4 Kabar Baik untuk Warga Indonesia di Era 'In This Economy', Ada untuk Traveler

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:35 WIB
4 Kabar Baik untuk Warga Indonesia di Era 'In This Economy', Ada untuk Traveler
Kenapa harga tiket pesawat naik, domestik lebih mahal dari internasional? (freepik)
baca 10 detik
  • Pemerintah mengucurkan paket stimulus ekonomi Rp31 triliun pada kuartal IV-2026 demi memperkuat daya beli.
  • Program mencakup pembagian rekening gratis, bantuan beras 10 kg, BSU pekerja, dan diskon transportasi.
  • Insentif bertujuan menjaga konsumsi masyarakat serta menekan laju inflasi menjelang libur akhir tahun.

Suara.com - Pemerintah mengambil langkah agresif dengan mengucurkan dana segar sebesar Rp31 triliun demi menjaga daya beli masyarakat di penghujung tahun 2026. Intervensi fiskal besar-besaran ini menyasar berbagai lapisan warga, mulai dari pekerja berpenghasilan rendah hingga pengguna moda transportasi umum.

Keputusan menyuntikkan dana ke pasar ini diambil untuk mengamankan stabilitas ekonomi nasional pada kuartal IV-2026. Skema bantuan tersebut dirancang langsung menyasar belanja rumah tangga dan efisiensi mobilitas warga.

Porsi anggaran terbesar dialokasikan untuk menjamin ketahanan pangan harian jutaan keluarga penerima manfaat. Selain itu, pemerintah berupaya mempercepat inklusi keuangan dengan membagikan rekening bank secara cuma-cuma kepada warga usia muda.

Strategi ini melengkapi upaya perlindungan sosial bagi para buruh melalui suntikan dana tunai secara langsung. Di saat bersamaan, sektor pariwisata dan transportasi turut mendapat angin segar lewat pemangkasan tarif tiket liburan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan langsung paparan program strategis ini dalam Sidang Kabinet Paripurna.

Program inklusi keuangan diwujudkan melalui pembukaan rekening gratis berisikan saldo awal Rp50 ribu untuk warga berusia 17 tahun. Langkah ini bertujuan agar seluruh lapisan masyarakat terhubung langsung dengan sistem perbankan nasional.

"Ini sudah ada direktif Presiden bahwa program satu orang satu rekening ini dijalankan di kuartal IV. Anggarannya Rp 1,28 triliun," beber Airlangga dalam laporannya.

Selain akses perbankan, jaring pengaman sosial dikuatkan lewat penyaluran bantuan pangan beras seberat 10 kg per bulan. Program bantuan bahan pokok ini menyasar hingga 33,24 juta keluarga penerima manfaat selama tiga bulan berturut-turut.

Pemerintah menyiagakan dana Rp17,54 triliun khusus untuk menjaga pasokan bahan pangan keluarga berpenghasilan rendah. Skema ini diproyeksikan mampu menahan laju inflasi bahan pokok menjelang perayaan hari besar.

baca juga

Sektor ketenagakerjaan juga menerima suntikan insentif berupa Bantuan Subsidi Upah (BSU) senilai Rp300 ribu tiap bulan.

Pekerja dengan besaran gaji di bawah Rp3,5 juta per bulan menjadi target utama penerima BSU ini. Penyaluran subsidi pekerja dengan total pagu Rp11,97 triliun ini menyasar sekitar 13,3 juta buruh di seluruh Indonesia.

Pemerintah mengonfirmasi pembayaran dana subsidi upah tersebut akan ditransfer sekaligus pada rentang November atau Desember 2026. Kebijakan ini diharapkan langsung menambah ruang belanja bagi para pekerja berpenghasilan terbatas.

Kelompok masyarakat yang hendak bepergian di akhir tahun juga akan merasakan manfaat langsung dari stimulus ini. Pemerintah memotong harga tiket penerbangan domestik, kereta api, hingga moda kapal penyeberangan selama periode Natal dan Tahun Baru.

Insentif perjalanan senilai Rp883,4 miliar ini diperkirakan dapat dimanfaatkan oleh sekitar 6,6 juta penumpang. Potongan harga tiket efektif berlaku sejak 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.

Peluncuran empat program stimulus ini menjadi instrumen utama pemerintah dalam menjaga laju pertumbuhan ekonomi pada penutupan tahun 2026. Periode kuartal IV kerap menjadi momentum krusial karena melonjaknya konsumsi domestik akibat lonjakan mobilitas masyarakat dan perayaan libur akhir tahun.

Dengan menyasar sektor ketahanan pangan, daya beli buruh, perluasan tabungan, serta kemudahan transportasi, pemerintah berusaha menahan gejolak inflasi sekaligus mendorong perputaran uang di tingkat bawah. Kebijakan terpadu ini dirancang agar dampak perekonomian dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat luas hingga awal tahun 2027.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebijakan Publik Bukan Panggung untuk Membuktikan Ambisi

Kebijakan Publik Bukan Panggung untuk Membuktikan Ambisi

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Pemerintah China Siapkan Aturan Ketat untuk Layar Besar dan Fitur Mobil Modern

Pemerintah China Siapkan Aturan Ketat untuk Layar Besar dan Fitur Mobil Modern

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:22 WIB

Gagal Bayar Pinjol Meningkat, Masyarakat Diduga Terpaksa Berutang untuk Biaya Hidup

Gagal Bayar Pinjol Meningkat, Masyarakat Diduga Terpaksa Berutang untuk Biaya Hidup

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 12:08 WIB

Terkini

Erick Thohir Singgung Sanksi Pengurangan Poin Usai Bobotoh Tewas Dibacok di Bogor

Erick Thohir Singgung Sanksi Pengurangan Poin Usai Bobotoh Tewas Dibacok di Bogor

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Kisah-Kisah Tengah Malam: Menelusuri Teror dan Kegelapan Jiwa Manusia

Kisah-Kisah Tengah Malam: Menelusuri Teror dan Kegelapan Jiwa Manusia

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Menperin Sarmuji Minta Toyota Ekspansi Mobil Listrik Murni dan Pabrik Baterai

Menperin Sarmuji Minta Toyota Ekspansi Mobil Listrik Murni dan Pabrik Baterai

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Sosiolog UGM Kritik DPR Soal Rencana UU Anti-Perundungan: Bukan Kurang Regulasi, Tapi...

Sosiolog UGM Kritik DPR Soal Rencana UU Anti-Perundungan: Bukan Kurang Regulasi, Tapi...

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Statistik Moncer Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15: Tim Paling Tajam Keempat

Statistik Moncer Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15: Tim Paling Tajam Keempat

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:22 WIB

7 Cara Keramas yang Benar agar Rambut Tidak Cepat Lepek

7 Cara Keramas yang Benar agar Rambut Tidak Cepat Lepek

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:18 WIB

Perluas Akses Bahan Pokok Harga Terjangkau Masyarakat, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah Pacitan

Perluas Akses Bahan Pokok Harga Terjangkau Masyarakat, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah Pacitan

Jatim | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:17 WIB

Cara Aktivasi IKD Identitas Kependudukan Digital: Ini Syaratnya, Tidak Dipungut Biaya

Cara Aktivasi IKD Identitas Kependudukan Digital: Ini Syaratnya, Tidak Dipungut Biaya

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Menteri Leng: Tenang, Harga Listrik Singapura Tak Naik Buntut Indonesia Sunat Pasokan Gas

Menteri Leng: Tenang, Harga Listrik Singapura Tak Naik Buntut Indonesia Sunat Pasokan Gas

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Salah Sasaran! Anggota TNI AU di Makassar Kena Anak Panah di Perut

Salah Sasaran! Anggota TNI AU di Makassar Kena Anak Panah di Perut

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:15 WIB

×