Survei Poltracking: Gerindra Teratas, PKS dan PSI Masih di Bawah 4 Persen

Muhamad Yasir, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 24 September 2026 | 15:13 WIB
Survei Poltracking: Gerindra Teratas, PKS dan PSI Masih di Bawah 4 Persen
Ilustrasi bendera-bendera parpol. [Ist]
baca 10 detik
  • Partai Gerindra menduduki peringkat pertama survei elektabilitas partai politik Poltracking Indonesia dengan perolehan 23,2 persen.
  • Survei nasional Poltracking Indonesia melibatkan 1.220 responden di 38 provinsi pada tanggal 14 sampai 20 Agustus 2026.
  • Sebanyak 49 persen responden dari survei tersebut menginginkan ambang batas parlemen tetap berada di angka 4 persen.

Suara.com - Partai Gerindra menempati posisi teratas dalam survei elektabilitas partai politik terbaru Poltracking Indonesia. Elektabilitas Gerindra mencapai 23,2 persen, sementara PAN hingga PSI masih berada di bawah angka 4 persen.

Dalam survei tersebut, Gerindra unggul atas PDI Perjuangan (PDIP) yang memperoleh 11,6 persen dan Partai Golkar 10,4 persen.

"Partai Gerindra dengan elektabilitas 23,2 persen masih unggul dibanding partai-partai lainnya, partai yang mendukung pemerintahan saat ini," ujar Peneliti Poltracking Indonesia Yoki Alfetro dalam paparannya dikutip Kamis (24/9/2026).

Setelah tiga partai teratas tersebut, PKB memperoleh elektabilitas 6,2 persen, disusul Partai Demokrat 6,1 persen dan Partai NasDem 4,4 persen.

Sementara itu, sejumlah partai berada di bawah angka 4 persen. PAN tercatat 3,4 persen, PKS 3,3 persen, PSI 2,3 persen, dan PPP 1,9 persen.

Sedangkan partai-partai lainnya masing-masing memperoleh elektabilitas di bawah 1 persen.

Selain mengukur elektabilitas partai, survei Poltracking turut merekam pandangan publik mengenai ambang batas parlemen atau parliamentary threshold.

Dari 17,7 persen responden yang mengaku mengetahui isu tersebut, sebanyak 49 persen menginginkan parliamentary threshold tetap berada di angka 4 persen.

"Rata-rata dari angka yang kita potret pada 14 sampai 20 Agustus menginginkan masih tetap di angka 4 persen, yaitu di 49,0 persen," katanya.

baca juga

Survei Poltracking dilakukan pada 14–20 Agustus 2026 menggunakan metode stratified multistage random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 1.220 responden yang tersebar di 38 provinsi.

Survei tersebut memiliki margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isu Ambang Batas 5 Persen Dinilai Cek Ombak Parpol di Parlemen

Isu Ambang Batas 5 Persen Dinilai Cek Ombak Parpol di Parlemen

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:40 WIB

Seperti Negara Otoriter! Aturan Izin Publikasi Survei dalam RUU Statistik Dikritik Akademisi

Seperti Negara Otoriter! Aturan Izin Publikasi Survei dalam RUU Statistik Dikritik Akademisi

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:41 WIB

Puan Ungkap PDIP Sudah Diajak Bicara soal Usulan Capres Didukung Minimal 2 Partai

Puan Ungkap PDIP Sudah Diajak Bicara soal Usulan Capres Didukung Minimal 2 Partai

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:16 WIB

Terkini

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Bekaci | Minggu, 08 November 2026 | 12:26 WIB

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 12:21 WIB

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:19 WIB

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 12:15 WIB

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:05 WIB

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:02 WIB

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:00 WIB

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 11:55 WIB

×