MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas, Dinilai Melempem Hadapi Mangkir Nusron Wahid

Pebriansyah Ariefana, Faqih Fathurrahman

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:35 WIB
MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas, Dinilai Melempem Hadapi Mangkir Nusron Wahid
Politisi Golkar sekaligus Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2026). ANTARA/Fath Putra Mulya
baca 10 detik
  • MAKI resmi mengadukan pimpinan KPK ke Dewas karena dinilai lembek pada saksi mangkir.

  • Nusron Wahid dan sejumlah saksi lain tercatat mangkir panggilan pemeriksaan tanpa tindakan tegas.

  • Pembiaran tersebut dinilai merusak wibawa hukum serta menurunkan tingkat kepercayaan publik.

Suara.com - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia atau MAKI resmi melaporkan pimpinan lembaga antirasuah ke dewan pengawas akibat sikap lembek dalam menghadapi saksi yang mangkir. Laporan ini dilayangkan lantaran penyidik dianggap tidak bernali memberikan tindakan tegas kepada pihak-pihak yang mangkir panggilan pemeriksaan.

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid tercatat sudah dua kali mengabaikan panggilan pemeriksaan tanpa alasan yang jelas dari penyidik. Pimpinan lembaga tersebut dinilai gagal menunjukkan ketegasan hukum dalam menegakkan aturan yang berlaku bagi seluruh warga negara.

“Mestinya KPK tegas dengan cara jemput paksa terbitkan surat perintah membawa kepada Nusron Wahid,” kata Boyamin, dalam keterangannya, Minggu (25/10/2026).

Kelalaian serupa juga terlihat pada pemanggilan Rektor Universitas Sumatera Utara Muryanto Amin terkait dugaan korupsi proyek jalan. Saksi tersebut mangkir dari panggilan tanpa ada sanksi atau tindakan lanjutan yang berarti dari aparat penegak hukum.

Saksi lain bernama Witjaksono juga mangkir dari panggilan pemeriksaan kasus dugaan korupsi pinjaman macet di LPEI tanpa ada tindakan tegas. Pembiaran berulang ini membuat wibawa hukum anjlok dan meruntuhkan kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum.

“Dengan abai, jiper dan lemotnya KPK atas mangkirnya panggilan saksi-saksi maka menjadikan wibawa hukum dan wibawa KPK jatuh dimata masyarakat dan KPK dipandang rendah oleh saksi-saksi yang harusnya patuh hukum,” ucapnya.

Sikap lamban penegak hukum dikhawatirkan memicu budaya membangkang di kalangan saksi lain karena merasa tidak ada risiko hukum. Potensi pelecehan terhadap proses peradilan ini mendesak segera disikapi agar marwah penegakan hukum kembali pulih.

“MAKI sangat perlu mengadukan masalah ini kepada Dewan Pengawas KPK untuk memberikan teguran dan sanksi kepada Pimpinan dan Penyidik KPK atas dugaan pelanggaran etik dan ketidak profesionalannya dalam menegakkan hukum yang berkeadilan,” tandasnya.

Langkah hukum internal ini ditempuh untuk memaksa aparat penegak hukum agar tidak diskriminatif serta bernyali mengeksekusi aturan pemanggilan paksa. Pengaduan tersebut berfokus pada dugaan pelanggaran etik akibat ketidakprofesionalan penyidik dalam menangani mangkirnya sejumlah tokoh penting.

baca juga

Dewan pengawas diharapkan segera menjatuhkan sanksi atau teguran keras agar institusi antikorupsi kembali disegani oleh para saksi. Tanpa intervensi pengawasan internal, penegakan hukum dikhawatirkan lumpuh akibat ketakutan struktural penyidik.

Persoalan mangkirnya saksi-saksi strategis dalam berbagai kasus megakorupsi telah lama menjadi sorotan publik di tengah upaya pemberantasan rasuah nasional. Lemahnya penindakan terhadap mangkirnya saksi dikhawatirkan menciptakan preseden buruk bagi masa depan penegakan hukum di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hercules Geruduk ATR/BPN, Desak KPK Tangkap Nusron Wahid

Hercules Geruduk ATR/BPN, Desak KPK Tangkap Nusron Wahid

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:18 WIB

Survei Matriks: Natalius Pigai dan Nusron Wahid Menteri Terburuk

Survei Matriks: Natalius Pigai dan Nusron Wahid Menteri Terburuk

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:42 WIB

Dua Kali Mangkir dari Panggilan KPK! Nusron Wahid Akhirnya Muncul di Sidang Kabinet Prabowo

Dua Kali Mangkir dari Panggilan KPK! Nusron Wahid Akhirnya Muncul di Sidang Kabinet Prabowo

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Terkini

Cara Menghilangkan Iklan di HP Oppo yang Tiba-Tiba Muncul, Praktis tanpa Aplikasi

Cara Menghilangkan Iklan di HP Oppo yang Tiba-Tiba Muncul, Praktis tanpa Aplikasi

Tekno | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:35 WIB

MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas, Dinilai Melempem Hadapi Mangkir Nusron Wahid

MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas, Dinilai Melempem Hadapi Mangkir Nusron Wahid

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:35 WIB

2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Hak Guru Terlambat Dibayar, Sampai Kapan Pendidikan Harus Menunggu?

Hak Guru Terlambat Dibayar, Sampai Kapan Pendidikan Harus Menunggu?

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Teddy Tjahjono Harap Kehadiran MLSC Jakarta Jaya Percepat Perkembangan Sepak Bola Putri Ibu Kota

Teddy Tjahjono Harap Kehadiran MLSC Jakarta Jaya Percepat Perkembangan Sepak Bola Putri Ibu Kota

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:19 WIB

Awas, Jangan Sepelekan! Ini 5 Ciri-Ciri ISPA pada Anak yang Sering Dikira Pilek Biasa

Awas, Jangan Sepelekan! Ini 5 Ciri-Ciri ISPA pada Anak yang Sering Dikira Pilek Biasa

Health | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Krisis Iklim vs Warisan Harta: Nikmat di Generasi Lalu, Sengsara di Kita

Krisis Iklim vs Warisan Harta: Nikmat di Generasi Lalu, Sengsara di Kita

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Rampingkan Anak Usaha, PLN Hadirkan PLN Services untuk Meningkatkan Layanan ke Masyarakat

Rampingkan Anak Usaha, PLN Hadirkan PLN Services untuk Meningkatkan Layanan ke Masyarakat

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Arti Mimpi Rumah Kebakaran tapi Bisa Dipadamkan Menurut Primbon

Arti Mimpi Rumah Kebakaran tapi Bisa Dipadamkan Menurut Primbon

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Peluang Persija Jakarta Juara Super League Tembus 42 Persen, Persib Bandung Cuma 29 Persen

Peluang Persija Jakarta Juara Super League Tembus 42 Persen, Persib Bandung Cuma 29 Persen

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:05 WIB

×