- Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memastikan tidak ada kebakaran di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
- Asap yang muncul di ruang baterai UPS area basement berasal dari respons otomatis sistem fire fighting akibat aktivitas fogging.
- Tim Biro Umum KPK bersama 14 personel pemadam kebakaran segera menangani lokasi tanpa adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak terjadi kebakaran di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8/2026). Asap yang sempat terlihat berasal dari sistem fire fighting di area basement.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, saat kejadian KPK tengah melakukan fogging di area gedung. Aktivitas tersebut kemudian terdeteksi oleh sistem fire fighting.
Sistem tersebut merespons secara otomatis dengan mengeluarkan asap sebagai bagian dari mekanisme pemadaman apabila terdeteksi adanya percikan api pada perangkat elektronik.
“Kami konfirmasi, bahwa tidak ada kebakaran di gedung Merah Putih KPK,” kata Budi kepada wartawan, Sabtu (29/8/2026).
Budi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di area basement, tepatnya ruang baterai uninterruptible power supply (UPS).
“Peristiwa ini terjadi di area basement, yakni di ruang baterai UPS,” ujar Budi.
Untuk memastikan kondisi gedung tetap aman, Tim Biro Umum KPK langsung melakukan penanganan terhadap asap yang muncul. Pemeriksaan juga dilakukan di sejumlah area lain untuk mengantisipasi risiko lanjutan.
“Saat ini Tim Biro Umum sedang mem-vakum asap, dan pengecekan di area-area lainnya untuk memitigasi dan mencegah potensi risiko,” tandas dia.
Meski tidak terjadi kebakaran, petugas pemadam kebakaran tetap dikerahkan ke lokasi sebagai langkah penanganan dan memastikan kondisi gedung aman.
Sebanyak 14 personel pemadam kebakaran tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 11.32 WIB. Proses pendinginan kemudian dilakukan pada pukul 11.34 WIB.
Berdasarkan laporan yang diterima, tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.