UGM Kritik Wacana Pendidikan Gratis Prabowo, Orang Kaya Harus Tetap Berkontribusi

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Rabu, 30 September 2026 | 14:39 WIB
UGM Kritik Wacana Pendidikan Gratis Prabowo, Orang Kaya Harus Tetap Berkontribusi
Wakil Rektor UGM Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Wening Udasmoro (kanan) dan Wakil Rektor UGM Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Arie Sujito (kiri). (Suara.com/Hsikia)
baca 10 detik
  • UGM mengkritik wacana pemerintah menerapkan pendidikan gratis menyeluruh karena berpotensi memunculkan ketidakadilan sosial bagi masyarakat.
  • Wakil Rektor UGM, Wening Udasmoro, menyatakan kelompok kaya harus tetap membayar biaya pendidikan sebagai kontribusi solidaritas.
  • Wakil Rektor UGM, Arie Sujito, menegaskan negara harus memprioritaskan penyelesaian masalah ketimpangan struktural dibanding pendekatan populis.

Suara.com - Universitas Gadjah Mada (UGM) melontarkan kritik tajam terhadap wacana pemerintah untuk membebaskan biaya pendidikan dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Pimpinan kampus memperingatkan agar kebijakan tersebut tidak diterapkan secara pukul rata tanpa memperhitungkan aspek keadilan dan prioritas bagi kelompok masyarakat miskin.

Wakil Rektor UGM Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Wening Udasmoro, menilai bahwa skema pendidikan gratis yang menyasar seluruh lapisan masyarakat justru berpotensi memunculkan ketidakadilan sosial.

Menurutnya, kelompok masyarakat mampu atau kaya seharusnya tetap dibebankan kewajiban membayar biaya pendidikan sebagai bentuk kontribusi dan solidaritas sosial.

"Kalau pendidikan gratis ini kan kalau diberikan pada orang yang kaya itu justru malah menjadi tidak fair," kata Wening ditemui di UGM, Rabu (30/9/2026).

Ia menyoroti masih terbatasnya akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi. Disampaikan Waning bahwa akses pendidikan tinggi di Indonesia saat ini baru mencakup sekitar 30 persen dari populasi usia kuliah.

Oleh karena itu, anggaran dan kebijakan negara semestinya difokuskan untuk melebarkan cakupan akses tersebut bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang terpaksa menunda kuliah demi bekerja.

"Karena yang kaya bisa bayar. Orang-orang yang anak-anak jenderal, anak-anak pengusaha digratiskan. Jadi enggak sesuai dengan peruntukannya. Kalau saya sih sebetulnya yang sangat penting itu adalah perluasan," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor UGM Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Arie Sujito, mengkritik rencana kebijakan tersebut agar tidak sekadar menjadi narasi politik yang mengabaikan problem utama bangsa.

baca juga

Ia menekankan pentingnya penyelesaian akar masalah berupa ketimpangan ekonomi dan sosial sebelum menggulirkan program berskala nasional.

"Tapi dengan demikian kalau mau bicara soal pendidikan gratis, ini kan kayak-kayak kampanye politik aja gitu," tutur Arie.

Arie menambahkan bahwa skema bantuan pendidikan wajib memprioritaskan kelompok terbelakang serta keluarga yang tidak tertampung dalam struktur ekonomi.

Pihaknya mengingatkan agar pemerintah tidak terjebak dalam pendekatan populis yang mengabaikan realitas ketimpangan struktural di tengah masyarakat.

"Karena itu, mestinya negara memikirkan problem struktural dibandingkan sekadar populisme," tegasnya.

Guna mencegah salah sasaran, pimpinan UGM menyarankan agar perguruan tinggi diberikan peran untuk mengidentifikasi mahasiswa yang benar-benar membutuhkan fasilitas bebas biaya.

Dengan demikian, beban keuangan tidak ditanggung sepenuhnya oleh negara. Sementara kelompok mampu tetap menjalankan kewajiban pembiayaan secara proporsional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendidikan di Era ChatGPT: Apakah Budaya Menghafal Masih Relevan?

Pendidikan di Era ChatGPT: Apakah Budaya Menghafal Masih Relevan?

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 13:45 WIB

Pemerintah & DPR Sepakat Anggaran Sekolah Gratis SD-SMA Rp5 Triliun di APBN 2027

Pemerintah & DPR Sepakat Anggaran Sekolah Gratis SD-SMA Rp5 Triliun di APBN 2027

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 18:46 WIB

Sempat Dituduh Tutupi Kasus KBGO, FT UGM Akhirnya Nonaktifkan 10 Mahasiswa

Sempat Dituduh Tutupi Kasus KBGO, FT UGM Akhirnya Nonaktifkan 10 Mahasiswa

News | Selasa, 29 September 2026 | 12:39 WIB

DPR Minta Pendidikan Gratis Prabowo Juga Berlaku untuk Sekolah Swasta

DPR Minta Pendidikan Gratis Prabowo Juga Berlaku untuk Sekolah Swasta

News | Selasa, 29 September 2026 | 11:51 WIB

Aliansi Mahasiswa UGM, UI, ITB Ultimatum Rezim: Setop Hamburkan Uang Rakyat dan Bungkam Demokrasi

Aliansi Mahasiswa UGM, UI, ITB Ultimatum Rezim: Setop Hamburkan Uang Rakyat dan Bungkam Demokrasi

News | Senin, 28 September 2026 | 20:20 WIB

RAPBN 2027: Sekolah Garuda Kantongi Dana Abadi Rp 8 Triliun Tahun Depan

RAPBN 2027: Sekolah Garuda Kantongi Dana Abadi Rp 8 Triliun Tahun Depan

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:30 WIB

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:45 WIB

Terkini

Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik, Meski Tak Berhasil Kalahkan Malaysia

Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik, Meski Tak Berhasil Kalahkan Malaysia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 14:36 WIB

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Runtuh, Minyak Kembali Mengalir

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Runtuh, Minyak Kembali Mengalir

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 14:35 WIB

Urutan Shio dengan Tipe Kecerdasan Paling Unik, Adakah Shio-mu?

Urutan Shio dengan Tipe Kecerdasan Paling Unik, Adakah Shio-mu?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:34 WIB

Bagaimana Cara Mendaftar Driver ShopeeFood?

Bagaimana Cara Mendaftar Driver ShopeeFood?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:30 WIB

Shim Eun Kyung dan WOODZ Batal Bintangi Damako, Ini Film Penggantinya

Shim Eun Kyung dan WOODZ Batal Bintangi Damako, Ini Film Penggantinya

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:30 WIB

Mobil Listrik iCAR V23 Tembus Penyerahan 1.000 Unit ke Konsumen Indonesia

Mobil Listrik iCAR V23 Tembus Penyerahan 1.000 Unit ke Konsumen Indonesia

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 14:30 WIB

Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Bangladesh Diterpa Isu Keretakan Internal

Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Bangladesh Diterpa Isu Keretakan Internal

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 14:29 WIB

Bukan Pakai AirPlay, Ini Cara Mudah Sambungkan iPhone ke Layar Google TV

Bukan Pakai AirPlay, Ini Cara Mudah Sambungkan iPhone ke Layar Google TV

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 14:27 WIB

Apakah Ada Sepatu Ortuseight Harga Rp300 Ribuan? Ini Kisarannya untuk Produk Ori

Apakah Ada Sepatu Ortuseight Harga Rp300 Ribuan? Ini Kisarannya untuk Produk Ori

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:21 WIB

Apakah Harus Keramas Dulu sebelum Cat Rambut? Ketahui agar Kulit Kepala Tidak Iritasi

Apakah Harus Keramas Dulu sebelum Cat Rambut? Ketahui agar Kulit Kepala Tidak Iritasi

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:20 WIB

×