Kalimantan Membara, Ridwan Andi Wittiri Desak Evaluasi Total Karhutla: Ini Soal Nyawa Rakyat

Bangun Santoso

Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:23 WIB
Kalimantan Membara, Ridwan Andi Wittiri Desak Evaluasi Total Karhutla: Ini Soal Nyawa Rakyat
Anggota Komisi XII DPR RI, H. Ridwan Andi Wittiri. (Ist)
baca 10 detik
  • Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan pada Agustus 2026 menyebabkan ribuan titik panas serta kabut asap pekat.
  • Anggota Komisi XII DPR RI mendesak evaluasi sistem antisipasi, percepatan pemadaman, dan modifikasi cuaca secara masif.
  • Pemerintah harus menegakkan hukum tanpa pandang bulu serta melindungi kesehatan warga yang terserang ISPA.

Suara.com - Kondisi lingkungan di Pulau Kalimantan kembali memasuki fase kritis seiring dengan meluasnya kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.

Anggota Komisi XII DPR RI, H. Ridwan Andi Wittiri, menyatakan keprihatinan mendalam atas bencana tahunan yang kembali melanda tiga provinsi prioritas, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Krisis ini telah memicu kemunculan ribuan titik panas yang mengancam ekosistem dan kesehatan masyarakat luas.

Berdasarkan pantauan terkini, situasi di lapangan menunjukkan eskalasi yang sangat mengkhawatirkan.

Ridwan Andi Wittiri mengungkapkan bahwa sebaran api kini tidak lagi terkendali di beberapa titik tertentu saja, melainkan sudah mengepung wilayah pemukiman dan pusat kota.

“Data terbaru menunjukkan lebih dari 2.000 titik panas terpantau di seluruh Kalimantan, dengan konsentrasi tertinggi di Kalimantan Tengah dan ini terus bertambah. Kabut asap sudah menyelimuti Palangka Raya sejak pertengahan Agustus, jarak pandang di beberapa titik anjlok hingga di bawah satu kilometer, dan ribuan warga mulai terserang ISPA. Ini bukan lagi soal cuaca, ini soal nyawa dan hak hidup sehat rakyat kita,” ujar Ridwan dalam keterangannya, Jumat (21/8/2026).

Evaluasi Total Sistem Antisipasi Karhutla

Persoalan karhutla di Kalimantan bukanlah isu baru, melainkan masalah sistemik yang telah berulang sejak tahun 1996.

Ridwan Andi Wittiri menyoroti bahwa pola kejadian tahunan ini menunjukkan adanya kelemahan mendasar dalam kesiapsiagaan dini pemerintah dan instansi terkait.

baca juga

Ia menekankan bahwa faktor alam tidak bisa terus-menerus dijadikan alasan utama atas kegagalan pencegahan kebakaran.

Menurutnya, sistem deteksi dini dan mitigasi harus dirombak secara total agar tidak hanya bersifat reaktif saat api sudah membesar.

Kesiapan menghadapi musim kemarau seharusnya sudah matang jauh sebelum titik panas pertama muncul di satelit.

“Kalau setiap tahun ceritanya sama, El Nino dan kemarau dijadikan kambing hitam, maka ada yang salah dengan sistem antisipasi kita, bukan cuma dengan alamnya,” ujarnya.

Percepatan Operasi Pemadaman dan Modifikasi Cuaca

Dalam upaya memadamkan api yang terus menjalar, Ridwan memberikan apresiasi terhadap kerja keras personel gabungan di lapangan, mulai dari TNI, Polri, BNPB, hingga tim Manggala Agni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Karhutla, PKB Sentil Menhut: Jangan Cuma 'Cosplay Damkar'

Soal Karhutla, PKB Sentil Menhut: Jangan Cuma 'Cosplay Damkar'

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:01 WIB

Kalimantan Disebut Setengah Neraka, Pemerintah Didesak Tetapkan Status Bencana Nasional Karhutla

Kalimantan Disebut Setengah Neraka, Pemerintah Didesak Tetapkan Status Bencana Nasional Karhutla

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:44 WIB

Asap Karhutla Mengancam, Wakil Ketua Komisi X DPR Usul Sekolah Diliburkan

Asap Karhutla Mengancam, Wakil Ketua Komisi X DPR Usul Sekolah Diliburkan

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Penerbangan di Kalimantan Kacau Balau, Penumpang Terlantar Hingga Pembatalan

Penerbangan di Kalimantan Kacau Balau, Penumpang Terlantar Hingga Pembatalan

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Karhutla Kalimantan Kian Parah, DPR Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional

Karhutla Kalimantan Kian Parah, DPR Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:04 WIB

Donasi NTT Masih Berjalan, Melanie Subono Menuju Kebakaran Hutan Kalimantan

Donasi NTT Masih Berjalan, Melanie Subono Menuju Kebakaran Hutan Kalimantan

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:37 WIB

PNKT Kerahkan Personel Karang Taruna Bantu Penanganan Karhutla Sumatera dan Kalimantan

PNKT Kerahkan Personel Karang Taruna Bantu Penanganan Karhutla Sumatera dan Kalimantan

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Terkini

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:56 WIB

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

×