Bisakah Energi Terbarukan Bantu Warga NTT Hadapi Krisis Air dan Kemiskinan?

Bimo Aria Fundrika

Senin, 31 Agustus 2026 | 16:54 WIB
Bisakah Energi Terbarukan Bantu Warga NTT Hadapi Krisis Air dan Kemiskinan?
Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) (Pexels/Quang Nguyen Vinh)

Suara.com - Gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026 kembali menegaskan betapa rentannya wilayah ini terhadap bencana alam. Kerentanan itu berlapis dengan persoalan ekonomi: data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat NTT berada di peringkat keenam nasional untuk persentase penduduk miskin per Maret 2026, dengan angka mencapai 17,52 persen.

Bagi Institute for Essential Services Reform (IESR), dua persoalan itu—kerentanan bencana dan kemiskinan—tidak bisa diselesaikan terpisah dari cara warga NTT mengakses energi.

Alih-alih hanya mempersoalkan pemadaman listrik atau ketergantungan pada diesel, IESR mendorong energi terbarukan sebagai jalan masuk untuk memperbaiki hidup sehari-hari masyarakat, mulai dari ketersediaan air bersih hingga penghasilan tambahan dari hasil panen.

Potensi di atas kertas sebenarnya sangat besar. Kajian IESR memperkirakan potensi teknis energi surya NTT mencapai sekitar 338,59 GWp, sementara potensi produksi hidrogen hijaunya diperkirakan sekitar 5,14 juta ton per tahun. Namun angka-angka itu belum banyak berarti bagi warga jika tidak diterjemahkan menjadi manfaat langsung.

Chief Executive Officer IESR Fabby Tumiwa, saat meluncurkan Inisiatif NTT Net Zero Emission (NZE) 2050 di Kupang pada 19 Agustus 2026, menyoroti bahwa persoalan NTT bukan pada minimnya sumber energi, melainkan pada belum tersambungnya potensi itu ke rumah tangga, usaha kecil, dan sumber penghidupan warga.

Karena itu, IESR bersama Pemerintah Provinsi NTT menetapkan target NZE pada 2050, satu dekade lebih cepat dari target nasional, dan sejak Juni 2026 telah menyusun peta jalan dekarbonisasi sektor kelistrikan di provinsi tersebut.

Salah satu contoh paling konkret dari pendekatan ini terlihat di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Manager NTT NZE 2050 IESR, Maghribul Falah, menjelaskan bahwa pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di sana akan dipadukan dengan teknologi desalinasi untuk mengatasi krisis air yang selama ini dihadapi warga.

Air bersih hasil olahan akan mengalir ke rumah tangga di Desa Seo dan Desa Manumean, mendukung dua kelompok tani di Oerinbesi, sekaligus dipakai sebagai sarana belajar pompa air tenaga surya bagi siswa SMK setempat.

Pendekatan serupa akan direplikasi lewat tiga skema proyek percontohan hingga 2027: PLTS berkapasitas 100–250 kWp untuk kegiatan produktif seperti mesin pengering hasil panen, PLTS untuk sekitar 15 fasilitas umum seperti puskesmas, sekolah, dan UMKM, serta revitalisasi PLTS yang rusak agar kembali berfungsi sekaligus mendukung desalinasi air.

baca juga

Sementara pemerintah provinsi menyiapkan payung kebijakan dan koordinasi lintas sektor, eksekusi di lapangan akan bertumpu pada kolaborasi dengan organisasi masyarakat sipil lokal.

IESR telah menandatangani nota kesepahaman dengan empat organisasi yakni, Yayasan PIKUL, Bengkel APPEK, Yayasan Cemara, dan Solar Chapter untuk mengawal proyek-proyek ini agar benar-benar sampai ke tingkat desa.

Jika berjalan sesuai rencana, transisi energi di NTT tidak akan berhenti sebagai proyek pengganti diesel semata, melainkan bergerak menjadi infrastruktur dasar yang menopang ketahanan pangan, air, dan ekonomi warga di salah satu provinsi paling rentan bencana di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Pengungsi Gempa NTT Menyusut 4.142 Orang, Ribuan Rumah Masih Rusak Berat

Pengungsi Gempa NTT Menyusut 4.142 Orang, Ribuan Rumah Masih Rusak Berat

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:58 WIB

Wisata di Flores Mulai Pulih, BPOLBF Ingatkan Wisatawan Utamakan Keselamatan

Wisata di Flores Mulai Pulih, BPOLBF Ingatkan Wisatawan Utamakan Keselamatan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:54 WIB

Terkini

Tanggapi Keluhan Pedagang, Pasar Jaya Jamin Revitalisasi Pasar Sunter Podomoro Berjalan Adil

Tanggapi Keluhan Pedagang, Pasar Jaya Jamin Revitalisasi Pasar Sunter Podomoro Berjalan Adil

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:52 WIB

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Merah PIE, Ikuti Panduan Ini

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Merah PIE, Ikuti Panduan Ini

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Tren Ganti Provider Makin Ramai, XL Ikut Jadi Sorotan Warganet!

Tren Ganti Provider Makin Ramai, XL Ikut Jadi Sorotan Warganet!

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Status Tersangka Gugur, Ruben Onsu dan Pelapor Kasus Dugaan Penipuan Rp3,5 Miliar Sepakat Damai

Status Tersangka Gugur, Ruben Onsu dan Pelapor Kasus Dugaan Penipuan Rp3,5 Miliar Sepakat Damai

Entertainment | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Arti Mimpi Hamil Padahal Belum Nikah Menurut Islam, Pertanda Baik atau Buruk?

Arti Mimpi Hamil Padahal Belum Nikah Menurut Islam, Pertanda Baik atau Buruk?

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Gerindra Tepis Isu Rais Aam dan Ketum PBNU Baru 'Paket Titipan' Prabowo

Gerindra Tepis Isu Rais Aam dan Ketum PBNU Baru 'Paket Titipan' Prabowo

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:46 WIB

Semarak MPKMB 63 SV IPB University Ditutup dengan Bekal, Musik, dan Inspirasi

Semarak MPKMB 63 SV IPB University Ditutup dengan Bekal, Musik, dan Inspirasi

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Dapat Restu DPR, Anggaran Kemenhan Tahun 2027 Tembus Rp189 Triliun

Dapat Restu DPR, Anggaran Kemenhan Tahun 2027 Tembus Rp189 Triliun

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:42 WIB

Kebakaran lagi, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Kembali ditutup

Kebakaran lagi, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Kembali ditutup

Foto | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Disuntik Danantara, Kapan Proyek LRT City Jalan Lagi

Disuntik Danantara, Kapan Proyek LRT City Jalan Lagi

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:40 WIB

×