Kapal Kargo Panama Tabrak Kapal Nelayan China di Selat Singapura

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 22 September 2026 | 07:19 WIB
Kapal Kargo Panama Tabrak Kapal Nelayan China di Selat Singapura
Peta Singapura dan Batam (Google)
baca 10 detik
  • Kapal kargo First Margaux menabrak kapal nelayan Luqing Yuanyu 108 di Selat Singapura.

  • Seluruh awak kapal selamat dan kapal nelayan berhasil berlabuh di sekitar lokasi kejadian.

  • Otoritas maritim Singapura belum menerbitkan pernyataan resmi mengenai insiden tabrakan kapal tersebut.

Suara.com - Kapal kargo raksasa berbendera Panama menghantam kapal nelayan asal China di jalur pelayaran padat Selat Singapura. Benturan keras tersebut memaksa puluhan ton air laut menerjang geladak dan membuat kapal nelayan miring secara drastis.

Rekaman amatir yang diambil dari atas kapal nelayan memperlihatkan detik-detik mencekam saat badan kapal kargo yang berukuran jauh lebih besar mendekat cepat dari belakang. Para anak kapal nelayan bertaruh nyawa dengan memegang erat pagar pembatas agar tidak tersapu ombak ke laut lepas.

Laporan CNA, kapal kargo sepanjang 229 meter bernama First Margaux menabrak kapal nelayan Luqing Yuanyu 108 yang berukuran 49 meter. Peristiwa bahaya ini berlangsung pada Kamis petang, 17 September 2026, sekitar pukul 17.00 WIB.

Kedua armada tersebut sebenarnya bergerak dari lokasi lego jangkar yang sama di perairan Singapura sejak pagi hari. Keduanya berlayar sejajar memasuki jalur lalu lintas laut mengarah ke barat sebelum kecelakaan tak terelakkan terjadi.

Tumbukan pada bagian lambung membuat kapal nelayan China berputar arah di tengah jalur pelayaran. Momen dramatis itu menjadi viral di berbagai media sosial setelah videonya tersebar luas sepanjang akhir pekan.

Seluruh awak kapal nelayan dilaporkan selamat dan tidak ada temuan korban luka-luka dalam musibah ini. Otoritas maritim setempat sampai saat ini masih belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti insiden tersebut.

Sistem identifikasi otomatis (Automatic Identification System) milik kapal Luqing Yuanyu 108 tetap memancarkan sinyal aktif hingga Minggu, 20 September 2026. Hal ini memverifikasi bahwa kondisi kapal bertahan dan berhasil menuju area labuh darurat di sekitar lokasi.

Peristiwa ini menambah daftar panjang risiko navigasi di Selat Singapura yang menjadi salah satu titik tersibuk lalu lintas kapal dunia. Konsentrasi kapal besar dan kecil yang berbagi jalur pelayaran sempit meningkatkan potensi benturan fisik antar-armada.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapal Kargo Iran Diserang Rudal Misterius di Selat Hormuz, Dekat Pulau Qeshm

Kapal Kargo Iran Diserang Rudal Misterius di Selat Hormuz, Dekat Pulau Qeshm

News | Senin, 14 September 2026 | 15:49 WIB

Kapal Kargo Terbakar Hebat di China, 25 Orang Tewas Terjebak di Dalam Kapal

Kapal Kargo Terbakar Hebat di China, 25 Orang Tewas Terjebak di Dalam Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 11:28 WIB

Terusan Panama Mengancam Lumpuh Berbulan-bulan, Bukan karena Perang Tapi...

Terusan Panama Mengancam Lumpuh Berbulan-bulan, Bukan karena Perang Tapi...

News | Selasa, 08 September 2026 | 14:36 WIB

Terkini

Kapal Kargo Panama Tabrak Kapal Nelayan China di Selat Singapura

Kapal Kargo Panama Tabrak Kapal Nelayan China di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 07:19 WIB

Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun

Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun

News | Selasa, 22 September 2026 | 07:14 WIB

Peraturan Membawa Powerbank ke Dalam Pesawat Terbaru 2026, Cek Batas mAh yang Aman

Peraturan Membawa Powerbank ke Dalam Pesawat Terbaru 2026, Cek Batas mAh yang Aman

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 07:10 WIB

Seni Tidak Melakukan Apa-Apa: Membedah Konsep Niksen Lewat Neurosains

Seni Tidak Melakukan Apa-Apa: Membedah Konsep Niksen Lewat Neurosains

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 07:05 WIB

Perbankan Diminta Waspadai Dampak Karhutla, Risiko NPL Jadi Perhatian

Perbankan Diminta Waspadai Dampak Karhutla, Risiko NPL Jadi Perhatian

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 07:05 WIB

Kelompok Houthi Ancam Pakistan dan Turki: Jangan Ikut Campur Bela Arab Saudi

Kelompok Houthi Ancam Pakistan dan Turki: Jangan Ikut Campur Bela Arab Saudi

News | Selasa, 22 September 2026 | 06:56 WIB

10 Cara Menghilangkan Noda Oli di Baju untuk Ibu Rumah Tangga

10 Cara Menghilangkan Noda Oli di Baju untuk Ibu Rumah Tangga

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 06:44 WIB

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 05:42 WIB

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

×