- Survei Poltracking Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Badan Gizi Nasional hanya 42,1 persen.
- Sebanyak 49,2 persen responden menyatakan tidak puas terhadap pelaksanaan program MBG di lapangan.
- Direktur Eksekutif Poltracking Yuda AR menilai rendahnya kepuasan ini menjadi peringatan bagi pemerintah memperbaiki penyelenggaraan program.
Yuda melihat kondisi tersebut sebagai kesenjangan antara gagasan awal MBG yang mendapat apresiasi dengan pelaksanaannya di lapangan.
Menurutnya, persoalan penerjemahan kebijakan, implementasi, hingga eksekusi membuat persepsi publik terhadap program tersebut berubah.
“Meskipun program awalnya diapresiasi positif, tetapi karena penerjemahannya, implementasinya, eksekusinya dalam persepsi publik menjadi negatif,” ujar Yuda.
Karena itu, Yuda menilai hasil survei tersebut harus menjadi peringatan bagi pemerintah untuk segera membenahi penyelenggaraan MBG.
“Lagi-lagi MBG bisa dikatakan rapor merah, peringatan penting bagi pemerintah untuk memperbaiki dari sisi penyelenggaraan,” pungkasnya.
Reporter : Agustin Dwi Anggraini