'Kami Tak Akan Hilangkan Nilai Tradisional', Komitmen Warga Sade Bangkit dari Puing Kebakaran

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:13 WIB
'Kami Tak Akan Hilangkan Nilai Tradisional', Komitmen Warga Sade Bangkit dari Puing Kebakaran
Musibah kebakaran yang melanda Desa Adat Sade, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyisakan dampak besar terhadap pariwisata dan ekonomi lokal masyarakat Sasak. (foto dok. Kemenpar)
baca 10 detik
  • Kebakaran melanda Desa Adat Sade di NTB pada 27 Agustus 2026, menyebabkan ratusan warga serta pelaku wisata terdampak.
  • Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana meninjau lokasi pada 27 Agustus 2026 untuk memastikan pemulihan mempertahankan autentisitas arsitektur Sasak.
  • Pemerintah menyusun master plan rekonstruksi dan menyalurkan bantuan modal kerja serta alat tenun bagi warga setempat.

Suara.com - Musibah kebakaran yang melanda Desa Adat Sade, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyisakan dampak besar terhadap pariwisata dan ekonomi lokal masyarakat Sasak.

Data per 27 Agustus 2026 mencatat ada 189 Kepala Keluarga dan 320 pelaku usaha pariwisata yang terkena dampak langsung dari musibah ini.

Kerusakan fisik di lokasi pun tak sedikit. Sebanyak 75 unit rumah adat, 69 artshop, 8 lumbung alang, hingga museum adat (Bale Beleq) ikut hangus terbakar. Aktivitas ekonomi penenun hingga pemandu wisata lokal mendadak lumpuh total.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa pemulihan Desa Sade tidak boleh sekadar urusan membangun kembali fondasi bangunan secara fisik, melainkan juga harus mempertahankan autentisitas arsitektur khas Sasak.

“Saya datang ke Sade untuk hadir bersama masyarakat, mulai dari ibu-ibu penenun hingga kepala desa. Saya ingin mendengar kebutuhan mereka. Sebagian besar masyarakat Sade adalah penjaga tradisi sekaligus wajah pariwisata Lombok,” ujar Widiyanti usai meninjau lokasi pada Kamis (27/8/2026).

Pemerintah bersama Pemprov NTB dan Pemkab Lombok Tengah kini menyusun strategi jangka panjang.

Salah satu poin utamanya adalah penyusunan Master Plan Rekonstruksi yang melibatkan warga lokal.

Unsur keselamatan modern seperti Proteksi Kebakaran Terintegrasi (APAR komunal dan penampungan air darurat) akan disisipkan tanpa merusak estetika tradisional desa.

Tak hanya itu, bantuan berupa modal kerja dan alat tenun mulai disalurkan agar warga bisa perlahan bangkit.

baca juga

Warga lokal, Amak Pani, menegaskan komitmen masyarakat untuk tetap menjaga identitas warisan leluhur dalam proses pembangunan ulang.

“Kami tidak akan menghilangkan nilai tradisional dari bentuk rumah kami di sini. Matur tampiasih atas bantuan seluruh pihak, semoga Sade bisa terbangun kembali seperti semula,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:36 WIB

BEI Peringatkan Efek Karhutla: Pasokan Unit Karbon Bisa Menyusut

BEI Peringatkan Efek Karhutla: Pasokan Unit Karbon Bisa Menyusut

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:35 WIB

Malaysia Darurat Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Infeksi ISPA hingga Diterjang Super El Nino

Malaysia Darurat Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Infeksi ISPA hingga Diterjang Super El Nino

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:52 WIB

Kabut Asap Makin Pekat di Palembang, Kota Mulai Berselimut Kelabu

Kabut Asap Makin Pekat di Palembang, Kota Mulai Berselimut Kelabu

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Terkini

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:40 WIB

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Pabrik BYD di Subang Didemo Warga, Menperin: Bukan Urusan Kemenperin

Pabrik BYD di Subang Didemo Warga, Menperin: Bukan Urusan Kemenperin

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Produsen Bihun Teriak, Harga Beras Pecah di Dalam Negeri Mahal

Produsen Bihun Teriak, Harga Beras Pecah di Dalam Negeri Mahal

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara

Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:32 WIB

POCO X8 dan C95 Pro Meluncur, Bawa Baterai Jumbo hingga 8.340 mAh, Harga Mulai Rp3 Jutaan

POCO X8 dan C95 Pro Meluncur, Bawa Baterai Jumbo hingga 8.340 mAh, Harga Mulai Rp3 Jutaan

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:31 WIB

×