Amerika Evakuasi Diplomat dari Arab Saudi Usai Bandara Riyadh Dihantam Rudal Houthi

Pebriansyah Ariefana

Senin, 26 Oktober 2026 | 11:22 WIB
Amerika Evakuasi Diplomat dari Arab Saudi Usai Bandara Riyadh Dihantam Rudal Houthi
Ekspansi Houthi di Laut Merah memaksa negara Teluk mempertimbangkan diplomasi langsung dengan Iran demi stabilitas ekonomi. (Media Houthi)
baca 10 detik
  • AS memerintahkan evakuasi diplomat non-esensial dari Arab Saudi akibat lonjakan ancaman serangan Houthi.

  • Bandara Riyadh kembali dibuka terbatas pascaserangan mematikan yang menewaskan 13 orang pada pertengahan Oktober.

  • Kelompok Houthi menegaskan fasilitas penerbangan dan energi Arab Saudi tetap menjadi target militer utama.

Suara.com - Pemerintah Amerika Serikat menginstruksikan seluruh staf diplomatik non-esensial dan keluarganya untuk segera mengosongkan Arab Saudi akibat lonjakan ancaman militer Houthi. Langkah darurat ini diambil tepat saat penerbangan di Bandara Internasional King Khalid Riyadh baru saja beroperasi terbatas pascaserangan.

Pemulangan staf asing ini menandai eskalasi krisis keamanan tertinggi di kawasan Teluk sepanjang tahun ini. Keputusan Washington mencerminkan kekhawatiran mendalam atas kerentanan fasilitas penerbangan sipil dari gempuran rudal jelajah.

Eskalasi pertempuran langsung mengancam stabilitas jalur penerbangan internasional dan objek vital di seluruh wilayah kerajaan. Kondisi lapangan semakin rapuh karena milisi Yaman tersebut terang-terangan menolak menghentikan gempuran ke titik strategis.

"Kelompok Houthi yang didukung Iran telah terlibat dalam aksi permusuhan terhadap Arab Saudi, termasuk serangan terhadap bandara sipil dan infrastruktur penting lainnya yang mengakibatkan korban jiwa di antara warga sipil serta gangguan perjalanan yang parah," demikian pernyataan Kedubes AS.

Sinyal bahaya ini ditegaskan kembali oleh perwakilan diplomatik Paman Sam mengingat arena pertempuran yang terus meluas. Risiko bentrokan bersenjata diperkirakan bakal merembet ke area pemukiman dan kawasan bisnis utama.

"Aksi permusuhan ini berpotensi meningkat dengan cepat melampaui wilayah langsung tersebut," kata pihak kedutaan.

Perintah pengosongan personel diplomatik sebenarnya sudah diterbitkan secara internal sejak pertengahan pekan. Langkah antisipasi ini diambil mendahului pengumuman pembukaan kembali sebagian lalu lintas udara di ibu kota.

Otoritas penerbangan Riyadh saat ini hanya mengizinkan maskapai domestik dan penerbangan internasional terbatas untuk mengudara. Situasi di terminal penumpang masih diliputi ketegangan tinggi dan pengawalan ketat militer.

Kendati sebagian penerbangan mulai berjalan, warga Amerika diimbau ekstra waspada terhadap ancaman gempuran susulan. Risiko penutupan mendadak wilayah udara Arab Saudi dapat terjadi kapan saja tanpa pemberitahuan awal.

baca juga

Seluruh jajaran personel kedutaan kini dilarang keras melintas atau menggunakan fasilitas bandara tanpa mengantongi izin resmi. Pembatasan pergerakan ini berlaku ketat di seluruh wilayah Arab Saudi hingga situasi mereda.

Di sisi lain, kelompok Houthi justru mempertegas posisi bahwa kompulsi militer mereka belum selesai. Mereka menegaskan infrastruktur penerbangan di ibu kota tetap berada dalam bidikan utama.

Ancaman terhadap Bandara King Khalid meningkat tajam usai gelombang serangan mematikan pertengahan bulan ini. Insiden berdarah pada 10 Oktober lalu melumpuhkan total operasional penerbangan setelah merenggut 13 nyawa dan melukai ratusan orang.

Gempuran udara terus berlanjut hingga akhir pekan meski sistem pertahanan udara kerajaan berulang kali mencegat proyektil musuh. Tentara Saudi dilaporkan harus bekerja ekstra merontokkan puluhan drone bom dan rudal di udara.

Konflik bersenjata ini kembali meletus sejak Juli lalu seiring hancurnya kesepakatan damai yang bertahan dua tahun. Milisi Houthi terus memperluas jangkauan serangan sejak menguasai kota Sanaa pada dekade lalu.

Selain menyasar simpul transportasi udara, gempuran armada drone juga difokuskan untuk merusak fasilitas kilang minyak. Kombinasi serangan ke sektor energi dan penerbangan ini mengancam perekonomian serta keamanan kawasan secara menyeluruh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Houthi Hantam Arab Saudi, Harga Minyak Dunia dan Penerbangan Umrah dalam Ancaman

Houthi Hantam Arab Saudi, Harga Minyak Dunia dan Penerbangan Umrah dalam Ancaman

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Piala Asia 2027 Dihantui Teror, Arab Saudi Buka Suara soal Nasib Turnamen

Piala Asia 2027 Dihantui Teror, Arab Saudi Buka Suara soal Nasib Turnamen

Bola | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:44 WIB

Terkini

4 Rekomendasi Serial Baru di Netflix Minggu Ini: Ada Lupin Season 4

4 Rekomendasi Serial Baru di Netflix Minggu Ini: Ada Lupin Season 4

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:20 WIB

Piala Dunia U-15 2026: Indonesia Imbang Lawan Bangladesh, Portugal dan Wales di Atas Garuda Muda

Piala Dunia U-15 2026: Indonesia Imbang Lawan Bangladesh, Portugal dan Wales di Atas Garuda Muda

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Saat Pengobatan Anak Mengharuskan Keluarga Jauh dari Rumah, Dukungan Jadi Kekuatan

Saat Pengobatan Anak Mengharuskan Keluarga Jauh dari Rumah, Dukungan Jadi Kekuatan

Health | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:18 WIB

Kolaborasi Ortuseight dan Pokmon Hadirkan Sepatu dengan Desain Anti-Mainstream

Kolaborasi Ortuseight dan Pokmon Hadirkan Sepatu dengan Desain Anti-Mainstream

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:18 WIB

Ubah Area Parkir Jadi Ruang Publik, Sanur Dorong Jalan Ramah Anak

Ubah Area Parkir Jadi Ruang Publik, Sanur Dorong Jalan Ramah Anak

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Parfum Mandalika Only The Brave Wangi Apa? Cek Aroma dan Review-nya

Parfum Mandalika Only The Brave Wangi Apa? Cek Aroma dan Review-nya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Bahasa Indonesia untuk Gen Z: Bertahan di Tengah Gempuran Istilah Nyeleneh

Bahasa Indonesia untuk Gen Z: Bertahan di Tengah Gempuran Istilah Nyeleneh

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Tak Harus Bahagia Dulu, Tersenyum Bisa Memengaruhi Suasana Hati

Tak Harus Bahagia Dulu, Tersenyum Bisa Memengaruhi Suasana Hati

Sumut | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:15 WIB

25 Link Twibbon Hari Sumpah Pemuda 2026 Gratis, Cocok buat Diunggah ke Media Sosial

25 Link Twibbon Hari Sumpah Pemuda 2026 Gratis, Cocok buat Diunggah ke Media Sosial

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:11 WIB

MSCI Ancam Bursa RI Turun Kasta, Dasco: Kita Buat Lembaga Rating Sendiri!

MSCI Ancam Bursa RI Turun Kasta, Dasco: Kita Buat Lembaga Rating Sendiri!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:10 WIB

×