Pakistan Desak AS dan Iran Patuhi MoU Islamabad di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Arief Apriadi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:27 WIB
Pakistan Desak AS dan Iran Patuhi MoU Islamabad di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Pakistan mendesak AS dan Iran mematuhi MoU Islamabad serta mengutamakan diplomasi untuk menjaga stabilitas energi dan perdagangan global. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Presiden Pakistan Asif Ali Zardari mendesak AS dan Iran mematuhi MoU Islamabad di Islamabad pada Selasa (13/10) untuk meredam eskalasi konflik.
  • Zardari memperingatkan bahwa konflik berpotensi mengganggu stabilitas energi global serta mengancam jalur pelayaran strategis seperti Selat Hormuz dan Laut Merah.
  • Pakistan dan Rusia membahas peningkatan nilai perdagangan bilateral dan kerja sama penegakan hukum dalam kunjungan Menteri Dalam Negeri Rusia Vladimir Kolokoltsev.

Suara.com - Pakistan mendesak Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk mematuhi Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) Islamabad di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Presiden Pakistan Asif Ali Zardari memperingatkan bahwa eskalasi konflik berpotensi mengganggu stabilitas energi dan rantai pasok global. Ia pun menyerukan agar perbedaan kepentingan geopolitik diselesaikan melalui dialog dan diplomasi.

Zardari juga menekankan pentingnya menjaga keamanan jalur pelayaran strategis, termasuk Selat Hormuz dan Laut Merah, yang berperan penting dalam perdagangan internasional.

Pakistan Serukan Diplomasi untuk Redam Ketegangan

Serangan militer AS di Iran menewaskan 18 warga sipil dan memicu ancaman krisis energi global. (CNA)
Serangan militer AS di Iran menewaskan 18 warga sipil dan memicu ancaman krisis energi global. (CNA)

Seruan tersebut disampaikan Zardari saat menerima kunjungan Menteri Dalam Negeri Rusia, Vladimir Kolokoltsev, di Islamabad pada Selasa (13/10).

Mengutip pernyataan resmi Kantor Kepresidenan Pakistan, Zardari menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya ketegangan militer di kawasan Teluk.

Ia menyoroti serangan yang menyasar jalur pelayaran, fasilitas energi, dan infrastruktur penting. Situasi tersebut dinilai dapat mengancam keselamatan warga sipil sekaligus mengganggu aktivitas ekonomi.

Zardari menegaskan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas teritorial setiap negara. Menurutnya, penyelesaian konflik perlu mengedepankan diplomasi dan menghindari tindakan yang berpotensi memperburuk situasi keamanan regional.

Pakistan dan Rusia Bahas Perdagangan Bilateral

baca juga

Pertemuan Zardari dan Kolokoltsev berlangsung di tengah kunjungan kerja menteri dalam negeri Rusia tersebut selama empat hari di Pakistan.

Dalam pertemuan bilateral itu, kedua pihak turut membahas hubungan ekonomi. Nilai perdagangan Rusia dan Pakistan tercatat mencapai 243,4 juta dolar AS pada tahun fiskal 2025.

Kolokoltsev menilai nilai tersebut masih berada di bawah potensi kerja sama ekonomi kedua negara. Ia mendorong agar kesepahaman di tingkat pemimpin dapat diterjemahkan menjadi kerja sama yang lebih konkret.

Ia juga mengundang Zardari untuk melakukan kunjungan balasan ke Moskow sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral.

Rusia dan Pakistan Perkuat Kerja Sama Keamanan

Dalam agenda terpisah, Kolokoltsev bertemu dengan Menteri Dalam Negeri Pakistan, Mohsin Naqvi. Kedua pihak membahas penguatan kerja sama untuk memerangi kejahatan terorganisasi, terorisme, ekstremisme, serta perdagangan senjata ilegal dan narkoba.

Pembahasan juga mencakup upaya menghadapi kejahatan siber, termasuk penipuan melalui telepon, phishing, dan skema piramida yang memanfaatkan aset kripto.

Menurut keterangan Kedutaan Besar Rusia di Islamabad, Kolokoltsev menyatakan bahwa kerja sama penegakan hukum kedua negara didasarkan pada hubungan bilateral yang bersahabat dan saling menguntungkan.

Pertemuan tersebut mencerminkan upaya Pakistan dan Rusia memperluas kerja sama di bidang ekonomi dan keamanan. Sementara itu, seruan Zardari terkait ketegangan di Timur Tengah menegaskan pentingnya diplomasi untuk menjaga stabilitas kawasan dan kelancaran perdagangan internasional, demikian Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Gerakan I Am Jane Doe, dari Doxxing hingga Aksi Solidaritas

5 Fakta Gerakan I Am Jane Doe, dari Doxxing hingga Aksi Solidaritas

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Selisih Yield SBN vs US Treasury Makin Tipis, Suahasil Klaim Bukti Investor Mulai Percaya RI

Selisih Yield SBN vs US Treasury Makin Tipis, Suahasil Klaim Bukti Investor Mulai Percaya RI

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Jet Tempur AS Lumpuhkan Kapal Kargo Misterius, Situasi Teluk Oman di Luar Kendali

Jet Tempur AS Lumpuhkan Kapal Kargo Misterius, Situasi Teluk Oman di Luar Kendali

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:55 WIB

AS Kehilangan 81 Pesawat Tempur akibat Iran, Rugi Fantastis hingga Rp58,99 Triliun

AS Kehilangan 81 Pesawat Tempur akibat Iran, Rugi Fantastis hingga Rp58,99 Triliun

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:48 WIB

Solar Meroket, Sanksi Dicopot: Minyak Rusia Diborong Amerika Serikat

Solar Meroket, Sanksi Dicopot: Minyak Rusia Diborong Amerika Serikat

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Terkini

Legenda Kosmetik Indnesia Martha Tilaar Meninggal Dunia

Legenda Kosmetik Indnesia Martha Tilaar Meninggal Dunia

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Bisnis Asal Malang Layani 250 Persen Lebih Banyak Pelanggan Berkat AI WhatsApp

Bisnis Asal Malang Layani 250 Persen Lebih Banyak Pelanggan Berkat AI WhatsApp

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:24 WIB

9 Fakta Film Narnia: The Magician's Nephew Karya Greta Gerwig

9 Fakta Film Narnia: The Magician's Nephew Karya Greta Gerwig

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:20 WIB

Melihat Data, Mengapa Warga RI Makin Matang alias Makan Utang?

Melihat Data, Mengapa Warga RI Makin Matang alias Makan Utang?

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Dugaan Korupsi Program Stunting Rp1,68 Miliar di Aceh Barat: 126 Saksi Diperiksa, Negara Rugi Segini

Dugaan Korupsi Program Stunting Rp1,68 Miliar di Aceh Barat: 126 Saksi Diperiksa, Negara Rugi Segini

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Blackout Hari Ketiga, Warga Bintan Kesulitan Air Bersih dan Komunikasi

Blackout Hari Ketiga, Warga Bintan Kesulitan Air Bersih dan Komunikasi

Batam | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Dunia Makin Terkoneksi: Kecerdasan Buatan Diproyeksi Hapus Hambatan Bahasa Lintas Negara

Dunia Makin Terkoneksi: Kecerdasan Buatan Diproyeksi Hapus Hambatan Bahasa Lintas Negara

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:19 WIB

KTT Manila Bakal Panas, Krisis Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatera Jadi Bahasan Utama

KTT Manila Bakal Panas, Krisis Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatera Jadi Bahasan Utama

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:17 WIB

Hadapi Dakwaan Pemerasan dan TPPU Rp354 Miliar, Febrie Ajukan Dua Nota Perlawanan

Hadapi Dakwaan Pemerasan dan TPPU Rp354 Miliar, Febrie Ajukan Dua Nota Perlawanan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:16 WIB

DPRD DKI Usul Satgas Sampah Tingkat Kelurahan, Pengelola Bank Sampah Diusulkan Dapat Insentif

DPRD DKI Usul Satgas Sampah Tingkat Kelurahan, Pengelola Bank Sampah Diusulkan Dapat Insentif

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:16 WIB

×