Anak 7 Tahun Meninggal Diduga Usai Alami Kekerasan di Sekolah, Menteri PPPA Buka Suara

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:34 WIB
Anak 7 Tahun Meninggal Diduga Usai Alami Kekerasan di Sekolah, Menteri PPPA Buka Suara
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi. (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • Anak laki-laki berusia tujuh tahun di Pemalang meninggal akibat dugaan kekerasan fisik di sekolah pada Selasa (6/10/2026).
  • Menteri PPPA Arifah Fauzi mendesak kepolisian menyelidiki kasus tersebut secara menyeluruh berdasarkan pemeriksaan resmi.
  • Dinas Pendidikan Pemalang bersama kepolisian memeriksa saksi, melakukan autopsi, dan memperkuat penerapan Sekolah Ramah Anak.

Suara.com - Seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun di Pemalang, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah diduga mengalami kekerasan fisik di lingkungan sekolah.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan keprihatinan atas peristiwa tersebut. Ia mendorong dugaan kekerasan itu diusut secara menyeluruh berdasarkan hasil pemeriksaan resmi.

“Setiap anak berhak berada di lingkungan yang aman, termasuk ketika berada di sekolah. Kami sangat prihatin atas peristiwa yang terjadi dan mendorong agar proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap fakta yang sebenarnya. Proses hukum harus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dengan tetap mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak,” ucap Arifah kepada wartawan di Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Saat ini, Satreskrim Polres Pemalang masih melakukan penyelidikan atas dugaan kekerasan fisik yang mengakibatkan anak tersebut meninggal dunia.

Aparat telah menerima laporan, melakukan autopsi, mengecek tempat kejadian perkara (TKP), serta memeriksa pelapor dan sejumlah saksi, termasuk anak saksi dan guru.

Dalam proses penanganan kasus, pemerintah menyebut kronologi kejadian masih belum sinkron antarpihak. Karena itu, kronologi tersebut masih perlu dipastikan berdasarkan hasil pemeriksaan resmi yang dilakukan aparat.

Selain kepolisian, Dinas Pendidikan Kabupaten Pemalang telah menemui guru dan kepala sekolah untuk menggali informasi terkait kronologi kejadian serta memberikan penguatan.

Arifah juga mendorong agar penanganan kasus dilakukan dengan memperhatikan kondisi anak-anak yang terkait dengan perkara tersebut.

Di sisi lain, pemerintah mendorong penguatan pencegahan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan melalui penerapan Sekolah Ramah Anak (SRA).

baca juga

Penguatan tersebut mencakup kebijakan dan tata kelola sekolah, mekanisme pencegahan dan penanganan kekerasan, serta kanal aduan yang mudah diakses dan menjamin kerahasiaan anak.

“Sekolah harus menjadi ruang yang aman bagi setiap anak. Karena itu, penguatan Sekolah Ramah Anak perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penguatan Tim dan SOP Pencegahan dan Penanganan Kekerasan yang melibatkan murid, tata tertib yang menggunakan bahasa positif, hingga kanal aduan yang mudah diakses dan menjamin kerahasiaan anak,” tegas Arifah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penganiayaan Koordinator BEM UI Jadi Alarm Bahaya Penormalan Kekerasan Terhadap Sipil

Penganiayaan Koordinator BEM UI Jadi Alarm Bahaya Penormalan Kekerasan Terhadap Sipil

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 11:46 WIB

'Catatan Merah' Kontras di HUT ke-81 TNI: Ratusan Kekerasan Prajurit, Angkatan Darat Terbanyak

'Catatan Merah' Kontras di HUT ke-81 TNI: Ratusan Kekerasan Prajurit, Angkatan Darat Terbanyak

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Ngaku Takut Bertemu Menteri PPPA, Pratikno Ungkap Isu Paling Berat Selama Menjabat Menko PMK

Ngaku Takut Bertemu Menteri PPPA, Pratikno Ungkap Isu Paling Berat Selama Menjabat Menko PMK

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:53 WIB

Terkini

Justin Hubner: Keluarga Saya Dapat Ancaman Pembunuhan

Justin Hubner: Keluarga Saya Dapat Ancaman Pembunuhan

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:31 WIB

6 Shade Wardah Glasting Liquid Lip untuk Bibir Hitam, Cocok untuk Kulit Wanita Indonesia

6 Shade Wardah Glasting Liquid Lip untuk Bibir Hitam, Cocok untuk Kulit Wanita Indonesia

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Tidak Membuka Medsos Sejenak, Apakah Kita Benar-benar Akan Ketinggalan?

Tidak Membuka Medsos Sejenak, Apakah Kita Benar-benar Akan Ketinggalan?

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Skor SPI Pendidikan 2026 Naik, KPK Ingatkan Masih Ada Daerah yang Perlu Berbenah

Skor SPI Pendidikan 2026 Naik, KPK Ingatkan Masih Ada Daerah yang Perlu Berbenah

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Taksiran Harga Booth untuk Jualan dari Galvalum, Cocok untuk UMKM yang Ingin Mulai Usaha

Taksiran Harga Booth untuk Jualan dari Galvalum, Cocok untuk UMKM yang Ingin Mulai Usaha

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Lee Bo Young dan Kang Tae Oh Bintangi Divorce Investigator Hong Mal Geum

Lee Bo Young dan Kang Tae Oh Bintangi Divorce Investigator Hong Mal Geum

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Pegadaian Raih Penghargaan Internasional IPMA Global Project Excellence Award 2026

Pegadaian Raih Penghargaan Internasional IPMA Global Project Excellence Award 2026

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:26 WIB

5 Eye Cream Retinol Terbaik untuk Samarkan Garis Halus Usia 30 Tahun ke Atas

5 Eye Cream Retinol Terbaik untuk Samarkan Garis Halus Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Puan Desak Polisi Buru Pelaku Penganiayaan Koordinator BEM UI di Tebet

Puan Desak Polisi Buru Pelaku Penganiayaan Koordinator BEM UI di Tebet

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Paradoks Negara Tropis: Mengapa Buah Mahal tetapi Makanan Tepung Melimpah?

Paradoks Negara Tropis: Mengapa Buah Mahal tetapi Makanan Tepung Melimpah?

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:20 WIB

×