- Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena di Jakarta pada Senin, 21 September 2026.
- Operasi tangkap tangan tersebut berhasil menjaring total empat belas orang yang terdiri dari pejabat dan pihak swasta.
- Penindakan senyap itu tercatat sebagai operasi tangkap tangan kedua puluh satu yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2026.
Pada Maret 2026 saat bulan puasa, KPK menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, dan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam tiga operasi terpisah.
Pada April 2026, OTT ke-10 menjaring Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, disusul nihil operasi tangkap tangan sepanjang Mei 2026.
Pada Juni 2026, KPK melancarkan rentetan OTT yang membuat Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim menyerahkan diri.
KPK berikutnya menangkap Bupati Muara Enim Edison dalam OTT ke-12, mengamankan ASN Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dalam OTT ke-13, dan melakukan OTT ke-14 yang berujung Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby menyerahkan diri.
Pada Juli 2026, penindakan berlanjut lewat OTT ke-15 hingga ke-18 yang menangkap Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, serta Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.
Pada Agustus 2026, KPK mengeksekusi OTT ke-19 dengan menangkap jajaran Rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).
Pada September 2026, KPK melakukan OTT ke-20 terkait dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).