Keluarga Tolak Autopsi Bambang yang Tewas Dikeroyok Saat Pejompongan Ricuh

Muhamad Yasir

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:12 WIB
Keluarga Tolak Autopsi Bambang yang Tewas Dikeroyok Saat Pejompongan Ricuh
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. [Suara.com/Humas Polda Metro]
baca 10 detik
  • Bambang Kurniawan (60) tewas dikeroyok orang tak dikenal saat kerusuhan di Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).
  • Keluarga korban menolak proses autopsi di RS Polri Kramat Jati sehingga polisi belum dapat memastikan penyebab kematiannya.
  • Aksi pengeroyokan menggunakan bambu dan penyeretan terhadap korban tersebut sempat terekam dalam video yang beredar di media sosial.

Suara.com - Pihak keluarga menolak autopsi terhadap Bambang Kurniawan (60) yang meninggal dunia setelah ditemukan tak sadarkan diri di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, saat kerusuhan pascademonstrasi pada Kamis (27/8/2026) malam. Akibat penolakan tersebut, polisi belum dapat memastikan penyebab kematiannya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan korban awalnya ditemukan dalam kondisi pingsan saat tim Dokkes Polda Metro Jaya melakukan evakuasi di kawasan Pejompongan.

"Dibawa ke RS Mintohardjo, penanganan di rs yang bersangkutan meninggal dunia," kata Budi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Jenazah korban, kata Budi, kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani proses identifikasi. Polisi sempat menawarkan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian.

Namun, keluarga korban menolak permintaan tersebut dan telah membuat surat pernyataan menoloak autopsi.

"Kami tadi pagi bertemu anak almarhum yang bersangkutan tak bersedia autopsi," ujarnya.

Situasi rumah duka Bambang Setiawan di Pejompongan Raya, Jumat (28/8/2026). [Suara.com/Faqih]
Situasi rumah duka Bambang Setiawan di Pejompongan Raya, Jumat (28/8/2026). [Suara.com/Faqih]

Diseret dan Dipukuli

Sebelumnya, seorang warga bernama Bambang Kurniawan (60) dilaporkan tewas setelah dikeroyok sekelompok orang tak dikenal di kawasan Pejompongan.

Menurut kesaksian warga, Bambang awalnya sedang duduk di dalam gang dekat rumahnya. Sekelompok orang kemudian datang dan membawa korban keluar menuju jalan raya.

baca juga

“Lagi di gang, lagi duduk, orang pada datang ke dalam, ya kan. Dia enggak tahu apa-apa, langsung dia dibawa,” kata Yoga, warga sekitar.

Bambang kemudian disebut dipukuli hingga mengalami kondisi kritis sebelum akhirnya meninggal dunia.

Aksi pengeroyokan tersebut juga terekam dalam video yang beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, sejumlah orang terlihat memukuli korban menggunakan bambu dan sempat menyeretnya di jalan raya.

Kerusuhan di kawasan Pejompongan terjadi setelah demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada Kamis (27/8/2026) berujung ricuh.

Sebagian massa yang masih bertahan di sekitar kompleks parlemen kemudian dipukul mundur aparat ke arah Slipi. Kericuhan selanjutnya meluas hingga kawasan Slipi dan Pejompongan.

Sejumlah fasilitas publik turut menjadi sasaran, termasuk pos polisi dan kamera CCTV.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada yang Membayar! Polisi Buru Perekrut Anak-anak dan Pendana Kerusuhan Demo 27 Agustus

Ada yang Membayar! Polisi Buru Perekrut Anak-anak dan Pendana Kerusuhan Demo 27 Agustus

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Ricuh Demo DPR: 322 Orang Ditangkap, 160 di Antaranya Masih Anak-anak

Ricuh Demo DPR: 322 Orang Ditangkap, 160 di Antaranya Masih Anak-anak

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:14 WIB

Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah

Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×