CCTV Tangkap Gerak-gerik Terduga Curanmor di Kawasan Osaka, Dua Pria Langsung Diringkus

Galih Prasetyo

Minggu, 23 Agustus 2026 | 05:00 WIB
CCTV Tangkap Gerak-gerik Terduga Curanmor di Kawasan Osaka, Dua Pria Langsung Diringkus
Ilustrasi curanmor. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Petugas keamanan mengamankan dua pria berinisial AI dan JM di Jalan Yos Sudarso pada 12 Agustus 2026.
  • Penangkapan kedua terduga pencuri motor Honda Beat tersebut berkat rekaman kamera pengawas dan sistem pemantauan kawasan Osaka.
  • Pelaku beserta barang bukti telah diserahkan kepada Polsek Teluknaga guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Suara.com - Dua pria berinisial AI (41) dan JM (32) diamankan petugas keamanan setelah diduga terlibat pencurian sepeda motor di kawasan Osaka, Tangerang, Banten.

Keduanya terdeteksi kembali memasuki kawasan tersebut hanya dua hari setelah motor milik seorang pegawai tenant dilaporkan hilang.

Peristiwa pencurian terjadi pada 10 Agustus 2026.

Sepeda motor Honda Beat milik korban dilaporkan raib, kemudian tim keamanan menelusuri rekaman kamera pengawas untuk mencari petunjuk.

Dari rekaman CCTV, petugas memperoleh gambaran mengenai dua orang yang diduga berkaitan dengan pencurian tersebut.

Informasi itu kemudian digunakan sebagai dasar pemantauan di lapangan.

Dua hari berselang, AI dan JM diduga kembali memasuki kawasan menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter.

Keberadaan mereka terdeteksi sistem keamanan sebelum informasi diteruskan kepada petugas di lapangan.

Petugas kemudian menutup sejumlah akses keluar untuk mempersempit ruang gerak keduanya. AI dan JM akhirnya diamankan di Jalan Yos Sudarso.

baca juga

Keduanya selanjutnya diserahkan kepada Polsek Teluknaga bersama barang bukti untuk menjalani proses hukum.

CCTV Tangkap Gerak-gerik Terduga Curanmor di Kawasan Osaka, Dua Pria Langsung Diringkus [Istimewa]
CCTV Tangkap Gerak-gerik Terduga Curanmor di Kawasan Osaka, Dua Pria Langsung Diringkus [Istimewa]

CCTV dan Respons Petugas Terintegrasi

Di PIK, CCTV menjadi bagian dari sistem keamanan terintegrasi yang beroperasi selama 24 jam.

Kamera CCTV di kawasan tersebut terhubung dengan Master Control Room yang memantau kondisi lapangan secara real time.

Pemantauan dilakukan melalui jaringan kamera yang tersebar di sejumlah titik.

Sistem tersebut berjalan bersama personel keamanan yang ditempatkan di lapangan.

Ketika ruang kendali menerima informasi mengenai aktivitas yang perlu diwaspadai, petugas dapat segera melakukan tindak lanjut.

Teknologi dan personel lapangan menjadi bagian dari satu rangkaian respons.

Dalam kasus pencurian sepeda motor di Osaka, prosesnya dimulai dari penelusuran rekaman, identifikasi, pemantauan hingga pengamanan terhadap dua orang yang diduga terlibat.

Jarak waktu antara laporan kehilangan dan pengamanan kedua pria tersebut tercatat dua hari.

Pengamanan Berlapis di Kawasan

Pengelola kawasan juga menerapkan sistem kontrol akses sebagai bagian dari pengamanan.

Pada kluster hunian, misalnya, sistem double gate digunakan sebagai lapisan tambahan untuk mengawasi kendaraan dan orang yang keluar-masuk.

Pengamanan menjadi semakin penting seiring meningkatnya aktivitas masyarakat.

Selain penghuni dan pekerja, kawasan tersebut setiap hari didatangi pengunjung pusat kuliner maupun wisatawan yang menuju berbagai destinasi.

Semakin tinggi mobilitas masyarakat, semakin kompleks pula tantangan yang dihadapi petugas keamanan.

Karena itu, kecepatan memperoleh informasi menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan respons di lapangan.

Keberadaan CCTV dan ruang kendali membantu petugas mendapatkan gambaran situasi secara lebih cepat.

Namun, teknologi tetap menjadi bagian dari sistem yang membutuhkan dukungan kewaspadaan masyarakat.

Masyarakat Tetap Diminta Waspada

Sistem keamanan kawasan tidak menggantikan kewaspadaan pemilik kendaraan.

Pengunjung maupun pekerja tetap disarankan memarkir kendaraan di lokasi yang semestinya dan menggunakan pengamanan tambahan apabila diperlukan.

Pemilik kendaraan juga diimbau tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan.

Jika terjadi kehilangan atau menemukan aktivitas mencurigakan, laporan secepatnya kepada petugas dapat membantu mempercepat penanganan.

Kasus tersebut menjadi contoh bagaimana informasi dari kamera pengawas dapat ditindaklanjuti dengan respons langsung di lapangan.

Kolaborasi antara teknologi, petugas keamanan dan kewaspadaan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan kawasan dengan aktivitas yang terus berkembang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang SUV Listrik Memanas: Nevo Q05 Pamer Ngecas Kilat, Leap Motor Andalkan Sasis Eropa

Perang SUV Listrik Memanas: Nevo Q05 Pamer Ngecas Kilat, Leap Motor Andalkan Sasis Eropa

Otomotif | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:26 WIB

Modal Kunci Duplikat, Mantan Karyawan Sate Babi Curi 2 Motor Milik Bos di Tambora

Modal Kunci Duplikat, Mantan Karyawan Sate Babi Curi 2 Motor Milik Bos di Tambora

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:04 WIB

Syarat Motor Listrik yang Bakal Dapat Subsidi Pemerintah, Harus Gunakan Baterai Nikel

Syarat Motor Listrik yang Bakal Dapat Subsidi Pemerintah, Harus Gunakan Baterai Nikel

Otomotif | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:08 WIB

Keluarga Siswa Tewas Imbas Jalan Licin Kramatjati Tuntut Penataan Pasar Tumpah

Keluarga Siswa Tewas Imbas Jalan Licin Kramatjati Tuntut Penataan Pasar Tumpah

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Tampang Sangar Harga Murah, Motor TVS Raider Edisi Dokter Doom Resmi Mengaspal

Tampang Sangar Harga Murah, Motor TVS Raider Edisi Dokter Doom Resmi Mengaspal

Otomotif | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:49 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×