Paper Cup Berlabel Biodegradable Tetap Bisa Lepaskan Mikroplastik, Kok Bisa?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 02 September 2026 | 14:56 WIB
Paper Cup Berlabel Biodegradable Tetap Bisa Lepaskan Mikroplastik, Kok Bisa?
Gelas kertas sekali pakai yang dianggap ramah lingkungan, tetap tidak bisa bebas dari mikroplastik (dok.Pexels/Garrison Gao)

Suara.com - Selama ini banyak orang menganggap bahwa material biogradeable merupakan pilihan yang lebih ramah lingkungan. Namun, apakah label tersebut menjamin suatu produk bebas dari mikroplastik

Studi terbaru dari Universitas Queensland menemukan bahwa paper cup sekali pakai yang digunakan untuk minuman seperti kopi atau teh akan melepaskan mikroplastik saat terpapar cairan panas.

Meskipun terbuat dari kertas, bukan berarti paper cup tersebut bebas plastik. Menurut salah satu peneliti dari Queensland Alliance for Environmental Health Sciences di Universitas Queensland, Dr. Elvis Okoffo, banyak dari benda tersebut dilapisi plastik agar tahan terhadap air.

Melansir dalam studi mereka yang terbit di ACS Food Science & Technology, ditemukan kedua jenis paper cup melepaskan partikel plastik. Ironisnya, jenis cangkir berlapis plastik asam polilaktat menyumbang plastik 12 kali lebih banyak. Padahal paper cup sekali pakai ini diklaim bisa terurai secara alami.

"Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa gelas kertas berlapis plastik melepaskan sejumlah besar material plastik mikro dan nano ketika terkena air panas," jelas Okoffo.

Para peneliti mengkaji sekitar 4,3 juta nanopartikel per mililiter dari cup berlapis asam polilaktat (PLA). Kemudian dilakukan perbandingan dengan 2,7 juta partikel per mililiter dari cup yang mengandung polietilen (PE).

Okoffo menyoroti bahwa alat makan, wadah plastik, dan kemasan makanan baru, secara aktif melepaskan partikel mikroplastik dan zat kimia ke dalam makanan kita. Biasanya masyarakat mengira mikroplastik hanya bersumber dari sampah plastik di laut, nyatanya plastik yang terkena panas justru membuat lapisan plastik itu luruh ke makanan.

Temuan ini tidak secara langsung mendorong masyarakat untuk berhenti menggunakan produk berlapiskan plastik, melainkan perlunya peningkatan kewaspadaan terhadap kesehatan. Pada dasarnya, bahan kimia yang terkandung di dalam plastik tidak ditujukan untuk dikonsumsi.

"Bahan-bahan yang digunakan dalam produk yang bersentuhan dengan makanan perlu dievaluasi tidak hanya dari segi keberlanjutan lingkungan, tetapi juga dari segi perilaku pelepasan partikel dalam penggunaan sehari-hari," tekan Okoffo.

baca juga

Maka dari itu, tim peneliti menilai perlunya penelitian yang dilakukan secara terpisah dan berkelanjutan untuk melihat bagaimana paper cup yang dilapisi plastik ini dapat berkontribusi terhadap paparan plastik sehari-hari.

Selain itu, konsumen juga perlu diberikan informasi mengenai bahan-bahan yang digunakan untuk melapisi gelas kertas dan menyerukan kepada pembuat kebijakan dalam mempertimbangkan pedoman keselamatan pada label produk.

"Para pembuat kebijakan dapat mempertimbangkan apakah pengujian pelepasan mikro dan nanoplastik harus menjadi bagian dari penilaian keamanan bahan yang bergesekan dengan makanan, khususnya produk yang dirancang untuk minuman panas," cetusnya.

Dengan penerapan label plastik pada produk-produk diharapkan dapat membantu masyarakat jadi lebih peduli dalam membatasi jumlah plastik yanng masuk ke tubuh serta bagi lingkungan itu sendiri.

Penulis: Chairunisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TPA Liar Serang Terbakar, Bara Api Terkubur 7 Meter

TPA Liar Serang Terbakar, Bara Api Terkubur 7 Meter

Foto | Senin, 31 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Waspada Greenwashing, Klaim Ramah Lingkungan yang Tak Selalu Hijau

Waspada Greenwashing, Klaim Ramah Lingkungan yang Tak Selalu Hijau

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Dari Limbah Plastik dan Tekstil, Ini Eco Jersey Pertamina Eco RunFest 2026

Dari Limbah Plastik dan Tekstil, Ini Eco Jersey Pertamina Eco RunFest 2026

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:44 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Mencari Panjang Rusuk Kubus jika Diketahui Luas Permukaannya?

Bagaimana Cara Mencari Panjang Rusuk Kubus jika Diketahui Luas Permukaannya?

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 14:57 WIB

Paper Cup Berlabel Biodegradable Tetap Bisa Lepaskan Mikroplastik, Kok Bisa?

Paper Cup Berlabel Biodegradable Tetap Bisa Lepaskan Mikroplastik, Kok Bisa?

News | Rabu, 02 September 2026 | 14:56 WIB

Awas Inflasi Pangan di September, Beras Melimpah Tak Jadi Jaminan

Awas Inflasi Pangan di September, Beras Melimpah Tak Jadi Jaminan

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 14:55 WIB

2 Pekerja Pemotong Rumput Tewas Ditabrak Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi

2 Pekerja Pemotong Rumput Tewas Ditabrak Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi

Sumut | Rabu, 02 September 2026 | 14:51 WIB

7 Tips agar Tidak Mudah Capek Saat Lari, Pemula Bisa Coba

7 Tips agar Tidak Mudah Capek Saat Lari, Pemula Bisa Coba

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 14:50 WIB

IQ Bukan Jaminan, Ini Sederet Faktor yang Menentukan Kesuksesan

IQ Bukan Jaminan, Ini Sederet Faktor yang Menentukan Kesuksesan

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 14:50 WIB

Sinopsis Sanada Juu Yuushi, Drama Historical Jepang Terbaru Iwamoto Hikaru

Sinopsis Sanada Juu Yuushi, Drama Historical Jepang Terbaru Iwamoto Hikaru

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 14:50 WIB

Selamat! Anak Sylvester Stallone Sophia Stallone Siap Menikah, Siapa Calon Suaminya?

Selamat! Anak Sylvester Stallone Sophia Stallone Siap Menikah, Siapa Calon Suaminya?

Entertainment | Rabu, 02 September 2026 | 14:44 WIB

Soroti Pola Pembubaran Demo Lewat Ormas, Sosiolog UGM Tuntut Negara Lindungi Aksi Mahasiswa

Soroti Pola Pembubaran Demo Lewat Ormas, Sosiolog UGM Tuntut Negara Lindungi Aksi Mahasiswa

News | Rabu, 02 September 2026 | 14:42 WIB

Pratama Arhan Alami Fraktur Phalanx, Persija Berjuang Hadapi Badai Cedera

Pratama Arhan Alami Fraktur Phalanx, Persija Berjuang Hadapi Badai Cedera

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 14:40 WIB

×