Indonesia Pamer Kesuksesan Perdamaian Aceh dan Maluku di Markas PBB

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 25 September 2026 | 15:18 WIB
Indonesia Pamer Kesuksesan Perdamaian Aceh dan Maluku di Markas PBB
Menlu Sugiono (Antara)
baca 10 detik
  • Indonesia menawarkan pengalaman damai Aceh dan Maluku sebagai model pemulihan konflik bagi PBB.

  • Menlu Sugiono menegaskan keberhasilan perdamaian harus dipimpin langsung oleh negara yang bersangkutan.

  • PBB didorong memanfaatkan pengalaman negara Global South dan teknologi dalam mencegah konflik dunia.

Suara.com - Indonesia membawa resep keberhasilan pemulihan konflik domestik ke panggung dunia sebagai solusi atas krisis global yang berkepanjangan. Keberhasilan merajut kembali persatuan di tanah Aceh serta Maluku kini ditawarkan menjadi cetak biru diplomasi internasional.

Pendekatan sosial yang mengutamakan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat terbukti ampuh meredam ketegangan antarkelompok secara permanen. Pengalaman sejarah ini dinilai sangat relevan untuk diterapkan pada kawasan yang tengah bergolak saat ini.

Pemerintah menegaskan bahwa penghentian bentrokan senjata hanyalah langkah awal dari proses panjang merawat stabilitas suatu negara. Upaya memulihkan kepercayaan publik dan menata ulang institusi lokal menjadi kunci utama agar pertikaian tidak kembali pecah.

“Pengalaman Indonesia di Aceh dan Maluku menunjukkan bagaimana dialog yang berkelanjutan dan inklusif antarkomunitas dapat memulihkan kepercayaan dan menjaga persatuan nasional,” kata Menlu Sugiono seperti dikutip ANTARA di Jakarta, Jumat.

Langkah pencegahan dini harus berjalan seiring dengan program pemulihan ekonomi serta sosial di wilayah terdampak. Tanpa fondasi kemasyarakatan yang kokoh, kesepakatan di atas kertas akan sangat rentan runtuh saat timbul pemicu baru.

Setiap program pemulihan pascakonflik tidak akan berjalan efektif jika dipaksakan oleh pihak luar tanpa keterlibatan masyarakat setempat. Negara yang bersangkutan harus memegang kendali penuh atas rancangan dan pelaksanaan agenda stabilitas nasionalnya.

“Pembangunan perdamaian akan berjalan paling efektif ketika dipimpin dan dimiliki oleh negara yang bersangkutan,” katanya.

Lembaga internasional seperti Komisi Pembangunan Perdamaian (PBC) PBB idealnya bertindak sebagai fasilitator penyedia bantuan teknis dan pendanaan. Peran PBB adalah menjembatani kebutuhan konkret di lapangan dengan dukungan politik masyarakat global secara berkelanjutan.

Intervensi PBB perlu diperkuat melalui koordinasi yang lebih erat antara Majelis Umum, Dewan Keamanan, serta Dewan Ekonomi dan Sosial. Sinergi antarbadan PBB ini penting agar setiap bantuan internasional tidak tumpang tindih dan tepat sasaran.

baca juga

Pengalaman dari negara-negara Global South dalam mengelola krisis internal perlu diprioritaskan sebagai rujukan utama. Pembelajaran praktis dari negara berkembang kerap kali lebih membumi dan mudah diterapkan dibanding konsep teoretis.

Pemanfaatan pemrosesan data mutakhir dan teknologi digital menjadi kebutuhan mendesak dalam memetakan potensi konflik sejak dini. Analisis data yang akurat memungkinkan badan dunia merancang langkah pencegahan yang jauh lebih presisi dan responsif.

“Indonesia akan terus bekerja sama dengan PBC dan seluruh mitra untuk semakin mendekatkan kita pada tujuan tersebut,” kata Menlu Sugiono.

Langkah diplomasi ini disampaikan langsung dalam Pertemuan Tingkat Menteri PBC yang berlangsung di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB, New York. Kehadiran Indonesia dalam forum tersebut mempertegas komitmen aktif Jakarta dalam menjaga ketertiban dunia.

Sebagai catatan latar belakang, konflik horizontal di Maluku dan separatisme di Aceh merupakan dua ujian sejarah terberat bagi integrasi nasional Indonesia pascareformasi. Keberhasilan menyelesaikan kedua krisis tersebut melalui jalur perundingan dan pendekatan kemanusiaan kini menjadi salah satu warisan diplomasi paling berharga milik Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Nurut Amerika, Presiden Sudan Tak Bisa ke Sidang PBB

Tak Nurut Amerika, Presiden Sudan Tak Bisa ke Sidang PBB

News | Jum'at, 25 September 2026 | 15:05 WIB

John Herdman Ogah Timnas Indonesia Dibayangi Kegagalan Piala AFF

John Herdman Ogah Timnas Indonesia Dibayangi Kegagalan Piala AFF

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 14:52 WIB

Aliansi Ekonom Soroti Kebijakan Pemerintah: Seperti Nobita, Ingin Serba Cepat

Aliansi Ekonom Soroti Kebijakan Pemerintah: Seperti Nobita, Ingin Serba Cepat

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:47 WIB

Terkini

Gebrakan Angkutan Massal Jakarta: Lintasan LRT Dibidik 75 Kilometer dan Rute MRT Berlipat Ganda

Gebrakan Angkutan Massal Jakarta: Lintasan LRT Dibidik 75 Kilometer dan Rute MRT Berlipat Ganda

News | Jum'at, 25 September 2026 | 15:16 WIB

Jin Jiang Hotels Perluas Jejak di Indonesia, 7 Days Premium Hotel Bakal Hadir di PIK 2

Jin Jiang Hotels Perluas Jejak di Indonesia, 7 Days Premium Hotel Bakal Hadir di PIK 2

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 15:16 WIB

Usung Tema Eksorsisme, Manga Phantom Busters Dapat Adaptasi Anime pada 2027

Usung Tema Eksorsisme, Manga Phantom Busters Dapat Adaptasi Anime pada 2027

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 15:15 WIB

Pemanfaatan GPS Tracker dan Telematika Dorong Efisiensi Pengelolaan Armada Perusahaan

Pemanfaatan GPS Tracker dan Telematika Dorong Efisiensi Pengelolaan Armada Perusahaan

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 15:13 WIB

Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia

News | Jum'at, 25 September 2026 | 15:11 WIB

Hapus Makeup Waterproof! 4 Cleansing Balm Tube Mini Anti-Ribet Buat Liburan

Hapus Makeup Waterproof! 4 Cleansing Balm Tube Mini Anti-Ribet Buat Liburan

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 15:10 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Ditetapkan Tersangka Korupsi PBG hingga TPPU!

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Ditetapkan Tersangka Korupsi PBG hingga TPPU!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 15:09 WIB

Perjalanan Djamin Ginting Jadi Film Biopik, Hadir di Bioskop 1 Oktober 2026

Perjalanan Djamin Ginting Jadi Film Biopik, Hadir di Bioskop 1 Oktober 2026

Entertainment | Jum'at, 25 September 2026 | 15:06 WIB

Tak Nurut Amerika, Presiden Sudan Tak Bisa ke Sidang PBB

Tak Nurut Amerika, Presiden Sudan Tak Bisa ke Sidang PBB

News | Jum'at, 25 September 2026 | 15:05 WIB

5 Fitur WhatsApp Praktis untuk Keamanan Privasi Pengguna, Lengkap Cara Pakainya

5 Fitur WhatsApp Praktis untuk Keamanan Privasi Pengguna, Lengkap Cara Pakainya

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 15:05 WIB

×