- Presiden Prabowo Subianto meresmikan LRT rute Kelapa Gading-Manggarai sepanjang 12,2 kilometer pada Rabu, 16 September 2026.
- DPRD DKI Jakarta meminta tarif LRT terjangkau serta terintegrasi dengan Transjakarta, KRL, dan moda transportasi umum lainnya.
- Gubernur Pramono Anung meminta dukungan Danantara untuk memperluas pembangunan LRT guna memperkuat konektivitas kawasan Jabodetabek.
Suara.com -
Tarif LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai diminta tetap terjangkau dan terintegrasi dengan moda transportasi umum lainnya. Skema tersebut dinilai penting agar kehadiran LRT benar-benar mendorong masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi.
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Wa Ode Herlina mengatakan integrasi tidak hanya diperlukan dari sisi jaringan, tetapi juga tarif. Menurut dia, LRT harus terhubung dengan Transjakarta, Mikrotrans, KRL, dan moda transportasi lainnya.
“Yang penting sekarang bukan hanya LRT-nya selesai, tetapi bagaimana LRT terhubung dengan Transjakarta, Mikrotrans, KRL, dan moda lainnya," kata Wa Ode Herlina dikutip dari ANTARA, Senin (21/9/2026).
LRT Kelapa Gading-Manggarai memiliki panjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun dan waktu tempuh sekitar 28 menit. Wa Ode menilai pengoperasian jalur tersebut perlu diikuti penguatan konektivitas antarmoda.
Salah satunya dengan memperkuat jaringan Mikrotrans sebagai angkutan penghubung atau feeder menuju stasiun LRT. Ia juga mendorong pengembangan fasilitas park and ride di kawasan Manggarai.
Menurut dia, tarif yang terjangkau dan terintegrasi dapat menjadi insentif bagi masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi.
"Kalau tarifnya dibuat terjangkau atau flat dan terintegrasi dengan perjalanan transportasi umum, ini bisa menjadi salah satu insentif agar masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi," katanya.
Politikus PDI Perjuangan (PDIP) itu mengatakan besaran tarif integrasi juga perlu disesuaikan dengan kemampuan masyarakat sekaligus memperhitungkan kebutuhan subsidi pelayanan publik atau public service obligation (PSO).
Dengan demikian, tarif LRT tetap terjangkau tanpa mengganggu keberlanjutan operasional layanan.
Di sisi pembiayaan, Wa Ode turut mendorong kajian mengenai keterlibatan Danantara dalam pengembangan infrastruktur transportasi.
Skema tersebut dinilai dapat menjadi salah satu opsi untuk mempercepat pembangunan tanpa terlalu membebani APBD.
![Presiden Prabowo Subianto (kiri) bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (tengah) memasuki peron di Stasiun LRT Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (16/9/2026). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/09/16/58969-prabowo-dan-pramono-naik-lrt-prabowo-subianto-dan-pramono-anung.jpg)
Prabowo Minta Danantara Bantu LRT Jakarta
LRT Kelapa Gading-Manggarai resmi beroperasi setelah diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (16/9/2026).
Jalur sepanjang 12,2 kilometer itu dibangun PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menggunakan APBD DKI Jakarta dengan nilai investasi mencapai Rp12,1 triliun.
Satu rangkaian kereta dapat mengangkut sekitar 270 penumpang dan ditargetkan melayani hingga 80 ribu penumpang per hari.