Karhutla HLG Londerang Mulai Terkendali, Bagaimana Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci?

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 01 September 2026 | 14:39 WIB
Karhutla HLG Londerang Mulai Terkendali, Bagaimana Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci?
Karhutla HLG Londerang Mulai Terkendali, Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci. (Dok. Isimtewa)
baca 10 detik
  • Gubernur Jambi Al Haris dan Pangdam meninjau karhutla seluas 86 hektare di HLG Londerang pada 31 Agustus 2026.
  • Tim gabungan melakukan pendinginan dan membangun intake air karena karakter gambut menyimpan bara di bawah permukaan.
  • Berbagai pihak termasuk TNI, Polri, pemerintah, dan PT WKS berkolaborasi mengatasi karhutla agar tidak meluas.

Suara.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Hutan Lindung Gambut (HLG) Londerang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, mulai terkendali. Meski api terbuka telah berhasil dipadamkan, tim gabungan masih melakukan pendinginan untuk mencegah bara di bawah permukaan gambut kembali menyala.

Kondisi tersebut terlihat saat Gubernur Jambi Al Haris bersama Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Mayjen TNI Arief Gajah Mada meninjau lokasi kebakaran, Senin (31/8). Asap masih terlihat di sejumlah titik, menandakan proses penanganan belum sepenuhnya selesai.

“Di wilayah kawasan hutan gambut Londerang ini masih terdapat asap yang sangat mungkin di bawah masih aktif apinya,” kata Al Haris.

Menurutnya, karakter lahan gambut membuat penanganan kebakaran membutuhkan waktu lebih panjang. Api dapat menjalar di bawah permukaan dan kembali muncul ketika kondisi lahan mengering, meski api dan asap di permukaan telah hilang.

Karhutla HLG Londerang Mulai Terkendali, Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci. (Dok. Isimtewa)
Karhutla HLG Londerang Mulai Terkendali, Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci. (Dok. Isimtewa)

Karena itu, tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, pemerintah daerah, serta dunia usaha terus melakukan pemadaman dan pendinginan. Sejumlah langkah dilakukan, mulai dari menyekat titik api, pemadaman dari darat, hingga memastikan ketersediaan air untuk menjangkau area terdampak.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah membangun intake air dari Sungai Batanghari untuk memperkuat pasokan air selama proses pemadaman dan pendinginan.

“Alhamdulillah ini sudah mulai pendinginan. Luar biasa teman-teman bekerja mulai dari menyekat titik api, lalu juga membangun intake di Sungai Batanghari,” ujar Al Haris.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam penanganan karhutla, termasuk PT Wirakarya Sakti (WKS), unit usaha APP Group, yang disebut turut mendukung upaya pemadaman dan pencegahan agar api tidak meluas.

Bukan Sekadar Memadamkan Api

baca juga

Penanganan di HLG Londerang menunjukkan bahwa memadamkan api di lahan gambut tidak berhenti ketika kobaran api terlihat hilang. Pendinginan dan pemantauan tetap diperlukan untuk memastikan tidak ada bara yang tertinggal di bawah permukaan.

Berdasarkan keterangan petugas di lapangan, area terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 86 hektare. Kebakaran terdeteksi sejak 27 Agustus 2026 dan penanganan terus dilakukan melalui pemadaman serta penyekatan agar api tidak meluas.

Al Haris menilai kolaborasi lintas pihak menjadi salah satu kunci dalam penanganan karhutla di kawasan tersebut.

“Ini contoh kita berkolaborasi bersama-sama di lapangan dan inilah contoh kita rasa memiliki,” katanya.

Meski kondisi mulai terkendali, operasi belum sepenuhnya berakhir. Tim gabungan masih harus memastikan seluruh titik panas dan bara di bawah permukaan gambut benar-benar padam.

Sebab, di lahan gambut, berakhirnya kobaran api belum tentu berarti kebakaran benar-benar selesai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karhutla Kembali Melanda Kariangau Balikpapan

Karhutla Kembali Melanda Kariangau Balikpapan

Foto | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

BRIN Belum Pastikan Efektivitas Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla

BRIN Belum Pastikan Efektivitas Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Terkini

Ulasan Baby Udon: Sentuhan Cinta Lintas Budaya yang Amat Menguras Air Mata

Ulasan Baby Udon: Sentuhan Cinta Lintas Budaya yang Amat Menguras Air Mata

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 15:00 WIB

Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar

Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar

News | Jum'at, 04 September 2026 | 14:53 WIB

Mengenal Bangun Datar yang Tidak Memiliki Simetri Lipat dan Contohnya

Mengenal Bangun Datar yang Tidak Memiliki Simetri Lipat dan Contohnya

Tekno | Jum'at, 04 September 2026 | 14:51 WIB

Bukan Disekap! Lansia di Penjaringan Kunci ART 2 Jam Karena Pergi Terapi Kesehatan

Bukan Disekap! Lansia di Penjaringan Kunci ART 2 Jam Karena Pergi Terapi Kesehatan

News | Jum'at, 04 September 2026 | 14:49 WIB

Krisis Empati Saat Bencana Alam dan Program MBG Terus Berjalan

Krisis Empati Saat Bencana Alam dan Program MBG Terus Berjalan

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 14:45 WIB

Pasar Aset Kripto RI Tertekan di Juni, Indeks CFX10 Merosot 23,30%

Pasar Aset Kripto RI Tertekan di Juni, Indeks CFX10 Merosot 23,30%

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 14:44 WIB

Trailer Utama dan Jadwal Rilis The World's Finest Assassin S2 Terungkap

Trailer Utama dan Jadwal Rilis The World's Finest Assassin S2 Terungkap

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 14:42 WIB

Target Jadi Sentra Susu Nasional, Pemprov Jateng Andalkan Teknologi Inseminasi Buatan Terbaru

Target Jadi Sentra Susu Nasional, Pemprov Jateng Andalkan Teknologi Inseminasi Buatan Terbaru

Jawa Tengah | Jum'at, 04 September 2026 | 14:33 WIB

Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan

Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan

Bola | Jum'at, 04 September 2026 | 14:32 WIB

Apa Arti Weton Tibo Sujanan dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Apa Arti Weton Tibo Sujanan dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 14:30 WIB

×