Amien Rais Ingatkan Prabowo: Hati-hati dengan 'All the President's Men' yang Bermental Bejat

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 18 Mei 2026 | 12:46 WIB
Amien Rais Ingatkan Prabowo: Hati-hati dengan 'All the President's Men' yang Bermental Bejat
Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais. (tangkap layar/ist)
baca 10 detik
  • Amien Rais memperingatkan Presiden Prabowo agar waspada terhadap pengaruh buruk lingkaran dalam kekuasaan yang bermentalitas aji mumpung.
  • Amien menekankan pentingnya menyeleksi orang kepercayaan berdasarkan rekam jejak digital agar pemimpin nasional terhindar dari kegagalan dalam menjalankan pemerintahan.
  • Meski kritis, Amien Rais menyatakan masih menaruh harapan serta simpati terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo di periode saat ini.

Suara.com - Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais, memberikan peringatan keras bagi para pemimpin nasional, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto, terkait lingkaran orang-orang kepercayaan di sekitar kekuasaan.

Menurutnya, kejatuhan seorang presiden seringkali bukan disebabkan oleh dirinya sendiri, melainkan oleh pengaruh buruk dari orang-orang terdekatnya atau yang ia sebut sebagai 'All the President's Men'.

"Kegagalan, bahkan kejatuhan seorang presiden itu memang andil yang terbesar itu diberikan oleh 'all the president's men'. Jadi 10, 15, 20 yang terus mengelilingi itu, itu yang membuat makin melorot Pak Presiden," ujar Amien Rais dalam kanal Youtube Forum Keadilan TV, pada Senin (18/5/2026).

Amien Rais menyoroti adanya kelompok elit yang tidak memiliki rasa kebangsaan dan hanya memanfaatkan kedekatan dengan presiden untuk keuntungan pribadi atau kelompok. Ia menyebut fenomena ini sebagai mentalitas "aji mumpung".

"Orang-orang yang sesungguhnya tidak punya sedikitpun rasa kebangsaan. Cuma pakai aji mumpung dengan presiden. ‘Apa yang bisa saya maling dari negeri ini? Apa yang bisa saya rusak untuk saya keluarga saya, dan kelompok saya’? Ini sesungguhnya mentalitas yang bejat," tegasnya.

Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan pada kegiatan penyerahan denda administratif dan lahan kawasan hutan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/tom]
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan pada kegiatan penyerahan denda administratif dan lahan kawasan hutan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/tom]

Belum Apatis terhadap Prabowo

Ketika ditanya mengenai sikapnya terhadap Prabowo Subianto, Amien mengaku masih menaruh harapan.

Ia menyatakan tidak ingin terburu-buru memberikan penilaian buruk dan mengaku masih memiliki ikatan emosional dengan sosok Prabowo yang ia kenal selama ini.

"Saya belum sampai tahap apatis, saya masih punya simpati dan empati juga pada Pak Prabowo yang saya kenal," ungkapnya.

baca juga

Menurut Amien, di era digital saat ini, sebenarnya tidak sulit bagi seorang pemimpin untuk memilih orang-orang kepercayaan yang berintegritas.

Ia menekankan pentingnya melihat rekam jejak (track record) dan jejak digital yang kini sangat mudah diakses, bahkan dengan bantuan kecerdasan buatan (AI).

"Memilih menteri, memilih orang-orang kepercayaan itu sesungguhnya tidak sulit dan bisa dilihat track record-nya, sekarang kan gampang sekali ‘si Fulan bagaimana’ tinggal dilihat track recordnya, jejak digitalnya sudah ada sekarang ini," ujarnya.

Dalam waktu yang sama, tokoh reformasi ini juga sempat melontarkan reaksi keras terhadap pihak-pihak, termasuk oknum menteri, yang menyebutnya sudah kuno dan tidak tahu apa-apa tentang perkembangan zaman.

Dengan nada santai namun tegas, Amien membela latar belakang akademisnya. Ia mengingatkan bahwa dirinya memiliki pemahaman kuat dalam bidang statistik dan analisis yang didapatnya saat menempuh pendidikan di Chicago.

"Ada seorang menteri yang mengatakan ‘Pak Amien sudah kuno, dia nggak tahu apa-apa.’ Dalam hati saya, kuno gundulmu, itu kan Saya di Chicago itu statistik saya dapat A+. Jadi teori koordinasi, teori multi analysis, dan lain-lain itu saya tahu," pungkasnya.

Penegasan ini sekaligus menjadi pesan bahwa Amien Rais akan tetap aktif memantau jalannya pemerintahan dengan kacamata kritis dan basis data yang kuat.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Tambah Kekuatan Militer RI, 6 Jet Rafale hingga Rudal Meteor Diserahkan ke TNI

Prabowo Tambah Kekuatan Militer RI, 6 Jet Rafale hingga Rudal Meteor Diserahkan ke TNI

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:26 WIB

Rupiah Tembus Rp17.658, Pengamat Soroti Pernyataan Prabowo

Rupiah Tembus Rp17.658, Pengamat Soroti Pernyataan Prabowo

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:14 WIB

Guntur Romli Soal Ucapan 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar': Kalau di Cerdas Cermat, Skornya Minus 5

Guntur Romli Soal Ucapan 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar': Kalau di Cerdas Cermat, Skornya Minus 5

News | Senin, 18 Mei 2026 | 11:43 WIB

Membaca Ketakutan The Economist terhadap Prabowo

Membaca Ketakutan The Economist terhadap Prabowo

Opini | Senin, 18 Mei 2026 | 11:27 WIB

Terkini

Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual

Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 05:44 WIB

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

×