Suara.com - Rasa cemas sempat dirasakan Siti Maisaroh (33) ketika kontraksi mulai datang dan proses persalinan anak keduanya semakin dekat. Namun, kekhawatiran tersebut perlahan hilang setelah ia mendapatkan pendampingan dan pelayanan dari tenaga kesehatan di Puskesmas Gondanglegi.
Sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri, Siti dapat menjalani proses persalinan tanpa khawatir mengenai biaya. Ia mengaku merasa lebih tenang karena mendapatkan pelayanan yang cepat dan penuh perhatian dari tenaga kesehatan.
Bagi peserta JKN seperti Siti, kemudahan akses pelayanan kesehatan dan pendampingan tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam menjalani proses persalinan dengan rasa aman dan nyaman.
“Saya menggunakan Program JKN untuk persalinan ini. Awalnya saya takut karena baru kali ini merasakan pembukaan dengan cepat, tetapi ternyata di sini pelayanannya sangat baik. Bidan dan petugas kesehatannya selalu mendampingi serta memberikan dukungan semangat selama proses persalinan,” ujar Siti, saat ditemui di Puskesmas Gondanglegi, Kamis (04/06)
Selama proses persalinan, Siti mendapatkan pemeriksaan secara berkala, edukasi mengenai teknik pernapasan, hingga pendampingan dari tenaga kesehatan. Berkat pelayanan tersebut, ia berhasil melahirkan bayi laki-laki dalam kondisi sehat melalui persalinan normal.
“Saya merasa sangat terbantu karena seluruh proses persalinan ditangani dengan baik. Fasilitasnya memadai, petugasnya ramah, dan yang terpenting saya tidak dikenai biaya sepeser pun sehingga merasa aman selama melahirkan,” katanya.
Bagi Siti, pengalaman persalinan keduanya memberikan kesan berbeda dibandingkan kelahiran anak pertama. Ia merasa lebih tenang karena mendapatkan dukungan penuh dari bidan dan tenaga kesehatan sejak awal proses persalinan.
“Saya merasa lebih tenang saat melakukan proses persalinan bersama dengan bidan Hermin karena dengan beliau juga saya merasa didampingi di seluruh prosesnya. Beliau telaten dan sangat menenangkan ketika saya datang dengan pembukaan 1 hingga sampai bayi saya lahir. Bahkan saat ini saya juga didampingi untuk dicek secara berkala,” ucapnya.
Siti berharap pelayanan Program JKN dapat terus berkembang dan semakin banyak masyarakat yang memahami manfaatnya. Menurutnya, pengalaman yang ia rasakan menjadi bukti bahwa peserta JKN dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang aman dan nyaman sesuai kebutuhan. ***