Amerika Serikat Blokir Akses Layanan Penerbangan Iran di Seluruh Dunia

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 23 September 2026 | 13:10 WIB
Amerika Serikat Blokir Akses Layanan Penerbangan Iran di Seluruh Dunia
Pemerintah Amerika Serikat membekukan operasional seluruh maskapai penerbangan Iran di tingkat global mulai Rabu.
baca 10 detik
  • Amerika Serikat menghentikan operasional seluruh maskapai penerbangan Iran secara global mulai Rabu pekan ini.

  • Sanksi sekunder melarang penyediaan bahan bakar, layanan pendaratan, dan transaksi tiket bagi pesawat Iran.

  • Tiongkok menyepakati kepatuhan sanksi tersebut setelah berdiskusi intensif dengan Kementerian Keuangan Amerika Serikat.

Suara.com - Seluruh maskapai penerbangan Iran dipastikan berhenti beroperasi di kancah internasional mulai Rabu, 23 September. Langkah drastis ini dipicu ancaman sanksi sekunder dari Pemerintah Amerika Serikat terhadap penyedia layanan penerbangan internasional.

Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, menegaskan bahwa negosiasi ketat dengan otoritas China memuluskan pengetatan tekanan ekonomi ini. Dukungan Beijing menjadi kunci utama mengingat posisinya sebagai mitra dagang terkuat Tehran saat ini.

Strategi pemblokiran penuh ini mengincar seluruh ekosistem pendukung maskapai, mulai dari pengisian bahan bakar hingga akses transaksi keuangan berbasis dolar. Pemerintah Amerika Serikat menutup rapat celah bisnis logistik dan operasional udara Iran di luar negeri.

Pakistan dan Iran meraih kemajuan signifikan dalam negosiasi perdamaian dan pembukaan kembali Selat Hormuz. (Iran Gov)
Pakistan dan Iran meraih kemajuan signifikan dalam negosiasi perdamaian dan pembukaan kembali Selat Hormuz. (Iran Gov)

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan kepada CNBC usai merampungkan pembicaraan dengan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng pada Minggu malam bahwa pada hari Rabu.

"Semua maskapai penerbangan Iran akan ditutup di seluruh dunia,” kata Bessent.

Penegasan tersebut memperjelas mekanisme sanksi ketat yang akan langsung menjerat siapa saja yang membantu operasional pesawat Iran. Layanan pendaratan, penjualan tiket, hingga pengisian bahan bakar bagi pesawat milik Iran resmi dilarang keras di seluruh bandara dunia.

Pihak asing yang melanggar ketentuan tersebut dipastikan bakal terdepak dari sistem keuangan berbasis dolar Amerika Serikat. Scott Bessent menambahkan detail sanksi tersebut dalam wawancaranya.

“Jika mereka mendarat, Anda tidak dapat memberi mereka bahan bakar, Anda tidak dapat memberi mereka layanan pendaratan, Anda tidak dapat menjual tiket kepada mereka, atau Anda akan dikeluarkan dari sistem dolar,” kata dia.

Otoritas keuangan Amerika Serikat bergerak cepat memastikan kepatuhan lembaga perbankan Tiongkok terhadap sanksi baru ini. Diskusi dengan Gubernur Bank Rakyat Tiongkok, Pan Gongsheng, memunculkan sinyal positif terkait komitmen penegakan sanksi ekonomi.

baca juga

Diplomasi intensif ini bergulir menjelang pertemuan puncak antara Presiden Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping pada Kamis mendatang. Pemerintah Amerika Serikat memanfaatkan momentum dialog strategis ini untuk menekan jalur ekonomi utama milik Iran.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan Amerika Serikat meluncurkan sanksi susulan yang menyasar seluruh sisa maskapai Iran yang belum terdaftar di daftar hitam.

Perusahaan-perusahaan luar negeri yang terbukti menyokong sektor penerbangan Iran turut dijadikan target penindakan hukum.

Inisiatif ketat ini menjadi realisasi dari janji Scott Bessent yang sebelumnya menyatakan akan memicu "D-Day ekonomi" bagi Iran.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah meningkat tajam setelah serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel dilancarkan pada akhir Februari lalu. Pemerintah Iran membalas aksi tersebut dengan memblokir Selat Hormuz yang menjadi jalur vital distribusi energi dunia.

Penutupan jalur laut strategis tersebut memicu lonjakan harga minyak mentah secara global dan meluaskan eskalasi konflik. Di sisi lain, industri penerbangan Iran sebenarnya telah lama terpuruk akibat rentetan sanksi internasional selama berdekade-dekade.

Pembatasan panjang tersebut menyulitkan Iran membeli armada pesawat baru, suku cadang asli, hingga mengakses jasa perawatan standar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Patok Denda Fantastis untuk Kapal Nakal di Selat Hormuz, Langsung Cuan Sekali Bayar

Iran Patok Denda Fantastis untuk Kapal Nakal di Selat Hormuz, Langsung Cuan Sekali Bayar

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:42 WIB

Dolar AS Kokoh di Level Tertinggi Dua Bulan, Bagaimana Prospek Kurs Rupiah?

Dolar AS Kokoh di Level Tertinggi Dua Bulan, Bagaimana Prospek Kurs Rupiah?

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 11:31 WIB

Gara-gara AI, Warga Amerika Ramai-ramai Tolak Pembangunan Data Center: Kenapa?

Gara-gara AI, Warga Amerika Ramai-ramai Tolak Pembangunan Data Center: Kenapa?

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:35 WIB

Terkini

Empat Badai Hantam Industri Nasional: Impor hingga Daya Beli

Empat Badai Hantam Industri Nasional: Impor hingga Daya Beli

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 13:10 WIB

116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan

116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 13:08 WIB

Makna Weton Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, Diterawang Dapat Tibo Dunyo

Makna Weton Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, Diterawang Dapat Tibo Dunyo

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:07 WIB

Kasus Korupsi di Bogor Disorot Tajam

Kasus Korupsi di Bogor Disorot Tajam

Bogor | Rabu, 23 September 2026 | 13:05 WIB

5 Efek Samping Tranexamic Acid untuk Wajah yang Perlu Diperhatikan

5 Efek Samping Tranexamic Acid untuk Wajah yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:05 WIB

Tampil Makin Stylish, New Honda Stylo 160 Hadirkan Pilihan Warna Baru

Tampil Makin Stylish, New Honda Stylo 160 Hadirkan Pilihan Warna Baru

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 13:05 WIB

KPK Telusuri Peran Ipda Yayat dalam Proyek Pengadaan di Pemkab Bekasi

KPK Telusuri Peran Ipda Yayat dalam Proyek Pengadaan di Pemkab Bekasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:03 WIB

Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%

Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%

Kaltim | Rabu, 23 September 2026 | 13:01 WIB

Terjebak Situationship yang Melelahkan? Ini Alasan Sikap 'Si Paling Cuek' Tak Lagi Keren

Terjebak Situationship yang Melelahkan? Ini Alasan Sikap 'Si Paling Cuek' Tak Lagi Keren

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:00 WIB

Peringatan Gempa Bukan Ramalan: Stop Tunggu Bencana untuk Belajar Mitigasi

Peringatan Gempa Bukan Ramalan: Stop Tunggu Bencana untuk Belajar Mitigasi

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:00 WIB

×