- Pemprov DKI Jakarta mengimbau warga tetap tenang menghadapi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada 6 September 2026.
- BMKG mendeteksi abu vulkanik tipis akibat erupsi yang meluas hingga wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
- BPBD DKI Jakarta meminta masyarakat melindungi diri, mengurangi aktivitas luar ruangan, serta mengikuti informasi resmi pemerintah.
Ketujuh, hubungi layanan Jakarta Siaga melalui nomor 112 untuk melaporkan keadaan darurat di wilayah DKI Jakarta.
Pemprov DKI mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Informasi mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan kondisi udara agar merujuk pada sumber resmi, antara lain PVMBG, BMKG, BNPB, BPBD, dan Pemprov DKI Jakarta.
Pemprov DKI terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan kondisi tersebut. Informasi terbaru akan disampaikan kepada masyarakat apabila terdapat perkembangan yang perlu diketahui.
"Jakarta tetap beraktivitas seperti biasa dengan kewaspadaan yang proporsional. Ikuti informasi resmi, lindungi diri dan keluarga, tetap tenang, tetap waspada," tutur Marulitua.