OPM Eksekusi Agen BIN di Yahukimo: Korban Sudah Lama Jadi Target Operasi Rahasia!

Muhamad Yasir

Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:44 WIB
OPM Eksekusi Agen BIN di Yahukimo: Korban Sudah Lama Jadi Target Operasi Rahasia!
Pasukan TPNPB-OPM. (Dok, Sebby Sambom)
baca 10 detik
  • TPNPB-OPM mengeksekusi seorang pria yang dituduh sebagai agen intelijen BIN di Yahukimo.
  • Eksekusi mati tersebut dipimpin oleh Kombi Yemberenge di Kali Bonto pada Kamis pagi.
  • Kelompok tersebut memperingatkan seluruh warga sipil agar menjauhi aparat keamanan Indonesia.

Suara.com - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengeksekusi seorang yang diklaim sebagai agen intelijen Badan Intelijen Negara (BIN) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Klaim tersebut disampaikan Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom melalui siaran pers yang diterima Suara.com, pada Jumat (21/8/2026).

Sebby menyebut eksekusi terjadi di Kali Bonto, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Kamis (20/8/2026) pagi. Operasi tersebut berlangsung sekitar pukul 06.23 hingga 07.00 WIT dan dipimpin Kombi Yemberenge.

"Kami bertanggung jawab atas eksekusi mati terhadap seorang agen intelijen militer pemerintah Indonesia (BIN) di Kali Bonto, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo pada Kamis, 20 Agustus 2026 dalam operasi rahasia yang dipimpin oleh Kombi Yemberenge," ungkap Sebby.

Sebby mengklaim korban telah lama menjadi target operasi TPNPB Kodap XVI Yahukimo. Ia menyebut korban sebagai agen intelijen BIN yang dituding membocorkan informasi mengenai keberadaan pasukan TPNPB kepada aparat keamanan.

Menurut Sebby, informasi tersebut menjadi penyebab terjadinya sejumlah penembakan dan penangkapan terhadap anggota TPNPB di wilayah Yahukimo.

"Korban telah di identifikasi oleh PIS TPNPB sebagai agen intelijen militer pemerintah Indonesia (BIN) yang selama ini membocorkan informasi terhadap aparat militer Indonesia atas keberadaan pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo sehingga banyak terjadinya penembakan dan penangkapan terhadap pasukan TPNPB," ujarnya.

Atas dasar tudingan tersebut, Sebby mengklaim tindakan yang dilakukan pasukan TPNPB dari Batalyon Yallenang merupakan bagian dari operasi mereka di wilayah konflik.

Namun, klaim mengenai identitas korban, kronologi maupun eksekusi tersebut belum dapat diverifikasi.

baca juga

Minta Warga Jauhi Aparat

Dalam pernyataannya, Sebby juga mengeluarkan imbauan sekaligus peringatan kepada warga sipil di Yahukimo agar menjauh dari aparat keamanan Indonesia.

Ia meminta warga pendatang maupun orang asli Papua tidak berada di dekat aparat militer apabila tidak ingin menjadi sasaran operasi berikutnya yang diklaim akan dilakukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo.

"Kami juga mengimbau kepada seluruh warga imigran Indonesia dan orang Papua pada khususnya untuk segera jaga jarak dengan aparat militer Indonesia, jika tidak menjadi sasaran berikutnya dalam operasi rahasia yang dilakukan oleh pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo di pusat Kota Dekai," ujar Sebby.

TPNPB OPM juga memperingatkan warga yang bekerja sebagai aparatur sipil negara (ASN), anggota DPR, anggota Majelis Rakyat Papua (MRP), tukang ojek, pedagang, hingga pemilik kios yang disebut mendukung pemerintah Indonesia.

Sebby meminta mereka menghentikan aktivitasnya karena khawatir menjadi sasaran operasi susulan.

Selain itu, ia juga menyerukan kepada orang-orang yang mereka klaim sebagai agen intelijen pemerintah Indonesia untuk meninggalkan wilayah konflik di Tanah Papua. Menurut Sebby langkah tersebut diperlukan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa dari kalangan sipil.

"Hal ini perlu kami tegaskan agar tidak adanya jatuhnya korban jiwa yang berlebihan dari warga sipil," pungkas Sebby.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TPNPB-OPM Akui Tembak TNI dan Intel di Tolikara, Ada Korban Jiwa

TPNPB-OPM Akui Tembak TNI dan Intel di Tolikara, Ada Korban Jiwa

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:02 WIB

OPM Klaim Markas Puncak Jaya Digempur Drone Militer Indonesia, Begini Kondisinya

OPM Klaim Markas Puncak Jaya Digempur Drone Militer Indonesia, Begini Kondisinya

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:37 WIB

Diwarnai Kontak Tembak, TNI Evakuasi Dua Jenazah Korban OPM di Yahukimo

Diwarnai Kontak Tembak, TNI Evakuasi Dua Jenazah Korban OPM di Yahukimo

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 17:42 WIB

Terkini

Harga Bisa Mentok Rp1, Investor Diminta Jangan Buru-buru Serok Saham

Harga Bisa Mentok Rp1, Investor Diminta Jangan Buru-buru Serok Saham

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:43 WIB

Unsoed Buka Suara Soal OTT KPK, Pastikan Tak Ada Kekosongan Kepemimpinan di Rektorat

Unsoed Buka Suara Soal OTT KPK, Pastikan Tak Ada Kekosongan Kepemimpinan di Rektorat

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:35 WIB

BI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Transformasi Digital, Andalkan e-Farming hingga QRIS

BI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Transformasi Digital, Andalkan e-Farming hingga QRIS

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Nekat Jualan Dekat Masjid, Toko Miras di Blitar Akhirnya Digembok

Nekat Jualan Dekat Masjid, Toko Miras di Blitar Akhirnya Digembok

Jatim | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Ulasan Dan Bandung: Adaptasi Novel Pidi Baiq yang Sukses Menguras Air Mata

Ulasan Dan Bandung: Adaptasi Novel Pidi Baiq yang Sukses Menguras Air Mata

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Botok Aktivis Pati Balas Bamus Betawi: Urusan Kami dengan Pejabat Ruwet, Bukan Warga Jakarta

Botok Aktivis Pati Balas Bamus Betawi: Urusan Kami dengan Pejabat Ruwet, Bukan Warga Jakarta

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq Punya Tanah dan Bangunan Rp2,5 Miliar!

Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq Punya Tanah dan Bangunan Rp2,5 Miliar!

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:23 WIB

Mekaar InspirAksi, Kolaborasi Nasabah dan Karyawan PNM Perluas Dampak Pemberdayaan

Mekaar InspirAksi, Kolaborasi Nasabah dan Karyawan PNM Perluas Dampak Pemberdayaan

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:22 WIB

Sering Dianggap Sama, Ini 5 Perbedaan Freckles Alami vs Sunspots Flek Penuaan

Sering Dianggap Sama, Ini 5 Perbedaan Freckles Alami vs Sunspots Flek Penuaan

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:18 WIB

Sindir Pramono? Maruarar Tanya Lokasi Rumah Kumuh di Jakarta, Mau Diperbaiki Prabowo

Sindir Pramono? Maruarar Tanya Lokasi Rumah Kumuh di Jakarta, Mau Diperbaiki Prabowo

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:16 WIB

×