- Menteri PPPA mengingatkan risiko hipotermia hingga kekerasan bagi anak di pengungsian pascagempa Kabupaten Nagekeo, NTT, setelah seorang balita meninggal dunia.
- Kementerian PPPA berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan pemenuhan kebutuhan dasar, pemeriksaan kesehatan, serta penyediaan ruang aman bagi anak terdampak bencana.
- Kementerian PPPA menyalurkan sekitar 30 ton bantuan spesifik bagi perempuan dan anak.
Kemen PPPA Kirim 30 Ton Bantuan
Di tengah kondisi tersebut, Kementerian PPPA bersama sejumlah mitra menyiapkan sekitar 30 ton bantuan kebutuhan spesifik bagi perempuan dan anak untuk wilayah terdampak gempa di NTT.
Bantuan itu telah disalurkan pada Senin (24/8/2026) dengan dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Lanud Halim Perdanakusuma.
Bantuan akan dikirim ke sejumlah wilayah terdampak di Pulau Flores dan tujuh kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Nagekeo.
Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mendukung perlindungan dan pemulihan psikososial para pengungsi, terutama perempuan dan anak.