Bawa Enam Tuntutan, FPR dan ILPS Akan Gelar Aksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

Vania Rossa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:45 WIB
Bawa Enam Tuntutan, FPR dan ILPS Akan Gelar Aksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo
Massa dari berbagai elemen Mahasiswa dan masyarakat saat mengikuti aksi unjuk rasa peringatan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran di Tugu Tani, Jakarta, Selasa (20/10/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Front Perjuangan Rakyat dan ILPS Indonesia menggelar aksi nasional di Jakarta pada 28 Oktober 2026.
  • Massa aksi yang terdiri dari 1.300 orang tersebut mengkritik dua tahun masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
  • Para pengunjuk rasa menyampaikan enam tuntutan utama terkait persoalan agraria, ekonomi rakyat, dan penghentian kebijakan pemerintah.

Suara.com - Front Perjuangan Rakyat (FPR) bersama International League of People’s Struggle (ILPS) Indonesia menggelar aksi nasional pada Rabu (28/10/2026) untuk menyuarakan kritik terhadap dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam aksi bertajuk “28 Oktober Memanggil”, massa mengusung slogan “2 Tahun Cukup, 5 Tahun Mematikan, Prabowo Gagal!” Mereka menyoroti berbagai persoalan, mulai dari kondisi ekonomi rakyat, konflik agraria, kerusakan lingkungan, hingga kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.

Berdasarkan siaran pers FPR dan ILPS Indonesia yang diterima Suara.com, aksi di Jakarta dijadwalkan dimulai dari kampus Universitas Indonesia pada pukul 11.00 WIB. Massa kemudian bergerak di sepanjang jalur Sudirman menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada pukul 14.00 WIB. Aksi tersebut diperkirakan dihadiri 1.300 orang.

Aksi ini melibatkan sejumlah organisasi, di antaranya Front Mahasiswa Nasional (FMN), Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA), Asosiasi Petani Banten, Serikat Perempuan Indonesia (SERUNI), Pemuda Baru Indonesia (PEMBARU), Serikat Pekerja Hukum Progresif (SPHP), dan Institute for National and Democracy Studies (INDIES).

Gerakan tersebut juga berkoordinasi dengan sejumlah organisasi mahasiswa dari berbagai kampus, termasuk Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (Unibraw).

Ketua Umum Pimpinan Pusat FMN sekaligus Sekretaris FPR, Symphati Dimas Rafi’i, mengatakan seruan aksi nasional tersebut disambut oleh gerakan rakyat di berbagai wilayah.

“Rakyat Indonesia tidak akan membiarkan penindasan dan penghisapan setengah feodal terus berlanjut dengan berbagai kemasan kebijakan dan program yang mengabdi pada kepentingan imperialisme dan kaki tangannya di Indonesia. Penderitaan rakyat di bawah rezim Prabowo mesti diakhiri saat ini juga,” ujarnya.

Sementara itu, Dewan Pimpinan Pusat AGRA, Rendy Perdana, menyoroti persoalan agraria yang menurutnya masih membebani petani, nelayan, penggarap, dan masyarakat adat. Ia menilai kebijakan pemerintah belum mengutamakan kepentingan kelompok tersebut, terutama dalam hal reforma agraria dan industrialisasi nasional.

Ketua SERUNI sekaligus perwakilan ILPS Indonesia, Helda Khasmy, turut mengkritik sejumlah program pemerintah, seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Makan Bergizi Gratis (MBG), Batalyon Teritorial Pembangunan, food estate, dan proyek strategis nasional.

baca juga

Ia juga mendesak pemerintah bertanggung jawab atas persoalan ekonomi, penderitaan masyarakat, kerusakan lingkungan, serta dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap warga.

Enam tuntutan massa

Dalam aksi tersebut, FPR dan ILPS Indonesia menyampaikan enam tuntutan utama.

Pertama, mengakhiri monopoli dan konsentrasi penguasaan tanah serta menghentikan perampasan tanah yang mengatasnamakan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Kedua, mengembalikan tanah petani penggarap dan tanah leluhur masyarakat adat yang dirampas. Mereka juga menuntut penghentian kekerasan dan kriminalisasi terhadap masyarakat adat Sakai yang mempertahankan tanah ulayatnya, serta perbaikan biaya produksi pertanian dan kesejahteraan buruh tani.

Ketiga, menurunkan harga kebutuhan pokok, biaya pendidikan, dan biaya kesehatan, serta memperbaiki infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah pedesaan dan pedalaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Jabatan Inayah Wahid di Greenpeace? Punya Peran Penting di Aksi Bundaran HI

Apa Jabatan Inayah Wahid di Greenpeace? Punya Peran Penting di Aksi Bundaran HI

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:02 WIB

PT Timah Pertimbangkan Opsi Buyback Saham TINS dengan Prinsip Hati Hati

PT Timah Pertimbangkan Opsi Buyback Saham TINS dengan Prinsip Hati Hati

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Review The Childe: Film Aksi Menegangkan dengan Akhir yang Tak Terduga

Review The Childe: Film Aksi Menegangkan dengan Akhir yang Tak Terduga

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Terkini

Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang

Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang

Malang | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Kucurkan Rp10 Miliar untuk Solusi Banjir Rob, Pemprov Jateng Bangun Tanggul Hybrid di Demak

Kucurkan Rp10 Miliar untuk Solusi Banjir Rob, Pemprov Jateng Bangun Tanggul Hybrid di Demak

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Wajah Baru Bandar Lampung: Proyek Jalan Beton dan Trotoar Megah Dikebut!

Wajah Baru Bandar Lampung: Proyek Jalan Beton dan Trotoar Megah Dikebut!

Lampung | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Lenovo Googlebook 15, Laptop AI dengan Layar 15,3 Inci dan Audio Dolby Atmos

Lenovo Googlebook 15, Laptop AI dengan Layar 15,3 Inci dan Audio Dolby Atmos

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Satu Emiten Milik Hary Tanoesoedibjo dan Saham ARKO Digembok BEI

Satu Emiten Milik Hary Tanoesoedibjo dan Saham ARKO Digembok BEI

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:23 WIB

APBD Perubahan Riau 2026 Sudah Bisa Dicairkan, tapi Fokus Tunda Bayar

APBD Perubahan Riau 2026 Sudah Bisa Dicairkan, tapi Fokus Tunda Bayar

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:21 WIB

BMKG Prediksi Seluruh Jakarta Diguyur Hujan pada Rabu Siang hingga Malam

BMKG Prediksi Seluruh Jakarta Diguyur Hujan pada Rabu Siang hingga Malam

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:20 WIB

Ramalan Zodiak Hari Ini 28 Oktober 2026, 3 Zodiak akan Temukan Kebahagiaan Asmara

Ramalan Zodiak Hari Ini 28 Oktober 2026, 3 Zodiak akan Temukan Kebahagiaan Asmara

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Perbedaan Sifat Aries Maret dan Aries April, Siapa yang Lebih Berani?

Perbedaan Sifat Aries Maret dan Aries April, Siapa yang Lebih Berani?

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Viral Ikan Asin Disemprot Baygon, Alumni Perikanan Unhas Tawarkan Solusi Aman

Viral Ikan Asin Disemprot Baygon, Alumni Perikanan Unhas Tawarkan Solusi Aman

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:14 WIB

×