- Ridho Rahmadi resmi mengonfirmasi pengunduran dirinya dari jabatan Ketua Umum Partai Ummat pada Selasa, 2 September 2026.
- Ia beralih fokus kembali ke dunia akademis dan teknologi kecerdasan buatan di Politeknik Artificial Intelligence BMD.
- Majelis Syura Partai Ummat menunjuk Ansufri Idrus Sambo sebagai Pelaksana Tugas untuk memimpin masa transisi organisasi.
Suara.com - Teka-teki mengenai posisi kepemimpinan di Partai Ummat akhirnya terjawab. Ridho Rahmadi secara resmi mengonfirmasi bahwa dirinya telah mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum Partai Ummat.
Menantu dari pendiri partai, Amien Rais, ini membenarkan kabar tersebut saat dihubungi oleh Suara.com untuk konfirmasi.
"Siang, iya benar (mengundurkan diri)," ujar Ridho saat dikonfirmasi terkait pengunduran dirinya, Selasa (2/9/2026).
Ridho menjelaskan bahwa keputusannya tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi yang wajar.
Ia menggunakan perumpamaan perlombaan lari estafet untuk menggambarkan transisi kepemimpinan yang sedang terjadi di internal Partai Ummat.
"Ini tour of duty biasa Mas. Dalam organisasi yang modern, kalau pelari di depan mulai “ngos-ngosan”, ya disambut estafet pelari selanjutnya, sehingga tim tetap mencapai garis finish," ungkapnya.
Setelah tidak lagi menjabat sebagai pucuk pimpinan partai, Ridho mengungkapkan rencananya untuk kembali ke dunia akademis.
Ia mengaku akan memfokuskan diri kembali pada bidang teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang selama ini menjadi latar belakang keahliannya.
"Saya sekarang kembali ke kampus Politeknik Artificial Intelligence BMD, ke habitat asli," pungkas Ridho.
Pengunduran diri Ridho ini sejalan dengan pernyataan resmi Majelis Syura Partai Ummat sebelumnya yang telah menunjuk Ansufri Idrus Sambo atau dikenal sebagai Ustaz Sambo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum untuk menjalankan roda organisasi dalam masa transisi.