Arab Saudi Klaim Makkah Diserang Drone, Houthi Bantah: Itu Kebohongan Besar!

Galih Prasetyo

Rabu, 16 September 2026 | 11:38 WIB
Arab Saudi Klaim Makkah Diserang Drone, Houthi Bantah: Itu Kebohongan Besar!
Pejuang Houthi meneriakkan slogan saat berada di Sanaa untuk memerangi pasukan pro-pemerintah several di beberapa kota di Yaman, pada 3 Januari 2017. [APF]
baca 10 detik
  • Arab Saudi menyatakan berhasil menghancurkan sebuah drone Houthi di selatan Makkah pada Selasa malam tanpa menimbulkan korban.
  • Kelompok Houthi dengan tegas membantah tuduhan Arab Saudi dan menyebut klaim penargetan kota suci tersebut sebagai kebohongan.
  • Eskalasi konflik bersenjata ini memicu peringatan udara di berbagai kota serta memperburuk kondisi kemanusiaan di Yaman.

Suara.com - Arab Saudi mengklaim berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah drone yang disebut diluncurkan kelompok Houthi dari Yaman menuju Makkah.

Namun, Houthi membantah telah menargetkan kota suci tersebut dan menyebut klaim Arab Saudi sebagai kebohongan.

Juru bicara koalisi militer pimpinan Arab Saudi, Turki al-Maliki, mengatakan sistem pertahanan udara negaranya mencegat drone tersebut pada Selasa malam.

Drone disebut dihancurkan di sebelah selatan Makkah sebelum memasuki wilayah udara terlarang di sekitar kota suci.

Menurut al-Maliki, tidak ada laporan mengenai korban maupun kerusakan akibat insiden tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa drone tidak sampai memasuki wilayah udara terlarang Makkah.

Potret ribuan jemaah haji tawaf di Ka'bah. (Pixabay)
Potret ribuan jemaah haji tawaf di Ka'bah. (Pixabay)

Al-Maliki menyebut peluncuran drone tersebut sebagai upaya agresif terbaru yang menurut pihak Saudi ditujukan ke Makkah.

Ia kemudian mengingatkan bahwa keamanan Makkah dan dua Masjid Suci merupakan “garis merah”.

Arab Saudi juga mengaitkan insiden terbaru tersebut dengan kejadian pada 2017.

baca juga

Saat itu, pemerintah Saudi mengklaim berhasil mencegat rudal balistik yang diluncurkan menuju wilayah Makkah.

Houthi Bantah Targetkan Makkah

Kelompok Houthi langsung membantah tuduhan tersebut.

Anggota biro politik Houthi, Hazam al-Asad seperti dikutip dari Arab48.com, menyebut klaim mengenai serangan terhadap Makkah sebagai kebohongan.

Ia menegaskan bahwa kelompoknya tidak menargetkan tempat-tempat suci umat Islam.

Bantahan tersebut disampaikan ketika ketegangan antara Houthi dan Arab Saudi kembali meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Perselisihan mengenai tujuan drone tersebut hingga kini belum dapat diverifikasi secara independen.

Arab Saudi dan koalisi militernya menyatakan drone mengarah ke Makkah, sementara Houthi menyangkalnya.

Peringatan Udara Muncul di Sejumlah Kota

Insiden drone tersebut terjadi bersamaan dengan serangkaian peringatan udara di sejumlah wilayah Arab Saudi.

Peringatan dilaporkan muncul di Jeddah, Taif dan Makkah sebelum kemudian dicabut.

Peringatan serupa juga dikeluarkan untuk Khamis Mushait, Abha dan wilayah Jazan.

Situasi tersebut terjadi di tengah meningkatnya serangan antara Arab Saudi dan Houthi.

Dalam beberapa hari terakhir, Houthi disebut melancarkan serangan menggunakan rudal dan drone terhadap sejumlah sasaran di Arab Saudi, termasuk pangkalan militer di Khamis Mushait.

Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) sebelumnya menyatakan bahwa serangkaian serangan di Abha, Khamis Mushait, Jazan dan Najran menyebabkan 73 warga sipil terluka.

Data tersebut mencakup perempuan dan anak-anak, berdasarkan informasi yang disampaikan OKI pada 8 September.

Konflik Meluas ke Yaman dan Laut Merah

Di sisi lain, Houthi menuding Arab Saudi melakukan serangan udara di wilayah Yaman.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengklaim puluhan serangan udara dilancarkan ke sejumlah provinsi Yaman, termasuk Taiz, Al Jawf, Al Bayda, Saada dan Amran.

Perkembangan tersebut berlangsung bersamaan dengan laporan mengenai pergerakan Houthi di pesisir barat Yaman.

Wilayah di sekitar Laut Merah dan Selat Bab el-Mandeb menjadi perhatian karena memiliki posisi strategis bagi jalur perdagangan internasional.

Pertempuran yang kembali meningkat juga dilaporkan menyebabkan puluhan ribu warga Yaman mengungsi.

Eskalasi tersebut menambah kekhawatiran terhadap kondisi kemanusiaan di negara yang telah lama dilanda konflik.

OKI pada Rabu turut mengecam apa yang disebutnya sebagai serangan Houthi terhadap Makkah dan wilayah Madinah.

Organisasi tersebut menegaskan penolakannya terhadap serangan yang menargetkan tempat suci maupun fasilitas sipil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OKI Kutuk Serangan Bom Drone ke Makkah, Kota Suci Umat Islam

OKI Kutuk Serangan Bom Drone ke Makkah, Kota Suci Umat Islam

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:27 WIB

Makkah Diserang, Amerika Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Arab Saudi

Makkah Diserang, Amerika Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Arab Saudi

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:10 WIB

Makkah Diserang Bom Drone Houthi Yaman

Makkah Diserang Bom Drone Houthi Yaman

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:01 WIB

Arab Saudi Panas, Jenderal Turki al-Maliki Janji Balas Dendam Serangan Rudal Houthi Yaman

Arab Saudi Panas, Jenderal Turki al-Maliki Janji Balas Dendam Serangan Rudal Houthi Yaman

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:50 WIB

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 06:15 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

Warga Makkah dan Jeddah Diminta Berlindung Usai Alert Darurat Serangan Rudal

Warga Makkah dan Jeddah Diminta Berlindung Usai Alert Darurat Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:29 WIB

Terkini

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:52 WIB

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:30 WIB

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:24 WIB

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

×