15 Pelaku Bom Paskah Divonis Penjara 220 Tahun di Sri Lanka

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 25 September 2026 | 14:00 WIB
15 Pelaku Bom Paskah Divonis Penjara 220 Tahun di Sri Lanka
Sejumlah umat Kristiani di Sri Lanka berdoa pasca aksi pengeboman sejumlah gereja dan hotel saat perayaan Paskah dan menewaskan sedikitnya 138 orang serta melukai 400 orang pada Minggu (21/4/2019). (AFP)
baca 10 detik
  • Pengadilan Tinggi Sri Lanka menjatuhkan vonis 220 tahun penjara kepada 15 terdakwa bom Paskah.

  • Tragedi pemboman terkoordinasi pada April 2019 tersebut menewaskan 279 orang di gereja dan hotel.

  • Penyelidik masih mendalami dugaan keterlibatan mantan pejabat intelijen negara dalam merancang serangan teror.

Insiden berdarah itu turut menewaskan 45 warga negara asing dari pelbagai penjara dunia, termasuk Australia, Inggris, hingga Amerika Serikat. Banyaknya korban jiwa internasional membuat kasus pemboman ini menyita perhatian ketat dari komunitas global.

Proses peradilan ini bergulir di tengah investigasi terpisah mengenai dugaan keterlibatan aparat internal negara. Penyelidik tengah mendalami indikasi hubungan antara oknum pejabat pemerintahan dengan kelompok ekstrimis penyerang.

Mantan kepala intelijen Suresh Sallay saat ini berada dalam tahanan atas tuduhan menjadi otak utama pemboman. Meski demikian, Suresh Sallay secara tegas membantah seluruh keterlibatan dirinya dalam skenario serangan tersebut.

Menteri Keamanan Publik Ananda Wijepala dalam sidang parlemen menyatakan dugaan hubungan erat antara Suresh dan kelompok ekstrimis sebelum tragedi terjadi. Hubungan gelap tersebut diduga sengaja dibina guna menciptakan ancaman keamanan berskala nasional.

Penyidik menduga bahwa kepanikan publik sengaja diciptakan untuk memuluskan jalan politik keluarga Rajapaksa kembali ke tampuk kekuasaan. Skenario chaos tersebut berhasil menampilkan Gotabaya Rajapaksa sebagai figur pemimpin yang sanggup memulihkan stabilitas negara.

Keluarga Rajapaksa yang telah mendominasi panggung politik selama dua dekade menolak keras tuduhan keterlibatan negara dalam aksi teror tersebut. Gotabaya Rajapaksa sendiri kemudian terpilih menjadi presiden beberapa bulan seusai peristiwa pengeboman terjadi.

Tragedi pemboman Minggu Paskah pada 21 April 2019 mencatatkan diri sebagai serangan terorisme terburuk melawan warga sipil dalam sejarah Sri Lanka. Delapan ledakan bunuh diri secara terkoordinasi menghantam tiga gereja dan tiga hotel mewah secara bersamaan.

Sebelum sidang terdakwa utama ini digelar, peradilan pidana telah memvonis mati mantan kepala polisi dan mantan kepala keamanan negara pada Juli lalu. Kedua mantan pejabat tinggi tersebut terbukti melakukan kelalaian kriminal karena mengabaikan peringatan intelijen sebelum serangan meletus.

Meskipun spekulasi media lokal menyebut para terdakwa bisa menghadapi hukuman mati, Sri Lanka tidak pernah mengeksekusi tahanan sejak 1976. Praktik hukum di negara tersebut umumnya mengonversi vonis hukuman mati menjadi hukuman penjara seumur hidup.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Lanka Jadi Calon Markas Baru Sindikat Penipuan Siber Internasional di Asia Pasifik

Sri Lanka Jadi Calon Markas Baru Sindikat Penipuan Siber Internasional di Asia Pasifik

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:45 WIB

Siswi SMK di Bengkulu Terancam 7 Tahun Penjara karena Bunuh Anak Kandung

Siswi SMK di Bengkulu Terancam 7 Tahun Penjara karena Bunuh Anak Kandung

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:41 WIB

Novel The Woman in Cabin 10: Ketika Pembunuhan di Laut Lepas Dianggap Ilusi

Novel The Woman in Cabin 10: Ketika Pembunuhan di Laut Lepas Dianggap Ilusi

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 16:00 WIB

Terkini

Novel Cake Shop: Aksi Stalk Crush Berujung Temukan Pelanggan dan Cinta Baru

Novel Cake Shop: Aksi Stalk Crush Berujung Temukan Pelanggan dan Cinta Baru

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 14:00 WIB

Cara Menghilangkan Bau Amis Daging yang Membekas di Freezer, Ini Tips dari Pakar IPB

Cara Menghilangkan Bau Amis Daging yang Membekas di Freezer, Ini Tips dari Pakar IPB

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:58 WIB

Gemilang di Usia Muda, Etenia Croft Borong Dua Nominasi AMI Awards 2026

Gemilang di Usia Muda, Etenia Croft Borong Dua Nominasi AMI Awards 2026

Entertainment | Jum'at, 25 September 2026 | 13:56 WIB

War Tiket BIGBANG Makin Mudah, Ada Jalur Presale Khusus VIP

War Tiket BIGBANG Makin Mudah, Ada Jalur Presale Khusus VIP

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 13:54 WIB

Diprotes Warga, Reklame Mobil Mewah Halangi Jalur Tunanetra di Senopati

Diprotes Warga, Reklame Mobil Mewah Halangi Jalur Tunanetra di Senopati

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:51 WIB

5 Hal yang Bikin Tikus Betah di Rumah, Bukan Cuma Sisa Makanan

5 Hal yang Bikin Tikus Betah di Rumah, Bukan Cuma Sisa Makanan

Sumut | Jum'at, 25 September 2026 | 13:50 WIB

Arti Mimpi Melihat Ular dalam Islam, dari Musuh hingga Datangnya Harta

Arti Mimpi Melihat Ular dalam Islam, dari Musuh hingga Datangnya Harta

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:49 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual di Sekolah ICM Tangsel Masuk Penyidikan, Terduga Pelaku Oknum Wali Kelas

Dugaan Kekerasan Seksual di Sekolah ICM Tangsel Masuk Penyidikan, Terduga Pelaku Oknum Wali Kelas

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:44 WIB

Iran Bantah Lagi Buat Bom Nuklir, Begini Penjelasan Presiden Pezeshkian

Iran Bantah Lagi Buat Bom Nuklir, Begini Penjelasan Presiden Pezeshkian

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:40 WIB

Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?

Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:39 WIB

×