PDIP Kirim Kapal Rumah Sakit ke Flores, Hasto: Bantu Korban Tanpa Lihat Pilihan Politik

Bella, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:48 WIB
PDIP Kirim Kapal Rumah Sakit ke Flores, Hasto: Bantu Korban Tanpa Lihat Pilihan Politik
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto di Pelabuhan PT Lingga Perdana, Cilegon, Banten, Kamis (20/8/2026) malam. [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto resmi melepas Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati di Cilegon pada Kamis, 20 Agustus 2026.
  • Pengiriman kapal kemanusiaan tersebut bertujuan membantu korban gempa bumi tektonik berkekuatan 7,7 SR yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur.
  • Kapal membawa pasokan obat-obatan serta logistik khusus untuk memenuhi kebutuhan ibu hamil dan anak-anak balita di lokasi bencana.

Suara.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto secara resmi melepas keberangkatan Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati di Pelabuhan PT Lingga Perdana, Cilegon, Banten, Kamis (20/8/2026) malam.

Pengiriman kapal tersebut merupakan langkah partai dalam merespons bencana gempa bumi tektonik berkekuatan 7,7 SR yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hasto menjelaskan, pergerakan kapal tersebut merupakan instruksi langsung dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk memperkuat tim yang sudah lebih dulu berada di lokasi bencana.

"Jadi sesuai dengan arahan Ibu Megawati Soekarnoputri, hari ini PDI Perjuangan mengirimkan Kapal Laksamana Malahayati untuk bergabung bersama tim Baguna dan relawan kesehatan yang telah datang di wilayah bencana di Flores dan sekitarnya. Di sana ada Pak Ganjar Pranowo, Ibu Risma, dan kemudian Ibu Ribka Tjiptaning, dan Ibu Sri Rahayu, serta Pak Andreas Pareira," ujar Hasto di lokasi.

Ia menekankan bahwa misi kemanusiaan tersebut murni digerakkan oleh semangat persaudaraan tanpa melihat latar belakang politik masyarakat yang terdampak.

"Partai digerakkan oleh nilai-nilai gotong royong dan kemanusiaan melalui Baguna dan tim relawan kesehatan untuk membantu masyarakat NTT khususnya Flores, yang terkena dampak bencana akibat gempa alam tektonik dengan skala 7,7 skala richter," jelasnya.

"Kapal Laksamana Malahayati ini akan melengkapi seluruh tim Baguna dan relawan kesehatan dan membantu rakyat tanpa membeda-bedakan apa pilihan politiknya, suku, agama, and status sosial. Karena sebagai warga bangsa, nilai-nilai kemanusiaan itulah yang seharusnya membangun solidaritas kita untuk bergotong royong membantu siapapun yang menderita akibat korban bencana," sambungnya.

Terkait logistik yang dibawa, Kapal Laksamana Malahayati mengangkut bantuan spesifik yang sering kali terlupakan dalam penanganan darurat bencana, terutama bagi kelompok rentan.

"Ada beberapa bahan-bahan obat-obatan, dan sesuai dengan kebutuhan terutama untuk kebutuhan ibu-ibu dan anak-anak balita. Karena di dalam mitigasi bencana, daftar yang dibuat oleh Ibu Megawati Soekarnoputri seringkali bantuan terhadap ibu-ibu, perempuan hamil, anak-anak balita, dan kebutuhan khusus perempuan ini seringkali terlewatkan. Karena itulah ini melengkapi bantuan-bantuan yang sudah dikirim oleh PDI Perjuangan, seperti Pak Andreas Pareira misalnya, tadi juga mengirimkan tenda-tenda yang diperlukan untuk para pengungsi," urai Hasto.

baca juga
Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto. (Suara.com/Faqih Fathurrahman)
Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto. (Suara.com/Faqih Fathurrahman)

Dalam pelepasan tersebut, Hasto didampingi sejumlah pengurus partai, termasuk Ketua DPD Banten Ade Sumardi, Sekretaris DPD Wanto Sugito, serta kader muda Seno Bagaskoro.

"Dan untuk itu kami juga didampingi oleh Ketua DPD Banten, Pak Ade Sumardi, bersama Sekretaris, Bung Wanto, dan juga Seno Bagaskoro yang besok akan berangkat ke Belanda mendapatkan beasiswa dari Ibu Megawati Soekarnoputri untuk melanjutkan pendidikannya," tambahnya.

Hasto berharap aksi gotong royong tersebut dapat memicu solidaritas nasional yang lebih luas di tengah situasi duka yang dialami warga Flores.

"Dan kepada teman-teman pers, kami mengucapkan terima kasih. Semoga gotong royong dari seluruh kader-kader PDI Perjuangan ini juga menggerakkan seluruh sesama anak bangsa untuk bergotong royong dan menggelorakan jiwa kemanusiaan kita agar Indonesia betul-betul satu dalam solidaritas, dalam bela rasa, untuk membantu siapapun yang menderita akibat korban bencana. Terima kasih. Merdeka!" pungkasnya.

Profil RS Apung Laksamana Malahayati

Rumah Sakit Apung (RSA) Laksamana Malahayati merupakan kapal rumah sakit PDI Perjuangan yang mengemban misi pelayanan kesehatan bagi masyarakat di kawasan pesisir atau pulau-pulau terpencil di Indonesia.

Kapal tersebut mulai menjelajah perairan Nusantara setelah diluncurkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada pertengahan Juni 2023. RSA Laksamana Malahayati dioperasikan oleh 12 anak buah kapal dan delapan tenaga kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT

Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Update Gempa NTT: 75 Meninggal, 907 Luka, Gempa Susulan 3.752 Kali

Update Gempa NTT: 75 Meninggal, 907 Luka, Gempa Susulan 3.752 Kali

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:03 WIB

Jakarta Kirim Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Dikirim Lewat Udara dan Laut

Jakarta Kirim Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Dikirim Lewat Udara dan Laut

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:54 WIB

Pemulihan Jaringan Listrik Pascagempa NTT

Pemulihan Jaringan Listrik Pascagempa NTT

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Purbaya Jamin Tambah Anggaran Korban Bencana Gempa NTT, Tinggal Tunggu Arahan Prabowo

Purbaya Jamin Tambah Anggaran Korban Bencana Gempa NTT, Tinggal Tunggu Arahan Prabowo

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Temui Korban Gempa NTT, Purbaya: Presiden Prabowo Tidak Melupakan Kondisi Masyarakat

Temui Korban Gempa NTT, Purbaya: Presiden Prabowo Tidak Melupakan Kondisi Masyarakat

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Tinjau Langsung Penyaluran Bantuan Korban Gempa Flores

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Tinjau Langsung Penyaluran Bantuan Korban Gempa Flores

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun

Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Pulau Palue NTT

Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Pulau Palue NTT

Foto | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Peringatan Dini Tsunami Flores Keluar Dua Menit, Apakah Cukup?

Peringatan Dini Tsunami Flores Keluar Dua Menit, Apakah Cukup?

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:57 WIB

Terkini

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Banten | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Video | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK

Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka

Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:57 WIB

×