-
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Kristomei Sianturi menggantikan Letjen Suharyanto.
-
Adik Suharyanto terseret kasus dugaan korupsi dana penanganan bencana BNPB.
-
Profil Letjen Suharyanto mencakup lulusan terbaik Sesko TNI hingga eks Sesmilpres.
Suara.com - Posisi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang sempat diduduki Letjen Suharyanto resmi berganti.
Presiden RI Prabowo Subianto melantik Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB baru menggantikan Letjen TNI Suharyanto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Pencopotan Suharyanto tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 113/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala BNPB.
Pergantian kepemimpinan ini menyedot perhatian publik lantaran berbarengan dengan kabar miring yang mengguncang internal BNPB.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum lama ini menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan rasuah Dana Siap Pakai (DSP) penanganan bencana.

Pahitnya, adik kandung Suharyanto, yakni Bima Setiawan yang menjabat sebagai Tenaga Ahli di lingkungan BNPB, resmi ditetapkan sebagai salah satu tersangka dalam kasus dugaan korupsi bantuan penanganan bencana tersebut.
Lantas, seperti apa rekam jejak dan profil Letjen Suharyanto selama berkarier di dunia militer hingga birokrasi? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Profil dan Latar Belakang Letjen TNI Suharyanto
Lahir di Cimahi, Jawa Barat, pada 8 September 1967, Suharyanto tumbuh besar di lingkungan keluarga prajurit.
Darah militer mengalir dari sang ayah yang juga merupakan anggota TNI Angkatan Darat.
Ketertarikannya pada dunia militer membawanya menempuh pendidikan di Akademi Militer (Akmil) Magelang.
Suharyanto sukses menamatkan pendidikannya pada 1989 dari kecabangan Infanteri.
Tak berpuas diri, ia menempuh berbagai jenjang kualifikasi militer bergengsi, mulai dari Sesarcabif, Dik PARA, Diklapa I & II, Raider, hingga Air Borne.
Kemampuan intelektual militernya terbukti saat ia dinobatkan sebagai lulusan terbaik Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI pada 2013, sebelum akhirnya menyelesaikan pendidikan di Lemhannas.
Moncer di Lingkaran Istana dan Intelijen
Karier kemiliteran Suharyanto terbilang matang di berbagai medan penugasan, baik satuan tempur, intelijen, hingga teritorial.
Sebagian besar awal kariernya dihabiskan bersama kesatuan Kostrad dan Yonif Linud 612/Modang (1989–1998).
Kiprahnya terus melesat saat ia dipercaya menjadi Komandan Kodim 0832/Surabaya Selatan (2006) hingga Danrem 051/Wijayakarta (2015–2016).
Ia pun sempat mencicipi dunia intelijen dengan mengemban jabatan Kepala Biro Kepegawaian
Settama Badan Intelijen Negara (BIN) pada 2016 dan Direktur Kontra Separatisme Deputi III BIN (2017–2018).
Nama Suharyanto kian dekat dengan lingkaran kekuasaan nasional saat dipercaya menjabat Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) Kemensetneg RI pada 2019–2020 di era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Sebagaimana diketahui, jabatan Sesmilpres kerap diisi perwira-perwira kepercayaan Istana.
Menjabat Kepala BNPB Sejak 2021
Setelah menyelesaikan tugas sebagai Pangdam V/Brawijaya (2020–2021), Presiden Jokowi resmi melantik Suharyanto sebagai Kepala BNPB pada 17 November 2021 di Istana Negara, menggantikan Letjen TNI Ganip Warsito yang purnatugas.
Saat awal menjabat, ia masih berpangkat Mayor Jenderal sebelum akhirnya naik menjadi jenderal bintang tiga (Letnan Jenderal).
Selama hampir lima tahun menakhodai BNPB, Suharyanto memimpin berbagai operasi penanggulangan bencana alam di tanah air, mulai dari gempa bumi, banjir bandang, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Namun, masa kepemimpinannya di BNPB harus berakhir pada Oktober 2026 setelah diterpa prahara dugaan korupsi yang menyeret orang terdekatnya.
Biodata dan Riwayat Karier Singkat
- Nama Lengkap: Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M.
- Tempat, Tanggal Lahir: Cimahi, Jawa Barat, 8 September 1967
- Almamater: Akademi Militer (Akmil 1989)
- Kecabangan: Infanteri (Raider / Kostrad)
Riwayat Pendidikan Militer:
- Akmil (1989)
- Sesarcabif & Dik PARA
- Diklapa I & II
- Seskoad
- Susdanyon & Susdandim
- Sesko TNI (2013) – Lulusan Terbaik
- Dik Raider & Air Borne
- Lemhannas
Riwayat Jabatan Penting:
- Danton hingga Pasi Yonif Linud 612/Modang (1989–1998)
- Komandan Batalyon Infanteri 500/Raider (2005–2006)
- Komandan Kodim 0832/Surabaya Selatan (2006)
- Komandan Korem 051/Wijayakarta (2015–2016)
- Karo Kepegawaian Settama BIN (2016–2017)
- Direktur Kontra Separatisme Deputi III BIN (2017–2018)
- Kasdam Jaya (2018–2019)
- Sesmilpres Kemensetneg RI (2019–2020)
- Pangdam V/Brawijaya (2020–2021)
- Kepala BNPB (17 November 2021 – 15 Oktober 2026)