ramadhani mengatakan pengerahan personel dilakukan untuk mengecek langsung informasi penyanderaan sekaligus menelusuri pihak yang diduga terlibat.
Namun, hingga kini polisi belum memastikan identitas maupun kelompok bersenjata yang diduga membawa sembilan warga tersebut.
“Hari ini kami kirim anggota ke Distrik Jila. Untuk kelompoknya kami sedang lidik,” kata Faizal kepada wartawan, Kamis (20/8/2026).
Sembilan Korban Diduga Disandera
Sebelumnya, Polres Mimika membenarkan adanya informasi mengenai sembilan warga sipil yang diduga disandera kelompok bersenjata di Distrik Jila.
Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak mengatakan seluruh korban merupakan perempuan.
Berdasarkan informasi yang diterima polisi dari keluarga korban dan anggota Polsek Jila, sebagian besar korban masih berusia remaja, bahkan terdapat anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar.
"Benar, informasi yang kami dapat di lapangan dari anggota kami di Polsek Jila sudah ada nama-nama yang disandera berdasarkan informasi dari keluarga korban sudah ada nama-nama ada sembilan orang. Rata rata korban berusia 13 sampai 17 tahun," ujarnya.
Polres Mimika selanjutnya menyiapkan langkah penyelidikan dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memperkuat personel di wilayah Jila.
"Langkah berikutnya dengan melakukan olah TKP, kami meminta bantuan dari Brimob Batalyon B untuk mem-backup rekan-rekan kami di Polsek Jila," katanya.
Sembilan warga yang dilaporkan diduga menjadi korban penyanderaan yakni Nemerina Wamang (17), yang disebut sedang dalam kondisi hamil muda, serta Alin Mesawarol, Nopi Aim, dan Opinte Meswaro yang masing-masing masih duduk di kelas VI, IV, dan III SD.
Kemudian Yonita Senawatme (18), Meria Nibilingame (15), Wena Katagame (18), Ilimin Onawame (18), dan Miante Nibilingame (13).
Kini, Operasi Damai Cartenz bersama Polres Mimika masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi kejadian, keberadaan para korban, serta kelompok yang diduga berada di balik penyanderaan tersebut.