Arab Saudi Aktifkan Peringatan Serangan Udara

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 09 September 2026 | 15:29 WIB
Arab Saudi Aktifkan Peringatan Serangan Udara
Serangan udara gabungan militer Arab Saudi dan Amerika Serikat menewaskan 8 anggota Popular Mobilisation Forces (PMF) serta melukai 4 orang lainnya di Irak. (Medsos/Aljazeera)
baca 10 detik
  • Arab Saudi mengaktifkan sistem peringatan dini di wilayah selatan akibat ancaman roket Yaman.

  • Serangan drone dan roket Houthi menyebabkan lebih dari 70 orang mengalami luka-luka.

  • Warga diimbau berlindung di tempat aman serta dilarang mengambil foto lokasi kejadian.

Suara.com - Eskalasi keamanan di perbatasan selatan Arab Saudi meningkat tajam usai gempuran roket dan drone dari Yaman melukai lebih dari 70 orang. Otoritas keamanan merespons ancaman mendadak ini dengan langsung menyalakan sistem peringatan dini di beberapa provinsi strategis.

Platform Peringatan Dini Nasional di wilayah Jazan mendadak aktif untuk mengantisipasi potensi bahaya serangan susulan yang membahayakan warga sipil. Langkah darurat ini menjadi bukti nyata bahwa ancaman lintas batas dari kelompok Houthi semakin mengintai kawasan pemukiman.

Suara sirine serangan udara juga memecah keheningan di Provinsi Najran hingga Kota Abha guna memaksa warga segera mencari ruang perlindungan. Pemerintah daerah menginstruksikan seluruh penduduk agar memprioritaskan keselamatan diri ketimbang beraktivitas di luar rumah.

Pengunjung berjalan di kawasan bersejarah Al Balad, Jeddah, Arab Saudi, Minggu (7/6/2026). [ANTARA FOTO/Citro Atmoko/sgd/YU]
Pengunjung berjalan di kawasan bersejarah Al Balad, Jeddah, Arab Saudi, Minggu (7/6/2026). [ANTARA FOTO/Citro Atmoko/sgd/YU]

"Peringatan telah dikeluarkan melalui Platform Peringatan Dini Nasional di Provinsi Jazan untuk mengantisipasi potensi bahaya," kata direktorat tersebut di X.

Pemerintah bergerak cepat meredam kepanikan publik beberapa jam setelah situasi keamanan di udara mulai terkendali. Otoritas resmi mengonfirmasi bahwa status bahaya telah dicabut seiring menurunnya potensi ancaman langsung.

Petugas lapangan memandag ketertiban masyarakat sebagai kunci utama dalam meminimalkan jatuh korban jiwa saat situasi krisis. Warga diminta disiplin mematuhi arahan resmi demi mempermudah proses evakuasi maupun penanganan darurat.

Petugas juga melarang keras warga mendatangi titik kumpul kerumunan massa yang berpotensi menjadi target serangan berikutnya. Keberadaan kerumunan besar hanya akan memperbesar risiko korban apabila roket kembali jatuh di kawasan pemukiman.

Otoritas pertahanan sipil mengimbau masyarakat untuk tidak merekam atau mendokumentasikan lokasi dampak serangan dalam bentuk foto maupun video. Larangan ini bertujuan mencegah penyebaran informasi sensitif yang dapat dimanfaatkan oleh pihak musuh.

Ancaman keamanan ini berakar dari gempuran masif roket serta pesawat nirawak yang meluncur dari wilayah Yaman. Kelompok Houthi sengaja mengincar kawasan selatan Arab Saudi hingga menimbulkan puluhan korban luka-luka dalam waktu singkat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Zionis Israel di Lebanon Tewaskan Belasan Orang

Serangan Zionis Israel di Lebanon Tewaskan Belasan Orang

Video | Rabu, 09 September 2026 | 12:00 WIB

Bukan Buat Perang! Kapal Induk Hibah Italia Mau Dipakai Prabowo untuk Tangani Karhutla

Bukan Buat Perang! Kapal Induk Hibah Italia Mau Dipakai Prabowo untuk Tangani Karhutla

News | Senin, 07 September 2026 | 15:23 WIB

18 Orang Dibunuh Rudal Amerika di Pesta Pernikahan Warga Iran, 108 Lainnya Luka Parah

18 Orang Dibunuh Rudal Amerika di Pesta Pernikahan Warga Iran, 108 Lainnya Luka Parah

News | Kamis, 03 September 2026 | 11:26 WIB

Terkini

93.719 Kasus ISPA Tercatat di Kabupaten Bogor hingga September 2026

93.719 Kasus ISPA Tercatat di Kabupaten Bogor hingga September 2026

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Kacang Hijau: Penyelamat Sawah Saat Kemarau dan Jalan Rezeki Tak Terduga

Kacang Hijau: Penyelamat Sawah Saat Kemarau dan Jalan Rezeki Tak Terduga

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Dari Pola Sahur hingga Mudik, Data Telekomunikasi Jadi Senjata Iklan Digital

Dari Pola Sahur hingga Mudik, Data Telekomunikasi Jadi Senjata Iklan Digital

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:05 WIB

5 Zodiak yang Kalau Marah Suka Langsung Block dan Unfollow Sosmed

5 Zodiak yang Kalau Marah Suka Langsung Block dan Unfollow Sosmed

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Dugaan Pemerasan dan Bullying Intimidasi Siswi SMPN 10 Ciputat, Polisi Mulai Investigasi

Dugaan Pemerasan dan Bullying Intimidasi Siswi SMPN 10 Ciputat, Polisi Mulai Investigasi

Banten | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Usai Usir Wawali Armuji dan Wabup Mimik, WNA Suriah Diamankan Imigrasi

Usai Usir Wawali Armuji dan Wabup Mimik, WNA Suriah Diamankan Imigrasi

Jatim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:48 WIB

Tembus Medan Sulit Ciremai, Operasi Udara Jadi Pilihan Utama Padamkan Api

Tembus Medan Sulit Ciremai, Operasi Udara Jadi Pilihan Utama Padamkan Api

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Bocah 7 Tahun yang Hilang Dua Hari Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Gunung Putri

Bocah 7 Tahun yang Hilang Dua Hari Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Gunung Putri

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Elektabilitas KDM Salip Prabowo, Bima Arya Tegaskan Komitmen PAN: Kawal Sampai Ujung!

Elektabilitas KDM Salip Prabowo, Bima Arya Tegaskan Komitmen PAN: Kawal Sampai Ujung!

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:37 WIB

Ghost in the Shell Umumkan Proyek Anime Baru, Science SARU Kembali Produksi

Ghost in the Shell Umumkan Proyek Anime Baru, Science SARU Kembali Produksi

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:30 WIB

×